
Akhirnya mereka sampai di depan rumah Garry. Garry turun untuk membuka pagar.
Garry bertingkah tangan kanan sulit ditekuk untuk membuka pagar.
Gabby melihat tingkah Garry yang kesakitan saat berusaha menekuk tangan kanannya untuk membuka gembok.
"Tangan kanan bagian siku sakit nih, kalau ditekuk sakit nih." Kata Garry.
"Sini kubantu buka pintu pagar." kata Gabby
Gabby lalu membuka pintu pagar.
Gabby naik ke atas sepeda motor untuk dimasukkan ke halaman rumah.
Garry menutup pagar gesernya, dan berjalan masuk ke dalam rumah.
Garry membuka pintu rumah yang tidak terkunci.
"Kamu mandi dulu biar kuobati lukanya, kamu ada obat luka dan obat gosok." kata Gabby.
"Aku tidak punya, kan gue baru pindah kemarin." Kata Garry.
"Ya sudah mandilah, aku pulang dulu ambil obat luka dan obat gosok." kata Gabby.
*Asyik, nanti badanku akan dipijat dan digosok. Aku harus wangi nih.
*Kata hati Garry
Garry mandi dengan air shower yang hangat dan memakai sabun antiseptik lalu berikutnya sabun aromaterapi.
Garry memakai celana selutut dan kaosnya.
Saat keluar dari kamar terlihat Gabby sedang memasak telor ceplok.
*Untung gue sudah sediakan kompor. Akhirnya semua keinginanku jadi kenyataan. Barangkali ini yang namanya jodoh.
*Kata hati Garry.
Lalu Gabby keluar dengan sepiring nasi dan telor ceplok.
"kamu kuobati lukanya dulu, sini mana lukanya di siku." Kata Gabby.
Gabby meneteskan obat merah di kapas lalu di tempelkan pada siku yang luka. Gabby memasang plester pada lukanya.
"Aduh sakit rasanya." kata Garry.
"Sekarang kupijat tangannya." Kata Gabby
Gabby menuangkan obat gosok cair ke telapak tangannya, mengurut tangan kanannya Garry.
Garry senang tangannya dari telapak tangan dan lengan dipijat dengan lembut.
"Sama punggungku ini, sakit. Minta dipijat." kata Garry sambil membuka baju.
"maaf ya, kita belum sah. kalau urusan itu lebih baik panggil tukang pijat." kata Gabby.
__ADS_1
*Aduh, padahal aku ingin dipijat Gabby.
*Kata hati Garry.
" Aku cuma bisa membantu menggoreng telur, dan menyuapi saja." kata Gabby.
Gabby mengambil piring dan menyuapi Garry. 15 menit berlalu, Makanan telah habis dimakan Garry.
"Tugasku sudah selesai, sekarang aku pergi nonton pertandingan basket teman - temanku." Kata Gabby.
"Tunggu, aku ikut."kata Garry.
"Kamu beri makan anjingmu dulu, aku mau beri makan anjingku dulu. terus mandi, makan. Kamu harus sudah siap." Kata Gabby.
🌺 Kantor Bastian🌺
Melly sedang mengecek keuangan dengan bagian kasir. Kasir menghitung uang untuk disetor ke bank. Tiba - tiba Melly merasa mual, mencium bau uang yang agak kusam.
Melly lalu lari ke toilet, perutnya seperti diaduk - aduk rasanya.
Melly kembali ke ruang CEO, dia rebah di ruang istirahat di belakang meja Bastian dan Melly.
Bastian melihat istrinya yang pucat dan tidur di ruang istirahat. Bastian menghampiri istrinya.
"Kenapa sayang, kamu kok kelihatannya sakit. Kupanggilkan dokter ya." kata Bastian.
"Aku rasa terkena virus setelah memegang uang dari hasil penjualan." Kata Melly.
"Halo dokter bisakah anda ke kantor, tolong cek istri saya kok mual dan muntah. setelah memegang uang" Kata Bastian.
"Kalau mau lebih akurat hasilnya.Pak Bastian harus bawa istri anda ke rumah sakit untuk cek darah. apakah karena virus, bakteri atau hal lainnya." Kata dokter.
Bastian menekan tombol extension di telpon kantor untuk menelepon Asisten Robby.
"Robby tolong bantu aku antar istri ke rumah sakit." kata Bastian.
"Iya pak. Asisten Robby bergerak menuju ke ruang kantor CEO.
