
Dua mobil ambulans beriringan memasuki halaman rumah sakit, dan suster sudah siap mendorong bankar untuk membawa korban kecelakaan.
Rumah sakit pun seketika sibuk karena ada kecelakaan beruntun di simpan empat rambu lalu lintas.
Pasien pun segera di tangani oleh dokter yang bertugas, kecelakaan itu bermula dari mobil Ferrari kuning yang qmelaju kencang, dan di ikuti oleh mobil Alphard putih.
Dan tiba di simpang empat rambu lalu lintas, mobil Ferrari masih saja berjalan laju dan saat itu lampu merah, hingga mobil Alphard putih ingin menghentikan lajunya mobil Ferrari itu.
Namun sebuah minibus menabrak mobil Alphard putih dan mobil Ferrari itu hingga mobil Alphard putih terbalik dan mobil Ferrari kuning terseret oleh minibus.
"Hubungi keluarga Damara sekarang, putri nya harus segera kita operasi" ujur dokter.
"Baik dok" kata perawat.
Tidak lama Siska pun datang, kerumah sakit saat tau jika kecelakaan itu adalah Alona adik nya sendiri.
Dan tadi Rangga memberi tahu Alona tentang Siska dan siapa dia sebenarnya, Siska adalah anak dari pasangan Anindya dan Genta Pramana.
Yang artinya dia adalah adik dari Aries, dan kakak dari Alona sendiri, dan apa yang terjadi dengan keluarga Damara, kenapa Anindya bisa berhubungan dengan Genta Pramana di saat dia sudah menjadi istri dari Malik Damara.
Dan apa tujuan Siska sebenarnya, memisahkan Alona dan Kevin, apa benar Siska mencintai Kevin, atau hanya akal dia saja, sedangkan Alona adalah adik nya sendiri. Dan itulah yang di pikiran oleh Alona, hingga ia lupa bahwa ia sedang memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"Maaf kan aku Al, kakak jahat, kamu akan tau semuanya nanti" ujur Siska lirih
Pintu kamar Alona pun terbuka Siska pun langsung berdiri saat melihat dokter keluar dari ruangan rawat Alona.
"Bahagia mana ke adan Alona?" Tanya Siska.
"Pasien harus segera di operasi" kata dokter.
"Mbak keluarga nya?" Tanya dokter.
"Saya kakak nya dok" sahur Siska.
Anin pun datang bersama damar dengan perasaan yang bercampur aduk. Saat melihat putrinya di ruang IGD, Anin pun mempercepat langkahnya.
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan pada adik mu?" Tanya Anin.
"Saya tidak melakukan apapun ma" sahut Siska.
"Bohong kamu" teriak Anin.
"Ma sis tidak bohong" kata Siska.
"Apa aku bisa percaya sama kamu lagi, kamu yang sudah mengancam adik mu kan, hingga dia harus berpura pura menduakan Kevin" kata Anin
"Itu semua karena kamu, aku hanya ingin membuat Alona tidak bisa mendapatkan apa yang dia inginkan, sama seperti aku" ujur Siska kembali lagi dengan apa yang dia rasakan selama ini.
"Pulang sekarang jangan muncul lagi di sini" kata Anin
"Beruntung dia tidak mati, aku berharap dia mati, dan pergi meninggalkan dunia ini, supaya orang yang menyayangi nya bisa merasakan bagaimana rasanya di tinggal oleh orang yang di sayang, dan rasa sepi" kata Siska beranjak.
"Kamu jahat Siska, kamu sangat jahat, kamu seperti sahabat mama saja, yang tega ingin menghancurkan kebahagiaan mama" ujur Anin.
"Itu karena kamu sendiri yang memulai semuanya" sahut Siska.
"Bawa dia pergi dari sini" sahut Damar pada Alfa.
"Aku bisa pergi sendiri tanpa di jemput, pergilah dari hadapan ku Alfa, pergilah bersama nya, orang yang kamu sayang, dan jangan dengar kan apa kata ayah ku, dan hari ini aku putuskan untuk jangan menganggu hidup aku lagi" kata Siska pada Alfa.
"Apa maksudmu?" Tanya Siska.
"Jika kamu tidak mau meninggalkan aku, jangan salahkan jika aku akan merebut Kevin dari tunangan nya itu. Aku mencintai adik mu Alfa" sahut Siska.
