Penyamaran Sang Model Berakhir.

Penyamaran Sang Model Berakhir.
Episode 49 Hamil


__ADS_3

🌺 Lapangan Basket🌺


Garry dan Gabby duduk di barisan terdepan untuk menonton basket.


"Apakah mereka sewa atau ada sponsor?" Tanya Garry.


"Mereka urunan sewa lapangan basket ini 1jam Rp. 450.000,-." kata Gabby.


"Mahal sekali, main di kompleks perumahanku saja gratis. Kakakku yang punya kompleks." Kata Garry ingin buat Gabby berkesan.


Akhirnya pertandingan persahabatan selesai. Tiba - Tiba seorang pria yang mengenakan baju bernama Ken datang menghampiri Gabby.


"Gabby, siapa laki - laki di sebelahmu? bukan pacarmu kan." kata Ken.


"Dia Tetangga saya, namanya Garry, Kenalkan ini Garry, dan dia adalah Ken." Kata Gabby kepada Ken dan Garry.


"Apa kamu bisa main basket?" tanya Ken.


"Tangan saya cedera saat bermain basket dengan Gabby." Kata Garry.


"Kalau gitu setelah sehat kita bertanding." Kata Ken.


Lalu Gabby dan Garry pulang ke rumah.


🌺Di rumah sakit🌺


Setelah menunggu selama 2 jam. Dokter datang membawa hasil tes.


"Bagaimana dok, keadaan istri saya?" tanya Bastian.


"Kami telah melakukan beberapa tes, istri anda tidak terkena virus, tapi ada kehidupan baru dalam tubuh istri anda." Kata dokter.


"Magsud dokter apa ya?" tanya Bastian.


"Istri anda sedang hamil." Kata Dokter.


"Oh terima kasih dokter atas kabar gembira ini, berapa umur kandungannya dok?" tanya Bastian.


"Kapan Nyonya terakhir menstruasi?" Tanya Dokter.


"Saya lupa dok, sekitar 2 bulan lalu. tidak pasti tanggal berapa?" Kata Melly.


"Bisa dilihat Dengan melakukan USG." Kata Dokter.


Beberapa menit kemudian perawat pria membawa alat USG 4 Dimensi.



Dokter melakukan memberikan gel khususdi atas perut Melly, dan meletakkan alat transduser mengitari perut Melly. dan terlihat gambar bayi di layar.

__ADS_1


"kita hitung suara denyut jantung bayi ya? Jika hitungan 90-110 denyut per menit berarti usia janin 6 Minggu." Kata dokter.


"Dokter saya mau rekam suara denyut bayinya." kata Bastian.


Bastian mengeluarkan ponsel dan mulai merekam.


ternyata ada 103 denyut per menit berarti usia janin adalah 6 Minggu.


"Saya foto ya dok." Kata Bastian yang memfoto layar dengan ponselnya.



"Saya akan berikan vitamin ibu hamil lengkap seperti asam folat, B6 dan sebagainya. untuk mual saya berikan vitamin B6 dan Doxylamine. Doxylamine tak boleh digunakan terus menerus tapi jika benar - benar mendesak dia muntah terus hingga tak bisa makan kasihan ibu dan anak bila tidak makan." Kata dokter.


"ya dok, terus makanan apa yang harus dimakan dan dihindari?"


"hindari Minuman berakohol, kafein, teh herbal, makanan mentah, hindari ikan yang mengandung merkuri yang tinggi seperti mackarel, tuna, hiu dan ikan pedang, juga hindari makanan pedas.


buah yang dilarang yaitu durian, pepaya mentah, asam Jawa yang berlebihan, jika diabetes jangan berlebihan makan semangka dan pisang yang mengandung banyak gula, makan sewajarnya. jangan terlalu banyak makan anggur bisa menaikkan suhu tubuh." Kata Dokter.


"Terimakasih dok, pesan dokter sudah kurekam." Kata Bastian.


"Apakah kamu boleh lakukan hubungan suami istri dok?


"Ya kalau bisa tunggu trisemester kedua, rasa mual sudah menurun jadi agak enakan. dan jangan lebih dari 3 kali seminggu bisa sebabkan infeksi saluran kencing, juga setelah lakukan hubungan suami istri, istrinya harus mencucinya.