"Robby tolong bawa tas istriku itu." kata Bastian.
Bastian lalu menggendong istrinya yang sedang tidur karena pusing.
"Aduh, malu ah jangan gendong aku. Saya mungkin butuh tidur." Kata Melly, yang merasa malu dilihat karyawan.
Asisten Robby memasukkan sepatu Melly ke dalam kantong plastik dan membawa tas Wanita Melly.
Bastian menggendong Melly sampai di depan lift, dan Asisten Robby yang menekan tombol lift. Setelah pintu lift terbuka mereka keluar menuju ke parkiran mobil.
Semua pegawai kantor melihat mereka dan saling bertanya apa yang terjadi dengan istri bosnya.
Bastian masuk ke dalam mobil, dan diantar oleh sopir. Asisten Robby naik mobilnya sendiri dan mengikuti bosnya menuju ke rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit mobil berhenti sebentar di depan lobby RS untuk menurunkan Bastian yang sedang menggendong istrinya.
Lalu kedua mobil pergi menuju ke parkiran.
__ADS_1
Bastian harus masuk UGD dulu untuk meletakkan istrinya di tempat tidur.
"Saya janjian dengan dokter Lukman." kata Bastian.
"Sebentar saya telpon pak dokter Lukman." kata penjaga UGD. setelah menelepon pak Penjaga UGD menghampiri dengan membawa brankar dorong/ ranjang dorong rumah sakit.
"Silahkan masuk ke ruang VVIP pak."Kata penjaga UGD dengan membawa temannya
Bastian mengendong istrinya dan menidurkan istrinya di atas brankar dorong / ranjang dorong. 2 Penjaga UGD mendorong brankar masuk ke dalam lift besar. akhirnya pintu lift terbuka mereka menuju ke ruang VVIP.
Asisten Robby datang untuk mengurus administrasi rumah sakit.
Bastian dan istrinya menunggu di ruang VVIP.
Dokter Lukman dan suster akhirnya masuk ke dalam ruang VVIP.
"Sore pak, bisa saya ambil darah istri pak Bastian untuk diperiksa di laboratorium." Kata Dokter Lukman.
"Iya dok. kira - kira butuh berapa lama."Kata Bastian.
"Sekitar satu jam. " Kata dokter Lukman.
Suster sibuk mengambil darah Melly.
Dokter lukman mengecek tekanan darah.
"Maaf bisa saya minta urin nyonya, ini gelasnya nyonya. Kata suster.
Bastian membantu Melly turun dari tempat tidur. Bastian dan Melly masuk ke kamar mandi. Beberapa menit kemudian Melly membawa gelas berisi urin.
"Tunggu ya pak sekitar satu jam, saya cek lengkap darah dan urin, ya pak." kata Dokter.
Melly sedang tidur dan Bastian sedang menonton TV. Asisten Robby datang dengan membawa tas Melly dan sepatu. Mereka menunggu 1jam
🌺 Rumah Garry🌺
Garry sudah memberi makan dan minum anjingnya. Garry sudah berpakaian rapi dan sedang duduk di teras menunggu Gabby keluar dari rumah.
Akhirnya pintu pagar dibuka oleh pembantu dan mobil sedan hitam keluar dari rumah.
Garry yang sudah mengunci pagar langsung membuka pintu mobil dan duduk di sebelah Gabby.
Mereka menuju ke lapangan basket indoor.
Ternyata sudah ramai, banyak orang yang yang datang. Gabby dan teman -temannya datang banyak yang pakai mobil dan motor CBR juga banyak sepeda motor.
"Wah mereka bajunya kok baju basket semua, jadi bingung mana yang pemain dan penonton." Kata Garry.
"Iya ini yang main anak bos - bos soalnya pertandingan persahabatan bukan untuk umum. kalau bapak - bapak mereka mempererat hubungan kerjasama dengan main badminton, tennis, dan golf.
Nah anak - anaknya tanding main basket." Kata Gabby.
"Oh kupikir anak bos habiskan waktu di Club." Kata Garry.
" Oh itu berarti dari pengusaha yang gak sehat, coba kamu cek di berita Gugel anak konglomerat main basket, badminton. Atau jangan - jangan kamu suka Clubbing ya.
__ADS_1
xxx Bersambung xxx
Terimakasih telah membaca novel ini, jika suka beri like, vote dan komentar 🙏**