
🌺Hari Sabtu🌺
Melly bangun agak kesiangan karena tidak ada jadwal kuliah hari ini. Melly cuma ada jadwal datang untuk Gladhi bersih menjadi model di Prayogo's designer.
Melly ke kamar mandi agak lama sekitar satu jam untuk keramas, memakai masker rambut, luluran dan memakai masker di wajah. Setelah itu Melly merapikan alis mata dengan cukur khusus.
Melly berdandan hanya memakai tabir Surya dan foundation dan bedak tabur, karena bedak padat bisa sebabkan jerawat. Melly memakai alat Penyamarannya.
Melly menuju ke meja makan yang ternyata kosong, cuma ada kertas yang bertuliskan
"Kalau mau sarapan mampir ke depot mama, yang sarapan cuma kamu doang."
Melly Memakai kaos ketat, ditutup kemeja batik dan celana kain. Rok jeans dimasukkan ke dalam tas Selempang. Melly mengeluarkan sepeda motor lalu mengunci semua pintu dan pagar.
Melly mengendarai motor mampir ke depot mamanya yang dekat dengan rumah.
"Mama aku mau pergi untuk menjadi model di acara fashion mamanya Bastian. Aku ambil sendiri makanannya di etalase Depan ya." Kata Melly.
"Ya ambil sendiri, mama agak capek. Kamu kan libur kuliah jadi tidak keburu kan waktunya." Kata Bu Mai sambil menyuapi suaminya yang sedang duduk di kursi roda sambil menonton TV.
Melly mengambil piring dan mengisinya dengan nasi, ayam dan sayur. Melly harus mengisi tenaganya dengan makanan. Akhirnya selesai makan, Melly mencuci piring dan minum teh hangat yang ada di termos.
"Ma, aku pergi dulu. takut telat." Kata Melly
Melly menaiki motornya menuju ke gedung Saiya City, yang membutuhkan waktu 15 menit perjalanannya. Melly memakir sepeda motornya di parkiran belakang gedung.
Melly pergi ke toilet di belakang gedung dan melepas segala slat Penyamaran. Melly hanya memakai kaos ketat dan rok jeans di atas lutut.
Melly menuju ke depan gedung untuk berkumpul. Para Model yang berpenampilan seksi sudah hadir. Koreografer mode membagi pakaian yang cocok dikenakan para model.
Dia juga mengatur keindahan gerak di panggung mode. Koreografer sudah menentukan siapa model untuk opening dan closing. Melly terpilih sebagai opening model karena dipilih oleh Ibu Amel Prayogo untuk calon menantunya.
Para model sibuk mempelajari urutan giliran berbaris, pengaturan blocking, rute berjalan, tempat berpose sampai formasi - formasi tubuh. Gerak tubuh dan musik harus sesuai, setelah itu turun tangga untuk mendekati penonton.
"Ingat hari ini kita gladi bersih besok sebelum acara dimulai kita Briefing langsung mulai acaranya. Kalian boleh bawa tikar, selimut dan bantal jika lelah boleh istirahat. Disini gedung tidak ada ruang istirahat. Mengerti." Kata Koreografer.
__ADS_1
"Ingat ya urutan masuk kalian karena tema baju dan musik harus cocok." kata Music Director.
"Kamu Melly yang 4 tahun yang lalu gabung dengan Prayogo designer. Kok kamu tiba - tiba menghilang terus muncul di tempat designer lainnya dan menjadi model sampul majalah. Terus muncul bagi si sini terpilih menjadi opening model. Percuma gue setia di sini, harusnya aku juga mendaftar Agency lain." Kata Stella.
Melly cuma membalas dengan senyuman saja, karena tidak mau mencari keributan.
"Semoga besok saat pementasan kedua putranya Bu Amel hadir." Kata Margareth.
"Sudah jangan mimpi, Anak sulung Bu Amel sudah punya calon istri. Saya lho yang menyiapkan baju pengantinnya untuk resepsi." Kata Anggy, tangan kanan Bu Amel.
"Kamu tahu siapa wanita itu." Tanya Stella.
