Penyamaran Sang Model Berakhir.

Penyamaran Sang Model Berakhir.
Episode 52 Coba pacaran


__ADS_3

🌺Di Restoran Padang🌺


Tiba - tiba mantan pacar Garry datang.


"Hai, Garry ternyata kita bertemu di sini. Kelihatannya kamu sudah dapat pacar baru lagi. Oh ya pacarmu kan selalu ganti tiap semester baru. Berhubung sudah lulus kuliah rencanamu mau ganti pacar Kapan? Kata Jessica.


Gabby hanya terdiam melihat wanita asing itu dan Garry, walaupun dalam hati merasa kecewa.


"Hai, apakah kamu pacarnya Garry, hati - hati kalau pacaran dengan dia. Dia dijuluki Cowok Semesteran, setiap mulai semester baru cari cewek baru. Gak tau lagi setelah lulus kuliah kan gak ada semesteran." Kata Jessica.


"Ayo kita coba pacaran, Saya ingin tahu berapa lama kita pacaran setelah lulus kuliah." Kata Gabby yang menantang Garry.


"Serius kamu, mau coba pacaran denganku. Aku jamin kita tidak akan pernah putus. Kamu pasti akan bahagia bersamaku." Kata Garry.


"Huh dasar cowok toxic, kamu sudah buat para cewek kecanduan sama kamu terus keracunan." Kata Jessica.


"Kalian lah para cewek yang dekati saya terus, Kan saya cari dulu siapa yang cocok denganku. Masa tidak cocok harus aku pertahankan." Kata Garry


"Kabari saya jika kalian pacaran lebih dari 6 bulan, harinya terhitung sejak hari ini." Kata Jessica.


Jessica pergi ke meninggalkan mereka berdua. Garry merasa peristiwa ini adalah peristiwa yang menguntungkan buat dia.


*Senangnya hatiku bisa jadi pacar Gabby.


Dulu ada istilah married by accident. Sekarang istilahnya jadi became a boyfriend by accident.


Kata Hati Garry.


"Kenapa kamu kok senyum - senyum sendiri seperti orang gila, kamu senang bertemu dengan wanita tadi." Kata Gabby.


"Eh bukan itu, kok baru semenit pacaran sudah cemburu. Aku sedang bahagia karena kita telah menjadi pasangan yang semula adalah hanya tetangga." Kata Garry.


"Aku ingin tahu saja, cowok model kamu ini gaya pacarannya seperti apa, Apa yang buat kamu bosan pacaran berlama - lama. Saya kuliah jurusan Psikologi, jadi kamu kujadikan bahan percobaan saja tidak lebih." Kata Gabby.

__ADS_1


"Aduh kenapa aku dulu tidak tanya kamu, kamu kuliah jurusan apa. Apa kamu mau buat buku riset?"


"Entahlah saya suka mempelajari karakter manusia dengan memperhatikan kalian semua. Makanya kami para mahasiswa psikologi tidak mudah menghakimi atau marah melihat hal tidak benar. Kami anggap itu adalah penyakit sosial mereka." Kata Gabby.


"Aduh, pantas saja kamu lebih banyak diam. Ternyata kamu sedang mempelajari karakterku. Sungguh baru kali ini aku pacaran dengan perempuan lulusan psikologi." Kata Garry.


"Tidak apa kan, kamu jadi kelinci percobaanku." Kata Gabby.


"Memangnya kamu sekarang kerja menjadi psikiater?" Kata Garry


"Aku pilih jurusan psikologi karena di Gugel mengatakan orang kuliah psikologi adalah orang yang mempelajari ilmu jiwa dan orang yang pengertian sehingga bisa dijadikan tempat untuk mencurahkan isi hati." Kata Gabby.


"Jadi kamu bisa mendengar curahan isi hatiku, Jadi bila ada yang salah dariku, kamu gak akan marah - marah gaya Mak Lampir seperti mantanku." Kata Garry mencari kepastian.


"Memang kamu salah apa, kok mantan - mantanmu marah." Tanya Gabby ingin tahu.


" Mereka marah aku dekat dengan cewek ini, itu, Jam telat, lagian mereka juga posesif. Aku jadi ngeri, harusnya itu resiko pacaran sama orang ganteng sama seperti aku. Kok raut mukamu datar kalau aku bilang diriku ganteng. Kamu seharusnya ejek aku dasar sok ganteng." Kata Garry.


