
☘️ Pabrik☘️
Gabby sedang sibuk mewawancarai pelamar yang telah lolos tes. Gabby hanya mencari asisten pria untuk Garry, dan asisten HRD wanita untuk Gabby.
Asisten pria yang bernama Lukman dan asisten wanita yang bernama Enny. Gabby melihat mereka begitu dewasa dalam berpikir dan bersikap.
"Selamat Lukman dan Enny, kalian telah diterima kerja di sini. Saya akan buat kartu RFID sesuai nama kalian untuk membuka kunci pintu digital kantor. Besok pagi kalian mulai kerja." Kata Gabby.
"Terimakasih banyak Bu." Kata Lukman dan Enny menjabat tangan Gabby
Mereka keluar dari ruang pertemuan di lantai dasar dekat Resepsionis. Mereka Pulang dengan mengembalikan kartu visitor yang dikalungkan di leher mereka di pos security.
Gabby naik ke atas menuju ke kantor Suaminya yang kini menjabat sebagai CEO 2 di Prayogo's group. Gabby membuka pintu kaca dan menunjukkan surat lamaran kerja kepada Garry.
Garry membaca profil asistennya yang bernama Lukman. Garry lebih lama memperhatikan foto Lukman.
"Sayang, kamu menerima Lukman menjadi karyawan karena dia tampan atau pintar sih." Tanya Garry.
Lihat dulu dong hasil psikotest yang ada 2 buku, apa masih kurang. Asisten kamu lulusan teknik Industri. Kamu ini curiga dan cemburu sih.
"Aku sudah pesan meja, lemari untuk asisten kita, kita sudah capek kerjakan sendiri. ruangan di sebelah tidak terpakai dirubah jadi ruang asistenmu. ruangan itu berisi arsip lama dan peralatan kantor yang tidak terpakai. Kita bersihkan dan hancurkan saja kertasnya jadi mie kertas lalu didaur ulang."
" Terserah kamu saja." Kata Garry.
" Saya minta para cleaning service mengeluarkan semua barang di sana sekarang." Kata Gabby.
Gabby menelepon Ext 0, untuk recepsionis.
📠"Panggil kedua cleaning servis dan kuli angkat ke ruang Pak Garry." Kata Gabby.
📠 " Baik Bu, saya akan panggilkan mereka semua." Kata mbak Puput.
Mbak pupuk menyalakan alat pengeras suara, dan bicara di depan mik microphone untuk karaoke, speaker ada di dua tempat depan dan belakang.
🎤 Ting...tung...Ting...tung "Perhatian, perhatian. Kepada para cleaning servis dan para kuli angkut diharapkan ke ruangan Pak Garry. Sekian terimakasih." Kata mbak Puput.
5 menit kemudian, para cleaning service dan para kuli angkut sudah di depan pintu Garry dan mengetuk pintu.
__ADS_1
"Gabby keluar dari ruangan dan menyuruh mereka
Gabby lalu keluar dari ruang Garry, dan menyuruh mereka masuk ke ruangan yang penuh arsip lama dan peralatan kantor yang sudah rusak.
"Bawa turun semua barang ini, untuk arsip hancurkan dulu di sini dan masukkan ke dalam karung lalu dijual ke rombengan." Kata Gabby.
"Baik Bu." Kata mereka.
Gabby kembali ke ruangannya di bawah. Gabby melihat meja asisten sudah di dalam ruang HRD. Meja asisten diletakkan di sebelah Staff HRD bagian penggajian para buruh pabrik tiap Sabtu.
Para pegawai kantor digaji dengan cara transfer setiap bulannya. Gabby yang mentransfer semua gaji pegawai kantor termasuk Staff HRD.
Ruangan khusus asisten Garry sudah kosong dan dibersihkan. Kaca jendela dibuka semua untuk pergantian udara dan tembok dicat dengan cat khusus yang tidak berbau menyengat.
Tukang AC juga datang untuk memasang AC baru. Meja dan lemari untuk asistennya Garry sudah siap. Mereka semua pulang pukul 4 sore.
Garry dan Gabby pulang bersama dan mampir di depot dekat rumah. Gabby terlalu capek untuk masak. Mereka makan nasi rawon dan teh hangat.