"Saya tahu tapi itu rahasia. Yang pasti lebih cantik dari kalian." Kata Anggy.
*Aduh gawat jika para model tahu kalau aku adalah calon istri Bastian, bisa - bisa aku dimusuhi dan mereka cari gara - gara kepadaku.
*Kata hati Melly.
Mereka akhirnya pulang, Melly pergi ke toilet di belakang gedung untuk memakai alat penyamarannya. Melly pulang dan melewati para security yang berjaga di belakang.
Melly terbangun karena bel rumah berbunyi berkali - kali. Melly memaksakan diri untuk bangun. Melly berjalan ke luar kamar menuju ke depan untuk membuka pintu rumah dan pagar.
Melly melihat Bastian menunggu di depan pintu pagar.
"Kamu kenapa ponsel Hp dimatikan, aku sudah menunggu di sini 15 menit. Aku sampai ketakutan kalau terjadi sesuatu denganmu setelah acara gladi bersih." Kata Bastian.
"Hai, maaf aku ketiduran capek. Ayo masuk." Kata Melly.
Sesampainya di dalam rumah, Bastian langsung memeluk Melly.
"Aku sangat kuatir kepadamu, Besok aku yang antar kamu ke acara fashion." Kata Bastian.
"Jangan, Para model tidak boleh tahu kita tunangan. Stella saja sudah iri kalau saya jadi gadis sampul, terpilih menjadi opening model fashion besok. Apalagi tadi para model tanya kepada Mbak Anggy siapa tunanganmu." Kata Melly.
"Baiklah rahasia, aku ingin makan malam denganmu. Kamu pasti belum makan malam." Kata Bastian.
__ADS_1
"Kita makan di depot mama. ayo." Kata Melly
Melly mengunci pintu dan pagar, lalu mereka naik mobil menuju ke Depot. Melly dan Bastian keluar dari mobil berjalan bergandengan masuk ke depot.
"Mama, saya dan Bastian datang. Mau makan malam." Kata Melly.
" Oh, nak Tian. silahkan ambil saja. Melly kamu yang layani ya." kata Bu Mai.
"Ya ma." Melly mengambilkan makanan untuk Bastian dan dirinya sendiri dan menyerahkan kedua piringnya kepada Bastian.
Bastian Membawa kedua piring dan memilih tempat duduk panjang. Melly membuat 2 gelas teh hangat. Mereka makan berdampingan.
"Kamu tahu gak di ujung meja panjang itu aku pernah makan sambil mengikuti kamu." Kata Bastian.
"Dasar kepo. ayo makan cepat." Kata Melly.
Akhirnya mereka selesai makan dan berjalan menuju ke taman di seberang depot. Bastian duduk dan Melly rebah dengan kakinya berada di atas paha Bastian.
"Sayang, tolong pijat kakiku ini. capek rasanya tadi latihan berjalan di panggung dengan High heels." kata Melly.
Bastian memijat kaki Melly yang mengenakan celana selutut dengan lembut. Tangan Tian merambat sampai atas lutut menuju ke paha.
" Tian jangan mulai nakal tangannya. Jika kita cuma berdua di sini yang ketiga pasti adalah setan nafsu." Kata Melly.
"Iya, iya. Tunggu nanti setelah menikah kuhabisi semuanya." Kata Bastian.
"Aku sudah tidak capek. Ayo kembali ke rumah. Aku mau belajar terus tidur." Kata Melly.
"Ayo aku antar, Jadi besok kusuruh sopir jemput kamu. Kamu gak perlu menyamar lagi kan langsung turun dari mobil. Kalau perlu kamu bisa tidur di mobil. daripada tidur di lantai." Kata Bastian.
"Aku tunggu jam 9 pagi ya." Kata Melly.
Sesampainya di rumah Melly membersihkan dirinya, lalu mencicil belajar dan tertidur.
Terimakasih reader yang telah memberikan
__ADS_1
tanda like, Favorit, apalagi yang memberikan vote dan rate. Jadi Author bersemangat. 🙏