
Kejadian
Di sekolah pagi ini sebelum jam pelajaran dimulai. Terlihat ketiga sahabat kelas itu berkumpul di satu meja.
Hal biasa yang selalu mereka lakukan, namun untuk beberapa hari ini sangat terlihat jika mereka saling menjauh. Dan teman kelas yang lainnya tidak tau apa penyebabnya.
Kedatangan Filla di sudut pintu menyita perhatian ketiga sahabat itu. Karna mengingat semalam mereka baru saja membahas banyak hal tentang wanita itu.
Ketiga nya hanya melempar senyum padanya.
Di hari hari selanjutnya, Randy berusaha mendekati Filla, dan sepertinya Filla menerimanya. Dia juga memang nyaman berada di dekat Randy, terlebih dengan dia bersama Randy. Secara tak langsung dia juga akan dekat dengan Ade bukan.
Semua berjalan dengan baik tanpa ada lagi masalah diantara ketiga sahabat itu. Dimana Ade yang tetap dengan sifat cool dan PlayBoy nya, Randy yang semakin dekat dengan Filla, dan Tedi yang tidak berubah dimana dia tidak peduli dengan sosok wanita. Karna yang diinginkannya hanya menghabiskan masa SMA nya dengan senang senang.
Tedi adalah anak yang suka mendaki gunung, jadi dia punya banyak teman sesama pendaki diluar sana. Walau dia masih SMA tapi dia memiliki banyak teman yang sudah kuliah.
Jadi dia tak ingin repot memikirkan masalah wanita.
Menjelang ujian nasional, Randy pun mengungkapkan perasaannya pada Filla.
Karna selama ini juga dia sudah memberi begitu banyak perhatian pada wanita ini.
Begitu juga sebaliknya, Filla juga sebenarnya sudah nyaman Randy sejak lama. Namun tanpa di sangka, Filla menolak perasaan Randy.
Randy yang menerima penolakan tersebut terdiam dan tak percaya.
Dia pun menceritakan semuanya pada kedua sahabatnya.
Ade dan Tedi ikut simpatik dengan perasaan Randy.
Sebenarnya Randy termasuk pria yang baik, pintar, wajahnya tampan namun tidak setampan Ade. Bahkan lebih banyak wanita yang dengan tulus menyukai Randy dibanding Ade. Orang menyukai Ade hanya karna ketampanannya, namun saat sudah mengenal sifatnya yang PlayBoy tak sedikit wanita yang malah membencinya karna sakit hati.
Kedua sahabat Randy mencoba menyemangati Randy, supaya tidak memikirkan masalah ini, dan harus fokus pada ujian nasional yang sebentar lagi akan mereka hadapi.
Ujian nasional yang akan menjadi titik awal mereka melangkah ke tahap selanjutnya dalam pendidikan mereka.
Akhirnya setelah mendengar semua support dari kedua sahabatnya, Randy kembali menata hatinya. Dan menyakinkan jika dirinya harus fokus pada ujian yang sebentar lagi akan datang di depannya.
Ujian Nasional pun telah tiba
__ADS_1
Semua siswa/i sangat berdebar menghadapi ujian ini, karna diantara semua ujian yang sudah mereka lalui, ini merupakan ujian akhir yang menjadi penentu langkah dan jalan menuju cita cita mereka...
Ujian berlangsung selama 4 hari. Dan seperti kesepakatan yang sudah dibuat secara bersama untuk seluruh kelas. Bahwa dihari terakhir ujian, mereka semua akan pergi ke Bukit Lawang untuk merayakan tanda berakhirnya masa SMA.
Dengan penuh harapan jika mereka semua akan lulus ujian nasional.
Di acara perayaan ini, banyak mereka yang mewarnai seragam SMA mereka, bahkan tak sedikit pula mereka mewarnai rambutnya.
Banyak siswa/i yang manaiki bus mini menuju tempat acara.
Namun Randy, Tedi, dan Ade mereka membawa motor mereka. Karna tempat acara dilaksanakan sejalan dengan arah ke rumah mereka...
Di tempat acara, beragam ekspresi keluar.
Ada yang senang karna merasa terbebas, ada yang sedih karna sebentar lagi akan berpisah satu sama lain.
Ya ekspresi itu bisa kita jumpai pada siswa perempuan. Dan hanya sedikit siswa lelaki yang mengeluarkan ekspresi.
