
☘️ Sambungan☘️
Melly ke kamar mandi mencuci wig yang direndam dengan air shampo, dibilas lalu dikeringkan dengan handuk dan digantung di dalam kamar. jika dikeringkan di luar takut rusak karena panas matahari dan takut berdebu.
mamanya Melly, yaitu Bu Mai pulang sambil mendorong kursi roda papanya Mai. sudah jam 6 sore waktunya makan sore.
"Ma, tadi saya sudah titip skripsi ke kios fotocopy, skripsiku selesai dijilid 5 hari lagi."
"Bagus Melly.akhirnya kamu sudah mau kuliah, kamu sungguh wanita yang kuat dan penuh perjuangan." kata Bu Mai.
Melly sengaja tidak memberitahukan kepada mamanya kalau tadi hampir diculik.
Melly lalu melanjutkan belajar hingga ketiduran.
☘️Di kediaman Prayogo.☘️
Bastian pulang ke rumah dan mampir ke kamar adiknya. Garry tampak sedang sedih dan melamun di atas ranjangnya.
Tampak sepiring nasi goreng dan roti yang masih utuh di atas meja.
Bastian mendekati adiknya, dan memeluk Garry. Tapi tidak ada reaksi dari Garry.
"Kakak mendapat kabar dari Melly tentang peristiwa tadi pagi, Kakak minta maaf. Kakak waktu itu suka dia sebagai Melly. Ayo makanlah, atau kamu mau disuapi oleh Melly." kata Bastian.
Garry menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Baiklah kusuruh sopir menjemput dia" Kata Bastian.
Lalu Bastian turun ke bawah mencari pak Yono.
"pak Yono, tolong jemput Melly sekarang." kata Bastian.
"Baik pak, saya akan menjemput nona." kata pak Yono.
Lalu Bastian menelepon Melly. Melly yang sedang ketiduran saat belajar menjadi kaget mendengar suara telpon.
__ADS_1
Melly melihat nama Bastian muncul nama Bastian
"Ya halo ada apa." tanya Melly dengan suara agak parau.
" Melly apakah kamu mau membantuku membujuk Garry untuk makan. Dia mau disuapi oleh mu, saya takut dia sakit. Sebenarnya saya Cemburu, tapi bagaimana lagi." kata Bastian.
"Baiklah saya ke sana." kata Melly.
"Tidak perlu ke sini. Pak Yono sedang dalam perjalanan menjemput mu." Kata Bastian.
Melly bersiap - siap untuk berangkat, kali ini dia tidak pakai Wig, karena keluarga Prayogo tahu penampilan Melly sebenarnya yaitu berambut panjang. jadi buat apa ditutupi lagi.
Beberapa menit kemudian Pak sopir datang. Melly pamit kepada mama, papanya.
"Ma, pa saya pergi dulu sudah dijemput sama sopirnya Pak Bastian." kata Melly.
"iya hati-hati, jangan lama-lama sekarang sudah pukul 7." Kata Bu Mai.
" Konbanwa.' ( Selamat malam). Kata Melly.
"Selamat malam om dan Tante, Maafkan saya. Gara - gara saya kasus ini jadi tambah rumit." Kata Melly.
"Tidak apa nak. Tolong kamu merayu Garry untuk makan. Coba kamu suapi dia makan dan menghiburnya." kata Bu Amel.
"Garry dari tadi siang tidak mau makan, mama sudah membujuk Garry untuk makan, akhirnya mama menyerah." Kata Bastian.
"ya antar aku ke kamarnya." Kata Melly.
Bastian dan Melly naik ke atas melewati kamar Bastian menuju kamar paling belakang. Melly lalu melompat di depan pintu kamar Garry yang sudah terbuka.
"Garry, Apa kabar?" kata Melly.
Gerry yang kaget karena Melly tiba - tiba muncul dan tiba - tiba menyapa. Muka Garry berubah menjadi berseri karena melihat wajah Catherine.
Lalu Melly duduk di tepi ranjang, mengambil minum untuk Garry.
__ADS_1
"Ayo minum dulu, tenggorokan mu pasti kering. sini kupegangi gelasnya." Kata Melly.
Papa, mamanya Garry dan Bastian mengintip, kaget Garry mau minum dari gelas yang dipegang Melly.
"Sekarang ayo makan nasi, kusuapi ya, ayo buka mulutnya." Perintah Melly.
Tanpa sadar Sepupu Bastian yaitu Sisca juga ikut mengintip terkaget juga.
"Wow hebat tuh." Bastian yang tahu ada Sisca ada belakangnya jadi cepat - cepat membungkam mulut Sisca.
papa, mama, dan Bastian lalu menarik Sisca ke bawah.
"Aduh kamu jangan menggangu Garry, nanti ngambek lagi." Kata Bu Amel.
"Iya Tante, masa Garry disuapi oleh calon kakak ipar, mau sampai kapan? kata Sisca.
"Ya sampai Garry sudah kuat menerima kenyataan. masa Anak Tante tidak makan. Bisa sakit kan." kata Bu Amel yang kuatir kehilangan anaknya.
"Begini saja Melly harus tetap mempunyai 2 penampilan, Jika jadi Melly melayani Bastian lalu jika jadi Catherine melayani Garry. kata Sisca.
" Enak saja, memangnya calon istriku ini apaan. kok di bagi- bagi. Sana kamu pulang rumahmu kan disebelah." Kata Bastian kepada Sisca yang merupakan sepupu Bastian.
"Besok Mama akan mengundang psikiater untuk Garry." Kata Bu Amel.
"kak Bastian kamu harus mengalah, serahkan Melly kepada Garry. kamu kan sudah kuat mental." Kata Sisca.
"Jangan, dulu Bastian juga lebih sulit Tunangannya memilih pria lain, lalu sampai sekarang Tian juga tidak mau menikah selain dengan Melly." kata Bu Mai.
"Oh mama, aku makin cinta sama Mama yang sungguh pengertian kepadaku. Garry kan sudah punya banyak pacar." kata Bastian.
"Ya nak, Mama tahu hubunganmu dengan tunanganmu 5 tahun putus. tapi Garry kan tidak ada hubungan status dengan Catherine." Kata Bu Amel.
"Gawat kalau Garry minta disuapi Melly Terus, bisa jadi perang antar saudara lagi." Kata pak Prayogo.
Terimakasih reader yang telah memberikan
__ADS_1
tanda like, Favorit, apalagi yang memberikan vote dan rate. Jadi Author bersemangat. 🙏