"Apa kamu bilang, cinta?, aku tidak akan pernah membiarkan semua itu terjadi" ujur Alfa.
"Oh ya, kamu juga sama seperti aku Alfa, kamu mempacari adik nya Loli, tapi kamu cinta sama kakak nya, bukan itu sama dan aku, hanyalah gadis pelampiasan saja" kata Siska membuat Alfa tersadar.
"Aku bisa menjelaskan pada mu, ayo kita pulang" ujur Alfa kemudian.
"Aku bisa pulang sendiri" sahut Siska.
__ADS_1
"Tidak nanti ayah mu marah Siska, ayah sudah marah pada ku, karena aku sudah mencuri uang perusahaan hanya untuk bisa membantu Damara yang hampir tergoncang sahamnya, tapi mereka tidak memperdulikan aku" ujur Siska.
"Aku telah sendiri sekarang, dan aku berharap hari ini aku bisa di maafkan, tapi salah aku malah membuat adik ku kecelakaan. Ya sudah lah maaf hidup baru akan di mulai sebentar lagi" kata Siska pergi meninggalkan mama dan Alfa di depan pintu rawat Alona.
Flashback on
Cinta telah membutakan mata seorang Rita sahabat dari Anin, yang mencintai Damar suami dari Anin sendiri, hingga ia menjebak suaminya Genta Pramana dan Anin di sebuah hotel.
Ia memasukan obat perangsang di minuman keduanya hingga akhirnya, Genta dan Anin pun masuk di kamar yang sama, dan itu juga sudah Rita siapkan.
Hingga akhirnya Anin pun hamil anak dari Genta, yang membuat Damar murka dan ingin menceraikan istrinya, namun rencana Rita pun terbongkar, dan masalah ini pun selesai dengan Damar yang akan menerima Siska anak dari Genta di keluarga nya.
Karena bagi Damar ia lebih memilih hidup dengan Anin dari pada membiarkan rencana Rita berhasil menghancurkan kebahagiaan nya, walaupun itu berhasil.
Lima tahun kemudian, Genta pun datang ke negara asalnya setelah memilih pergi, untuk menenangkan diri nya.
Dan saat itu lah ia mulai membawa Siska pergi dan tidak mengijinkan anaknya itu untuk tinggal dan bertemu dengan Mama nya lagi.
Begitu juga dengan Anin ia menyetujui keinginan Genta untuk membawa anaknya pergi. Namun setelah besar Siska pun tau siapa ibunya dan ia berniat untuk datang dan menemui ibunya, tapi itu di larang oleh Genta, dan begi juga dengan Anin ia tidak mau bertemu dengan anaknya itu.
Hingga keegoisan orang tua nya membuat Siska menjadi jahat dan melakukan berbagai cara untuk menghancurkan perusahaan ayahnya dan kebahagiaan keluarga mamanya. Dan termasuk menyingkirkan siapa pun yang ingin membuat keluarga mama bahagia.
Flashback off.
Siska pun akhirnya pergi meninggalkan rumah sakit dimana Alona di rawat, ia berniat pergi meninggalkan kota ini, dan ia akan memulai semuanya dari awal.
Ia melupakan cinta nya pada Kevin karena perbuatan Alfa pacar nya, dan ia melupakan keluarga nya yang selalu melarang nya, dan ia juga melupakan dendam nya pada keluarga mamanya.
Ia melajukan mobil nya menuju sebuah desa kecil di pulau itu. Dan ia juga ingin mengejar mimpi nya menjadi seorang dokter.
Dengan sebuah surat kecil Siska meninggalkan permintaan maaf buat Kevin, Alona, James, Damara, Anin, dan banyak lagi orang yang ingin ia celakai karena berhubungan dengan keluarga nya.
Waktu telah membuat nya sadar akan semua nya, walaupun ia tidak bisa mendapatkan kasih sayang dari mama nya dan perhatian dari ayahnya. Namun sekarang mimpi nya lah yang akan membuat menemukan kebahagiaan.
Dan ternyata semuanya yang ia lakukan tidak ada gunanya, dan tidak ada hasil nya, yang ada dia akan tambah sakit dengan apa yang telah ia perbuat.
__ADS_1
happy reading