"Asisten Robby berikan dia amplop berisi uang yang diberikan oleh pelanggan tadi siang 3 juta tunai." kata Bastian.


Asisten Robby mengeluarkan amplop dari tasnya dan memberikannya kepada dokter sebagai bonus pelayanan yang baik.


"Jadi istri saya tidak perlu menginap ya dok." kata Bastian.


"Tidak perlu, terimakasih atas uangnya." kata dokter.


"Terimakasih atas pelayanan dokter." Kata Melly.


"Melly ayo pulang pake kursi roda saja perjalanan jauh untuk sampai parkiran mobil, jangan terlalu capek." kata Bastian.


"Ah baru umur 6 Minggu, Mengapa aku harus pakai kursi roda." kata Melly


"Ibu hamil perlu olahraga ringan seperti jalan biasa, kan ada kelas untuk senam ibu hamil di rumah sakit ini. jangan olahraga berat, jika tidak pernah olahraga jadi tidak sehat juga." kata dokter.


"Ya dokter nanti Hari Sabtu istri saya aku temani ikut kelas senam ibu hamil." Kata Bastian.


"Mari dokter kami pulang dulu." kata Melly


"Oh ya." Kata Dokter.


Lalu Bastian mendorong kursi roda dengan hati - hati, menuju lift dan turun ke lantai dasar.

__ADS_1


Mereka sampai di lobby Rumah sakit, mobil mereka sampai di lobby Melly dan Bastian masuk ke dalam mobil. Asisten Robby mengembalikan tas milik Melly yang dari tadi dibawanya.


Asisten Robby pergi menuju ke mobilnya dan pulang ke arah yang berbeda dari arah Pak Bastian.


🌼Di dalam mobil🌼


Bastian duduk dekat dengan istrinya sambil mengelus perut istrinya.


"Pak, tolong berhenti di supermarket." Kata Bastian kepada supir.


"Saya mau mau beli susu ibu hamil, sayuran dan buah-buahan." Kata Bastian kepada istrinya


"Saya ikut." kata Melly.


"Kamu di sini saja biar saya dan Pak Rudi yang masuk, bawaannya berat. mobilnya aku nyalakan AC nya. jika tidak nyala kamu bisa sesak nafas di dalam mobil. Asal kamu kunci pintunya." Kata Bastian.


Lalu mereka sampai di parkiran supermarket.


"Pak Rudi jangan matikan mobil, nyalakan AC dan radio. cari lagu yang bagus, biar istriku tidak stress." Kata Bastian.


"Sebenarnya yang Hamil itu aku atau kamu. kok kamu yang lebih cerewet dan kuatir." kata Melly.


"iyalah, aku tak mau terjadi sesuatu pada bayiku." Kata Bastian.


Bastian dan Rudi masuk ke Supermarket. Pak Rudi mendorong troli belanja.


Bastian membeli susu ibu hamil yang termahal dan memasukkan ke dalam kantong plastik yang berbeda. yaitu apel dan jeruk, dan sayur - sayuran seperti wortel, brokoli, bayam, seledri bawang merah dan putih.


Bastian membeli daging ayam, sosis.


*Aku akan masak SOP Ayam untuk Melly, ah beli roti gandum, selai strawberry, siapa tahu dia tidak nafsu makan nasi.


*Kata hati Bastian.


Trolley belanjaan yang didorong Pak Rudi jadi penuh, Bastian mengantri di kasir. Setelah itu giliran Bastian membayar.


Semua belanjaan di masukkan ke kantong plastik oleh asisten kasir. Lalu Pak Bastian membayar kebutuhan ini yang habis sekitar 1,5 juta.


Pak Rudy membawa barang belanjaan mereka dan memasukkannya di bagasi mobil.


Mobil itu akhirnya sampai di rumah, Bastian dan Melly keluar dari mobil.


Pak Rudi membawa 2 kantung plastik belanjaan ke dalam rumah. Lalu Pak sopir membawa pergi mobilnya ke rumah orang tua Bastian di gang sebelah.


Bastian memasak sup ayam untuk menu makan malam dengan porsi 2 piring, Bahan yang sisa dimasukkan ke dalam lemari es.


Akhirnya makanan siap, Mereka makan bersama. Setelah itu mereka tidur.


Terimakasih telah membaca novel ini, jika suka tolong beri like, vote dan komentar 🙏

__ADS_1


__ADS_2