
Malam itu akhirnya Alona pun mengaku siapa ayah dari anak yang sedang ia kandung, sedangkan Genta Pramana sudah sampai di lokasi kejadian kecelakaan putri nya dengan di temani oleh Anindya, Anin terpaksa meninggalkan Alona dan yang lain nya.
Karena ia harus mendatangi lokasi kecelakaan Siska, dan malam itu juga Cristyal dan Kevin masih ada di rumah Damar.
"Ayah dari anak ku itu" kata Alona tanpa melanjutkan lagi katanya.
"Siapa?" Tanya Damar geram.
"Maaf kan Cristyal" ujur Alona membuat Cristyal mengerti.
Ia langsung terduduk di tempat nya, dan menatap wajah Alona yang kembali menangis. Semua uang ada di situ pun saling tatap.
"Sejak kapan?" Tanya Cristyal dengan air mata yang menetes.
"Sejak malam sebelum pertunangan kalian" sahut Alona.
"Kurang ajar, berani sekali kalian berdua melakukan itu, bagaimana dengan anak ku nanti nya" kata Indra mengerti dan langsung menghajar menantunya.
"Maaf kan yah" ujur Kevin tersungkur di kaki Indra.
"Bagaimana ini Kevin, apa yang akan terjadi, Alona hamil anak kamu saat kamu sudah menjadi suami putri ku" kata Indra.
Tanpa pikir panjang lagi James pun menghajar putra nya hingga bibir Kevin mengeluarkan darah, dan sekarang Damar yang memukul Kevin tanpa ampun.
"Jika suami ku mati, kalian akan mati juga saat ini" teriak Cristyal dengan wajah yang merah.
Mendengar teriakan Cristyal mereka pun berhenti menghajar Kevin.
"Ceraikan aku sekarang kev, menikah lah dengan Alona" kata Cristyal membuat Kevin menggelengkan kepalanya.
"Terus bagaimana dengan anak yang di kandungan Alona Kevin jika kamu tidak bertanggung jawab" kata Damar dengan tatapan tajam.
"Aku akan menikahi Alona, dan tidak akan menceraikan Cristyal" sahut Kevin.
"Tidak ceraikan aku saja" ujur Cristyal.
"Cukup aku baya butuh kamu buat temani aku menjalani kehamilan ini dan melahirkan, dan memberikan nafkah untuk nya, itu aja" kata Alona.
__ADS_1
"Tidak bisa begitu" ujur Damar.
"Aku akan menikahi kamu malam ini juga, dan tidak da perceraian di antara aku dan Cristyal" kata Kevin.
"Apa kamu sanggup kec?" Tanya Agatha.
"Sanggup Bun" sahut Kevin.
"Adil lah kev, jangan sakiti mereka berdua" kata Imel.
"Tidak bisa begitu, Kevin tidak akan adil jika begitu aku tidak mau anak ku sakit hati karena poligami ini" kata Damar.
"Jika om mau aku bertanggung jawab terhadap Alona, maka turuti lah semua keputusan ku, Cristyal itu istri ku om, aku tidak bisa mencerikan nya, lagian siapa yang meminta Alona buat berpura-pura menduakan aku, jika ia tidak memutuskan untuk berpisah, mungkin ini tidak akan terjadi" kata Kevin.
"Dan pertunangan antara aku dan Cristyal tidak akan pernah ada apalagi pernikahan" kata Kevin lagi.
"Baik jika itu mau kamu" ujur Damar.
Malam itu akhirnya Alona menjadi istri kedua dari Kevin, dan Kevin pun membawa kedua istrinya itu pulang ke rumah nya.
"Apa kamu tidak berpikir sayang, jika di sini sudah tumbuh anak ku" kata Kevin.
"Tidak, dia belum ada di sini" sahut Cristyal.
"Tidak, kamu tetap istri ku" ujur Kevin mengajak Cristyal masuk ke dalam kamar mereka.
"Kami tidak tidur sama Al?" Tanya Cristyal.
"Tidak dia sudah tidur" sahut Kevin.
"mas, Al pasti nangis sekarang" kata Cristyal.
Dan benar saja Alona menangis dengan kehidupan nya ini, ada rasa bersalah yang besar terhadap Cristyal sahabat nya, dan ia juga menyesal telah melakukan semua perintah kakak nya Siska.
Dan sekarang Siska tidak tau dimana, mobil nya sudah berhasil di angkat ke permukaan, tapi jenasah Siska tidak ketemu sama sekali.
"Mas" kata Cristyal.
__ADS_1
"Diam, mau mas makan?" Tanya Kevin membuat Cristyal langsung menjauh.
"Jangan macam-macam mas, tolong tinggalkan aku, kasihan Alona" kata Cristyal.
"Dia yang masuk ke kehidupan kita sayang" sahut Kevin.
"Tapi itu karena kamu mas" kata Cristyal.
"Maaf aku tidak tau jika cinta satu malam kami, membuat dia langsung jadi" ujur Kevin.
"Seandainya kamu tidak mengikuti apa mau Alona, ini tidak akan terjadi" kata Cristyal.
"Maaf sayang, aku tidak akan pernah menceraikan kamu" kata Kevin.
"Tapi mas, kasihan Alona nya, aku tidak apa-apa mas. Yakin kamu akan sanggup untuk berprilaku adil dengan kami" ujur Cristyal.
"Mas akan berusaha adil untuk kalian" sahut Kevin membawa Cristyal dalam pelukan nya.
Alasan Cristyal meminta untuk pindah dengan Kevin karena dia merasa suatu saat nanti Kevin pasti akan memperhatikan Alona dan jelas saja ia pasti akan di abaikan.
Itu juga yang Cristyal tidak mau dari dulu, dan ia sempat menolak bertunangan dengan Kevin waktu itu, dan sekarang semua telah terbukti, hubungan Kevin dan Alona sudah sangat jauh.
Hingga sekarang Alona hamil anak dari Kevin, dan pasti nya ia sangat butuh perhatian dari suaminya itu.
"Kenapa belum tidur?" Tanya Kevin pada Cristyal.
"Aku tidak ngantuk mas" sahut Cristyal.
"Sini biar kamu ngantuk" kata Kevin.
Kevin pun langsung menanggalkan seluruh pakaiannya dan Cristyal, malam itu adalah malam sekian kali nya ia dan Kevin melakukan hubungan intim.
"Tidur lah, jangan berpikir macam-macam lagi" kata Kevin menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka.
"Iya, peluk" kata Cristyal masuk ke dalam pelukan Kevin.
happy reading
__ADS_1