
Matahari sudah mulai terbit di ufuk timur. Namun Cristyal masih saja bergulung di selimuti tebal nya, mata nya engan untuk terbuka, sudah berapa kali bundanya mengetok pintu kamar nya.
"Cristyal jika kamu tidak bangun juga, bunda siram pakai air kamu" teriak Imel di balik pintu.
"Lima menit lagi Bun" sahut Cristyal malas.
"Lima menit, cepat bangun ini sudah setengah tujuh" ujur Imel Membuat Cristyal langsung berlari ke kamar mandi.
Tidak lama Cristyal pun sudah siap dengan seragam nya dan mengendong tas ransel miliknya. Ia berlari menuruni anak tangga.
"Bun, Cristyal berangkat dulu" teriak Cristyal.
"Tidak sarapan?" Tanya Imel
"Tidak usah bun, lagi kenyang " ujur Cristyal pergi meninggalkan bundanya.
Setelah Cristyal berangkat sekolah, Imel pun berjalan menuju dapur untuk membereskan piring yang mereka gunakan untuk sarapan tadi.
Karena Cristyal tidak sempat sarapan pagi, Imel pun meminta satpam yang berjaga di rumah nya untuk pergi mengantarkan bekal untuk putri nya.
********
Lonceng pun berbunyi tanda jika jam masuk sudah di mulai, siswa dan siswi pun. Sudah meninggal kan kantin dan halaman sekolah begitu juga Cristyal yang hampir saja telat datang sekolah.
"Untung cepat" ujur Cristyal berlari menuju kelas nya.
Ia pun langsung duduk di dekat Gracia. Tidak lama setelah ia duduk guru pun masuk ke kelas untuk memberikan tugas kepada mereka.
"Kenapa telat hari ini?" Tanya Gracia.
"Kesiangan" sahut Cristyal yang masih fokus pada bukunya.
"Tal, istirahat nanti beli sate yok" ajak Gracia.
"Istirahat nya tidak lama cia, nanti kita bisa terlambat masuk kelas" ujur Cristyal.
"Tadi aku udah pesan jadi tinggal ambil aja" kata Gracia.
"Oh, aku kira belum kamu pesan" ujur Cristyal.
"Gimana mau tidak, kalau tidak aku ajak Alona aja?" Tanya Gracia.
"Boleh" sahut Cristyal.
Pelajaran pun sudah berganti, dan jam istirahat pun sudah tiba, Gracia dan Cristyal sudah berjalan menuju kantin sekolah yang paling ujung, dimana di sana lah penjualan sate.
__ADS_1
"Mas, ambil pesanan saya tadi" ujur Gracia.
"Oh sebentar neng" sahut mas Alkan.
Alkan pun mengambil dua porsi sate yang telah di pesan oleh Gracia, dan sate itu juga baru saja selesai ia bakar.
"Eh, disini kamu bos?" Tanya Jamal yang tiba saja datang.
"Iya, nemanin cia makan sate" sahut Cristyal yang jarang sekali makan makanan yang di bakar dan dibubuhi bumbu kacang itu.
"Boleh ikut duduk?" Tanya Jamal lagi.
"Silahkan saja Jamal, lagian kursi masih ada ya terserah kamu mau duduk di mana, siapa yang melarang" sahut Gracia pada Jamal yang memang suka sekali bertanya.
"Terima kasih" sahut Jamal mengeluarkan kotak bekal nya.
"Kamu bawa bekal?" Tanya Gracia saat Jamal membuka bekalnya.
Dan Jamal lebih memilih makan di kedai sate yang tidak banyak orang, karena jika mereka membeli sate saat istirahat pasti akan lama, dan akan telat masuk kelas. Dan biasanya kedai sate Alkan akan banyak yang membeli saat pulang sekolah.
"Iya, aku bawa bekal, kamu mau" tawar Jamal pada Gracia.
"Terima kasih untuk kamu aja" sahut Gracia senyum.
Cristyal hanya menatap ke kotak bekal Jamal yang hanya ada nasi putih saja, dan tidak ada sayurnya.
