
happy reading
Hari mulai gelap, Cristyal pun berjalan menuju ranjang dimana Kevin masih belum sadar kan dirinya.
Ia menghampiri Kevin dan duduk di kursi yang ada di dekat ranjang. Cristyal meraih tangan Kevin dan mencium nya.
"Mas, aku pulang dulu, nanti ke sini lagi" ujur Cristyal karena ia juga harus mengurus Alwi putranya.
"Apa kamu tidak di sini saja?" Tanya Alona pada Cristyal.
"Tidak Al, aku harus mengurus Alwi juga" kata Cristyal pada Alona, karena Alwi tidak pernah di tinggalkan oleh Cristyal dan ini lah yang pertama kali nya.
"Ya udah, hati-hati di jalan" kata Alona.
"Biar abang yang antara" ujur Galang beranjak dari baring nya.
Saat Cristyal hendak berjalan, Kevin pun bangun ia langsung memegang tangan Cristyal yang masih berada di dekat ranjang.
"Mas udah bangun?" Tanya Cristyal.
"Jangan pergi lagi" ujur Kevin tanpa melepaskan cekatan tangan nya.
"Aku tidak pergi mas, aku hanya ingin pulang" kata Cristyal pada Kevin.
"Tidak aku tidak akan membiarkan kamu pergi dari ruangan ini" ujur Kevin sambil memejamkan mata nya.
"Mas mau minum?" Tanya Cristyal dan Kevin pun mengangguk.
Cristyal meraih gelas yang ada di meja dekat ranjang, dan memberikan pada Kevin. Dengan hati-hati Cristyal membantu Kevin untuk minum.
Alona yang melihat interaksi mereka berdua pun, hanya diam saja, walaupun ia ingin sekali untuk mendekat pada Kevin.
"Kemari lah" ujur Kevin pada Alona saat wanita itu melamun.
"Aku di sini saja mas" sahut Alona senyum.
"Apa kamu tidak senang aku bangun?" Tanya Kevin pada Alona.
"Tidak mas" sahut Alona langsung mendekati Kevin dan Cristyal.
"Jangan ada yang pergi ingin itu" perintah Kevin kepada keduanya.
"Mas, aku tidak punya baju, dan belum mandi juga, dan ku harus pulang" ujur Alona.
"Kamu minta Digo belikan baju untuk mu dan Cristyal" kata Kevin tidak ingin di bantah.
"Digo sama seperti kamu mas" sahut Cristyal.
"Kalau begitu suruh" kata Kevin terputus karena ada Galang di sana.
"Aku tidak mau jadi babu kamu" ujur Galang.
__ADS_1
"Biarkan mereka berdua pulang dulu, nanti juga akan kesini lagi" kata Galang lagi.
"Tapi aku hanya ingin di temani sama mereka berdua" sahut Kevin pada Galang.
"Manja sekali kamu" ujur Galang pergi ke luar ruang rawat.
Sejak kepergian Galang, Cristyal maupun Alona tidak ada yang berbicara, keduanya hanya diam di samping Kevin yang menatap mereka dengan bergantian.
"Terima kasih sudah kembali Cristyal, aku tadi ingin menjemput mu" ujur Kevin memecahkan suasana diam.
"Iya mas, tapi kamu tidak perlu mencari ku mas, jadi begini kan sekarang" sahut Cristyal.
"Kamu istri ku, wajar saja kalau aku mencari mu, kamu pergi karena aku" kata Kevin.
"Mas, kamu tidak mau berfikir untuk menceraikan aku, aku kasihan sama kamu, yang memiliki tuntutan besar dan harus serba adil" ujur Cristyal.
"Aku kira kamu sudah lupa dengan kata itu, tapi nyatanya tidak" sahut Kevin menutup mata nya.
"Mas" panggil Cristyal tapi Kevin tidak menjawab nya.
Karena Kevin seperti marah pada nya, Cristyal pun berjalan ke luar kamar dan berniat untuk pulang, karena ia juga pusing harus ada di rumah sakit terus.