Mereka sampai di depan rumah Garry yang menjadi milik mereka berdua. Gabby membuka pagar dan anjing mereka menggonggong menyambut tuannya.
Anjing mereka berada di kandang besar sudah melahirkan 5 anak anjing dan sudah dijual tinggal 2 anak anjing. Gabby melepaskan mereka ke halaman agar bisa berlari dan berolahraga.
Garry langsung memeluk Gabby dan menggendongnya menuju ke kamar mandi. Mereka mandi bersama selama satu jam, entah apa saja yang dibersihkan oleh mereka.
Garry masih belum puas dan melanjutkan di atas kasur, sehingga kaki kasur setinggi 5 cm patah, jadi miring sebelah. Mereka hanya tertawa dan melanjutkan permainan mereka.
Garry langsung rebah dan memakai selimut, Gabby langsung ke kamar mandi untuk mandi lagi. dan mengenakan baju tidur kimono.
☘️ Keesokan harinya☘️
Gabby dan Garry berangkat ke pabrik. Lukman dan Enny masuk kerja dan menunggu di ruang pertemuan. Gabby membawa kartu RFID yang dipasang tali yang bertuliskan nama Lukman dan Enny.
Mereka langsung menyapa kepada Gabby saat masuk ke dalam ruangan.
"Kalian pakai kalung ini untuk masuk ke dalam ruangan kalian, karena pintu terkunci otomatis. jadi kalian jangan lupa membawa kartu ini atau kalian tidak bisa masuk." Kata Gabby.
Para buruh pabrik hanya memakai baju seragam yang bertuliskan nama mereka. Para buruh tidak bisa bekerja jika diberi gantungan kartu nama.
__ADS_1
Gabby menyuruh mereka berdua masuk ke dalam ruangan Gabby.
"Kalian duduk dulu." Kata Gabby
Mereka duduk di kursi yang menghadap meja Gabby. Mereka membaca peraturan perusahaan dan menyanggupijnm..,
"Kalian harus menandatangani surat kontrak kerja percobaan selama 3 bulan. Jika kalian melanggar aturan yang tertulis, kami berhak memecat kalian tanpa pesangon." Kata Gabby.
Mereka membaca semua peraturan di surat kontrak kerja itu dan menandatangani kertas itu. Mereka diberi kertas lagi yang berisi tugas - tugas mereka dan buku profil perusahaan.
"Ini adalah katalog sabun yang dijual di dalam dan di luar negeri. Kalian harus mempelajari dulu." Kata Gabby.
Mereka membaca dan mempelajari produk sabun yang diproduksi pabrik itu.
"Ini adalah daftar nama pegawai kantor, kalian sebagai asisten HRD dan asisten CEO harus mengenal rekan kerja kalian."
"Ratna antar mereka untuk mengelilingi pabrik dan perkenalkan Pak Lukman dan Bu Enny kepada semua karyawan." Kata Gabby kepada Staff HRD.
"Baik bu."
" Kami permisi dulu." Kata Lukman dan Enny.
Lukman dan Enny berjalan mengikuti Ratna mengelilingi pabrik dan memperkenalkan satu persatu tanpa perlu jabat tangan karena takut kena virus Corona. Lagipula semua buruh dan pegawai pakai masker.
Setelah mereka mengelilingi pabrik dan semua buruh dan pegawai tahu dengan wajah asisten bos mereka. Pak Lukman, Bu Enny dan mbak Ratna kembali ke ruang HRD.
Gabby memberikan buku agenda, kertas berisi tugas dan dokumen yang berhubungan dengan pekerjaan mereka.
"Pak Lukman itu buku agenda yang berisi jadwal Pak Garry dan dokumen penjualan.
kamu pelajari siapa saja supplier dan pelanggan kita juga." Kata Gabby.
"Baik Bu." Kata Lukman sambil menerima buku - buku itu.
"Ratna, tolong antar Pak Lukman ke atas bertemu dengan Pak Garry dan beritahu tempat kantornya Pak Lukman." Kata Gabby.
" Baik Bu."
__ADS_1
Terimakasih telah mampir ke novel ini. Minta like, vote dan komentar 🙏.