"Saya paham kok dengan orang yang terlalu percaya diri sepertimu, lebih sulit lagi kalau menghadapi orang tidak percaya diri." Kata Gabby.


"Ayo kita pulang, nanti sore ada acara makan malam di rumah orang tuamu kan." Kata Gabby.


"Kali ini, aku saja yang setir mobil ya. Aku kan cowok harus melayani tuan putri." Kata Garry.


Gabby memberikan kunci mobilnya kepada Garry. Garry merasa senang kali ini dia yang mengemudi mobil, karena selama ini Garry cuma numpang mobilnya Gabby. Mobil Garry sudah dikembalikan kepada Bastian.


🌺 Dinner🌺


Garry bangun dari tidur siangnya, dan segera mandi. Dia memakai pakaian kemeja abu - abu dan lengan panjang dilipat hingga ke siku tangannya, dan celana jeans hitam. Garry menyemprot parfum Giorgio Armani.


Garry Memakai Sepatu kulit hitam yang mengkilat. Garry berkaca sebentar untuk meyakinkan dirinya telah sempurna di depan cermin. Garry keluar rumah untuk menjemput Gabby di depan pagar.


Garry telah sampai di depan pagar dan melihat pagar tidak dikunci, Garry langsung masuk saja dan memasukkan Grendel kunci pagar ke tiang pagar.

__ADS_1


*Kok gembok cuma digantung sih, kalau ada maling gimana? Mungkin dia merasa kompleks ini aman karena kalau tamu masuk kompleks harus tinggalkan KTP di pos security di depan kompleks.


*Kata hati Garry.


Garry masuk mencari Gabby di ruang tamu, lalu di ruang keluarga.Garry melihat anjing Gabby tidur di kursi ruang keluarga.


Tiba - tiba Gabby lewat hanya memakai handuk yang melilit tubuhnya, yang hanya sampai setengah paha. Garry langsung menutup matanya.


"Garry, kok kamu bisa masuk ke dalam rumah sih. Tunggu aku masuk ke kamar dulu." Kata Gabby.


Garry yang membayangkan Gabby hanya memakai handuk yang melilit tubuhnya. membuat adik Garry berdiri dan menelan Saliva.


10 menit kemudian Gabby keluar dari kamar.


"Kenapa kamu tidak kunci pagarnya, untung gue yang masuk. Jika laki - laki lain yang masuk bagaimana. Kok kamu mandi tidak di kamar mandi yang ada di dalam kamarmu. kok pakai kamar mandi di ruangan ini." Kata Garry yang ingin mengalihkan pertanyaan Gabby, juga merasa kuatir.


"Pembantuku mungkin yang keluar tidak dipasang selot pagarnya. Dia kerja cuma sampai jam 2 Siang. Lagipula kamar mandiku rusak." Kata Gabby.


"Kalau begitu dia dipecat ganti dengan pelayanan dari rumahku." Kata Garry.


"Kasihan dia, dia ku minta bersihkan rumah, cuci baju untuk beri kerjaan ibu itu. Dia kan Janda punya 2 anak, dia bebas pulang jam berapa. Dia yang tentukan jamnya pulang jam 2 siang, saat anak - anaknya pulang sekolah. Besok aku beri nasehat dia untuk menggembok pagar." Kata Gabby.


"Tapi kalau di gembok aku tidak bisa masuk rumah dong." Kata Garry.


"Terus kamu mau lihat pemandangan tadi yang cuma pakai handuk." Kata Gabby.


Garry langsung terbatuk - batuk mendengar ucapan Gabby.


"Kalau kamar mandi kamu rusak aku bisa minta tukang ledeng perbaiki. Jadi kamu mandi di kamar mandi dalam kamarmu." Kata Garry.


"Ayo kita pergi ke rumahku pakai sepeda motorku saja, Biar Romantis. Maaf aku ini direktur yang tidak punya mobil atas namaku." Kata Garry.


"Makanya kamu harus kerja bantu orang tuamu, barulah dapat fasilitas mobil." Kata Gabby.

__ADS_1


Mereka pergi ke rumah orang tua Garry dengan naik sepeda motornya yang besar.


Terimakasih telah mampir membaca cerita ku. Jika suka beri like, vote dan komentar.🙏


__ADS_2