Kevin yang tidak menyadari jika Cristyal pulang pun tetap tidak membuka matanya, ia sudah bosan dengan permintaan kedua istrinya itu, tidak ada yang lain selain kata cerai.
"Mas, kamu tidur?" Tanya Alona, tapi Kevin tidak menjawab nya.
"Kalau begitu aku ke kantin dulu, mau beli makanan" ujur Alona membuat Kevin membuka matanya.
"Baru saja keluar mas" sahut Alona.
"Kemana?" Tanya Kevin menatap pada pintu.
"Aku tidak tau, dan dia pergi begitu saja" sahut Alona.
Pintu pun terbuka, Galang masuk dengan membawa paper bag di tangan nya, dan kembali duduk di sofa ruang Kevin.
"Ada ketemu dengan Cristyal bang?" Tanya Alona pada Galang.
"Dia pulang, katanya pusing" sahut Galang.
"Siapa ikut Dia?" Tanya Kevin.
"Bain, wanita itu baru saja datang" sahut Galang.
"Kenapa mas Galang membiarkan Cristyal bersama nya, Bian itu adalah orang yang turut adil menyembunyikan Cristyal" kata Kevin.
"Bian lebih bisa menjaga Cristyal" sahut Galang.
"Tapi bagaimana jika Cristyal pergi lagi?" Tanya Kevin.
"Tidak akan terjadi lagi" sahut Galang yakin.
__ADS_1
"Mas mau makan?" Tanya Alona, mengalihkan kekhawatiran Kevin.
"Boleh" sahut Kevin.
"Aku siapkan dulu" sahut Alona membongkar paper bag yang di bawa oleh Galang.
"Iya, mas Galang tidak makan?" Tanya Kevin karena dari ia sadar Galang ada bersama mereka.
"Makan saja dulu, aku nanti saja" kata Galang fokus pada ponsel nya.
Kevin pun makan, dengan di temani oleh Alona, ia bahkan melupakan Cristyal yang baru saja pulang tadi, Alona dengan sabar nya menyuapi suaminya itu.
Namun tiba saja Galang meminta Alona untuk pulang ke rumah orang tua nya.
"Al, kamu pulang sekarang kerumah orang tua kamu" kata Galang sambil menatap pada ponsel nya.
"Ada apa bang?" Tanya Alona.
"Nanti kamu juga tau" ujur Galang.
"Mas, aku pulang dulu ya, kamu ditemani sama mas Galang disini tidak apa kan?" Tanya Alona.
"Iya, siapa tahu itu penting" sahut Kevin.
Alona pergi, setelah mendapat kan ijin dari suami nya, ia masuk ke mobil nya dan melajukan mobilnya menuju rumah orang tuanya, Alona sangat penasaran ada masalah apa di rumah nya itu.
Setelah kepergian Alona dari rumah sakit, Anya dan Andini pun datang, untuk menganti kedua istri Kevin menunggu Kevin di rumah sakit.
"Cristyal dan Alona sudah pulang?" Tanya Andini pada ipar adiknya.
"Iya, Cristyal pulang ke rumah, dan Alona lagi ke rumah orang tua nya" sahut Galang.
"Ada apa ya?" Tanya Andini karena Aries juga di minta untuk ke sana sekarang.
Galang hanya mengedikan bahunya saja tanda ia tidak tahu. Andini pun duduk di kursi dekat ranjang adik nya.
"Kapan kamu sadar?" Tanya Andini.
"Satu jam yang lalu" sahut Kevin.
"Apa masih sakit?" Tanya Andini lagi.
"Tidak kak, hanya pusing sedikit saja, oh ya Digo gimana keadaan nya?" Tanya Kevin baru ingat dengan temannya itu.
"Syukur lah kalau kamu sudah merasa baik, Digo tidak kenapa-napa, dia hanya terbentur saja, dan sekarang sudah membaik" sahut Andini.
"Iya" sahut Kevin singkat.
Malam itu Cristyal dan Alona tidak lagi datang ke rumah sakit, Cristyal sibuk mengurus Alwi, dan Alona sedang berada di rumah orang tuanya.
like vote dan komen
__ADS_1
terima kasih