Penyamaran Sang Model Berakhir.

Penyamaran Sang Model Berakhir.
Episode 44 Ujian dan Wisuda


__ADS_3

"Semua orang memiliki saat - saat di atas dan Di bawah yang mereka harus ambil pelajaran dari situ, tetapi setiap pagi saya memulai hari dengan berkata kepada diri saya, 'Ini akan menjadi hari yang baik!" - Lindsay Lohan


🌺 Refreshing🌺


Mentari bersinar menyapa permukaan bumi, secercah cahaya masuk di sela - sela tirai Jendela.


Melly perlahan membuka matanya dan mengingat ini hari Sabtu. Bastian malas ke kantor, yang cuma kerja setengah hari. Melly ingin refreshing.


"Pagi sayang, sekarang hari Sabtu. Ayo kita jalan - jalan." Kata Melly dengan menggoyangkan badan Bastian. Bastian masih tertidur dengan lelap.


Lalu Melly memijat tangan dan kaki Bastian.


"Apakah kamu masih capek." Tanya Melly.


Melly lalu ke luar kamar melihat makanan sudah tertata rapi di meja makan. Menu makanan yang sama dengan di rumah mertua, Karena makanan dikirim dari rumah mertuanya Melly.


Melly lalu menyetel DVD berisi Senam Aerobik. Melly mulai senam sesuai dengan arahan pelatih di DVD. Sudah lama Melly tidak Berolahraga.


Senam aerobik membuat pikiran relaks, dan menyehatkan badan. Lalu Bastian ke luar kamar mencari Melly. Dilihatnya Melly memutar badannya dengan tangan ke atas, diiringi musik remix.


"Sayang, ayo ikut senam biar sehat. Jangan sampai aku jadi janda, bisa nikah lagi sama duren atau brondong." Kata Melly sedikit mengancam.


Bastian mulai panas dengan perkataan istrinya jadi ikut senam walaupun agak kaku yang penting bergerak.


"Kita sewa lapangan bulu tangkis untuk olahraga satu jam. Kita bertanding siapa yang akan menang." Kata Bastian.


"Kita tanding, siapa yang menang main bulutangkis, Kita juga bawa pakaian renang sekalian renang tapi yang indoor, Kata Melly.


"Kita makan dulu saja dari tadi sudah lapar, nungguin kamu bangun." Kata Melly.


Melly menyiapkan piring suaminya mengisinya dengan nasi dan SOP merah. Melly mengisi piringnya dengan nasi dan SOP merah ditambah saus cabe. Seperti biasa Melly suka makanan pedas.


Mereka lalu berjalan kaki menuju ke Sports Club di kompleks rumah mereka. Bastian dan Melly pergi ke meja customer service, menyewa lapangan bulutangkissatu jam.


"Pagi pak, saya sewa lapangan bulutangkis satu jam saja. sama mau renang juga." Kata Melly


Bastian lalu membuka dompetnya dan mengeluarkan uang Rp. 400.000,-


"Ayo kita masuk ke dalam, tunggu pemanasan dulu agar tidak cedera." kata Melly.


Mereka melakukan pemanasan selama 5 menit.


"Ayo kita mulai, saya yang mulai service." kata Melly.


" Aku pasti bisa mengalahkanmu." kata Bastian.


"tunggu taruhannya apa dulu, jangan uang pokoknya." kata Melly.

__ADS_1


"Taruhannya yang kalah harus melayani di atas nanti malam, masa aku di atas terus." kata Bastian.


lalu Melly tidak mau kalah dan berusaha untuk menang.


hasilnya yang menang adalah Bastian karena kakinya lebih panjang.


"Yay ingat hukumannya nanti malam kamu harus melayani diatas, yang hot ya." Goda Bastian.


"Ah, sudahlah keringkan keringat kita, ayo ke kamar mandi sebelah untuk ganti baju renang." Kata Melly


Melly lalu masuk ke kamar mandi wanita dan Bastian masuk ke kamar mandi pria. mereka memasukkan barang bawaan di lemari loker dan mengambil kuncinya yang sudah ada tali untuk diikat di pergelangan tangan.


Lalu mereka pergi berenang indoor selama 2 jam


"Aku sudah merasa segar berenang, sudah jam 12 siang. Kita harus pulang." kata Melly.


"Lebih enak renang di rumah orangtuaku, yang." Kata Bastian.


"Sungkan dilihat Garry dan orangtuamu." Kata Melly.