Terutama ketiga bersahabat ini, mereka tak terlihat senang atau sedih. Karna mereka sudah saling tau kemana mereka melanjutkan pendidikan mereka.
Jadi acara ini hanya dianggap sebuah perayaan semata. Melepas teman teman selama di masa SMA.
Tiba tiba kejadian tak terduga terjadi di tengah tengah acara yang meriah ini.
Filla tanpa ragu mengungkap kan perasaanya...
Ungakapan yang tidak disangka oleh ketiga orang itu dan tidak pula disangka oleh orang orang yang kebetulan berada tidak jauh dari posisi mereka.
Yang melihat kejadian itu semuanya terkejut, mungkin untuk orang lain, yang membuat mereka terkejut karna seorang wanita mengungkapkan perasaannya pada lelaki.
Namun untuk ketiga sahabat ini, mereka terkejut. Terlebih lelaki yang menjadi sasaran dari perasaan yang diungkapkan Filla.
Dia terkejut dan jengkel, kenapa bisa bisanya wanita ini berbuat hal seperti ini.
Seketika salah satu dari ketiga sahabat itu pergi meninggalkan acara yang belum lama dimulai. Dan disusul oleh kedua sahabatnya yang lain.
Filla hanya terdiam, dia tau jika dirinya baru saja di acuhkan oleh orang yang disukai nya. Dia bahkan ditinggalkan begitu saja.
Dia pun menyesali tindakannya kali ini. Karna saat ini perasaan malu lah yang dia rasakan. Walau tidak banyak yang melihat, tapi dia juga merasa malu dengan dirinya sendiri.
__ADS_1
Beberapa orang yang melihat kejadian barusan juga terkejut, karna seorang wanita seperti Filla, di tolak atau sebenarnya lebih dari itu. Dia di acuhkan dan ditinggalkan tanpa sepatah kata pun.
Filla merupakan sosok wanita cantik, pintar, dan ramah. Banyak lelaki yang menaruh perasaan padanya.
Ketiga sahabat yang baru saja pergi dari tempat acara itu segera menuju cafe tempat mereka biasa kumpul.
Disini Randy sudah terlihat marah, dan hanya Tedi yang berani bersuara pada Randy.
Ran, disini Ade ga salah. Seperti yang loe liatkan, Ade juga ga pernah mendekati Filla kan selama ini, semenjak kejadian tahun lalu. "ujar Tedi berusaha menjelaskan"
Iya, gue tau. Tapi gue baru aja ngungkapkan perasaan gue ke dia beberapa minggu kemarin. Tapi kok bisanya dia nembak sahabat gue, bahkan di depan gue sendiri Ted. "Randy"
Ran, sorry untuk ini. Gue gatau apa maksud itu cewek. Gue gamau persahabatan kita rusak karna ini Ran. "Ade"
Iya De iya, tau gue tau. Gue cuman ga nyangka aja dia segitunya sama gue. Kalau mau ngungkapkan perasaannya ke loe ya ga masalah kali buat gue. Tapi jangan secepat ini dan jangan pula di depan mata gue. "Randy"
Sepertinya gue gajadi masuk ke Universitas yang sama dengan dengan Filla, seperti yang gue bilang kemaren kemaren.
Gue bakal masuk ke Univesitas Z.
Gue gamau jumpa sama cewek sepertinya, terutama dia. Ga habis pikir gue "Randy"
Iya, keputusan ada di tangan loe Ran. Kita dua dukung loe kok. Dan kita bertiga akan tetap sahabatan walaupun kita sebentar lagi pisah.
Tapi walau kita pisah Universitas, kita tetap harus kumpul di tempat ini, di cafe ini setiap minggunya. " Ade"
Ya, kita harus selalu kumpul ya. "tambah Tedi lagi."
•~•~•~•~•~•~•
Sampai disini kiranya cerita di eps kali ini...
Semoga pembaca suka dan paham cerita yang di sampaikan author. Dan semoga perasaan yang ingin di bagikan dengan pembaca tersampaikan dengan baik..
Jangan lupa tinggalkan Like, Comment dan Rating ya. Jika suka dengan ceritanya, Bantu author lewat Vote nya.
NB:
Mohon maaf jika adanya kata dan penulisan yang salah dan mungkin sulit untuk dipahami.
__ADS_1
Dan mohon maaf jika ada penulisan kata....
HEPI READING👍👍👍👍👍**