"Tidak apa, aku makan ini aja" ujur jamal tidak enak.
"Ambil saja ini, aku tambah, masa kamu makan nasi aja" kata Cristyal.
"Tapi nanti kalian lapar lagi pas belajar yang ada tidak konsen" ujur Jamal.
"Mal, apa bengkel kamu lagi sepi?" Tanya Cristyal.
"Tidak, udah banyak pelanggan yang datang tal" sahut Jamal.
"Terus kenapa kamu makan nasi putih saja?" Tanya Gracia.
"Biasa aku kena hukum ibu, tidak boleh jajan" sahut Jamal.
"Makanya uang itu digunakan untuk yang penting Jamal" kata Cristyal yang tau jika Jamal membeli motor bekas, sedangkan motor yang dia punya masih bagus.
"Iya nyesal aku beli itu kereta kuda yang busuk seperti ini" ujur Jamal.
Pembicaraan mereka pun terhenti saat melihat Kevin duduk di dekat pohon yang sedang menikmati sebatang rokok dan alkohol.
__ADS_1
"Ya ampun bisa berabe ini kalau sempat pihak sekolah tau" ujur Cristyal menatap pada Kevin tunangan nya yang belum orang lain ketahui kecuali Alona.
"Pantas saja dia hilang tadi dari kelas, ternyata di sini" kata Jamal.
"Udah bawa pergi ke arah belakang sana, sebelum guru dan yang lain tau" ujur Gracia.
"Kalau aku lihat dari tadi hati Kevin begitu rapuh, selama aku berteman dengan nya tidak pernah aku melihat tatapan kosong nya" ujur Jamal.
Cristyal pun pergi ke arah Kevin, dan dia langsung merampas alkohol itu dari tangan Kevin dan membuang rokok ke dalam tong sampah.
"Kembali minuman ku" racau Kevin.
"Tidak ini tidak baik untuk kamu" ujur Cristyal perhatian, baju rambut dan segalanya yang di pakai Kevin sangat kusut.
"Sayang, kenapa kamu disini, kembalika botol itu nanti kamu bisa kena kasus karena nya" kata Kevin saat menyadari jika yang merampas alkohol di tangan nya itu Cristyal.
"Ayo kita pergi dari sini" ujur Cristyal pada Kevin.
"Kemana?, Sebentar lagi masuk" sahut Kevin.
"Tubuh kamu sangat bau kev, nanti guru pada curiga" kata Cristyal.
"Tapi sayang" ujur Kevin membuat kedua manusia yang melihat interaksi antara Kevin dan Cristyal menjadi saling lirik.
Cristyal membawa Kevin pergi dari sekolah lewat pintu belakang, dan dia meminta Jamal dan cia, untuk membawa tas mereka nantinya.
"Sayang, kamu dengar itu tadi?" Tanya Gracia pada Jamal.
"Iya, apa mereka pacaran, tapi jika mereka pacaran kenapa Kevin masih seperti itu, kusut" ujur Jamal bingung.
"Mungkin dia menganggap Cristyal itu Alona kali" kata Gracia.
"Tidak mungkin, dia masih sadar cia, dia tidak akan memanggil Alona dengan kata sayang tapi si luka" ujur Jamal.
"Si luka?" Tanya Gracia.
"Ia, karena Alona sudah menorehkan luka pada nya, dan tadi aku melihat mereka berdua berjalan beriringan menuju kelas, dan Kevin memanggil Alona dengan sebutan si luka" ujur Jamal.
"Ayo masuk, nanti kita berdua bahasa lagi, kamu pulang ikut aku aja" ujur Gracia.
"Iya aku juga masih penasaran, sekali kali kepo tidak apa" kata Jamal.
Pelajaran kembali di mulai, Cristyal dan Kevin pun sudah pergi meninggalkan sekolah lebih tepatnya kabur dari sekolah, karena Kevin yang tiba saja meminum alkohol dan bau alkohol itu sangat kecium, hingga Cristyal membawa nya pergi.
**happy reading.
__ADS_1
janan lupa like, vote, dan komen.
terima kasih**.