" Lebih sungkan lagi dilihat banyak orang." Kata Bastian.


"Kamu ini sekali - kali coba yang umum. apalagi ada model Tsunami." Kata Melly.


Mereka pergi mengambil barang di lemari loker lalu ke kamar mandi untuk mandi dan berganti pakaian. Mereka lalu pulang dengan berjalan kaki.


Setelah sampai di rumah. Bastian dan Melly makan Siang bersama.


Lalu Melly berusaha melayani Suaminya dengan posisi Melly di atas Bastian.


Melly masih belajar dan kaku hanya bisa dibantu dengan Bastian dari bawah.


Lalu Melly merasa kecapekan dan tahu rasanya bagaimana posisi di atas.


"Aduh sayang capek sekali, lelah aku ini." Kata Melly.


"Tahu kan rasanya di posisi atas terus." kata Bastian.


☘️ Persiapan UAS Selama 2 Minggu☘️


Lalu waktu cepat berlalu, 2 Minggu kemudian sudah Ujian Akhir Semester.


Melly sudah belajar selama 2 Minggu ini untuk meraih nilai A, walaupun tiap malam harus melayani suaminya.


🌼 Ujian Akhir Semester🌼


Saatnya UAS, Melly berdoa lebih dulu sebelum mengerjakan soal-soal lebih dulu.

__ADS_1


Melly mengerjakan UAS selama 5 hari Senin sampai Jumat yaitu 5 mata pelajaran.


Melly merasa lega telah mengerjakan skripsi.


Melly duduk - duduk di taman, Menikmati hari terakhir belajar di kampus.


*Jadi tinggal datang ke sekolah hanya untuk mengurus administrasi pembayaran ujian skripsi dan Wisuda, lalu mengambil Toga yaitu jubah hitam dan topi segi 5 untuk wisuda, Acara Wisuda dan pengambilan Ijazah serta Transkip nilai.


* Kata Melly dalam hati


🌺 Acara Wisuda🌺


Melly yang sudah pagi-pagi bangun pergi ke salon dan memakai kebaya dan ditutupi jubah hitam.


Melly dan suaminya pergi ke acara wisuda di kampus, Garry beserta Orangtuanya pergi ke Acara Wisuda.


Garry dan Melly duduk di kursi khusus Mahasiswa dan mahasiswi sesuai jurusan.


Sedangkan Bastian dan Ortunya duduk di kursi khusus para tamu.


Acara berlangsung dengan khidmat, Mahasiswa yang dipanggil satu persatu naik ke atas panggung. mahasiswa menerima map berisi ijazah. lalu mahasiswa berjalan menghampiri Rektor. Mahasiswa menundukkan kepala, Lalu Rektor memindahkan tali toga di kepala kiri, pindah ke kepala kanan.


Akhirnya acara wisuda selesai, mereka Berfoto bersama untuk mengingat teman kampus.


Lalu mereka berfoto keluarga di studio foto kecil di lapangan kampus.


Pose Garry dengan Orang tua dan Bastian.


Pose Melly dengan Bastian.


Pose Campur, Garry, Melly, Bastian dan Orang Tuanya Bastian.


Foto Melly sendiri.


Foto Garry sendiri.


Lalu Mereka sekeluarga pergi ke depot Mamanya Melly untuk makan bersama.


Orang tua Melly tidak bisa datang karena keadaan papanya yang pakai kursi roda sulit untuk naik tangga gedung serbaguna.


Mereka makan bersama, Melly memberi Foto Melly yang lagi sendiri wisuda.


Lalu Melly yang masih memakai Kebaya dia memakai jubah lagi dan topi toga mengajak foto bertiga dengan orang tuanya. Bastian memfoto Alya dengan orang tuanya.


Akhirnya Melly punya foto wisuda dengan kedua orang tuanya.


Lalu sekeluarga makan - makan di depot milik orang tua Melly. Melly menangis haru, akhirnya Sudah tamat kuliah. Bastian mengelus pundak Melly saat mengetahui Melly menangis haru dan bahagia.

__ADS_1


Akhirnya seluruh keluarga pulang ke rumah masing-masing. Alya dan Bastian mandi dan berganti pakaian, lalu tidur pulas karena kelelahan.


Terimakasih telah mampir membaca novel ini. jika suka tolong beri like, vote dan komentar agar Author bersemangat melanjutkan novel ini. 🙏😀


__ADS_2