Perjodohan Menjerumuskanku Ke DUNIA MALAM

Perjodohan Menjerumuskanku Ke DUNIA MALAM
Memperkenalkan Datuk pada sanak saudara


__ADS_3

karena suasana diam tanpa kata.


aku tertidur sangat pulas di jalan di dalam mobil hingga tak sadarkan diri.


tiba tiba datuk membangunkan ku dari tidurku..


"honey..honey..


Ayuk bangkit lah..


marilah kita masuk.


kita sudah sampai di rumah ayah kamu.." datuk membangunkan ku dengan lembut.


"ohhhh sudah sampai ya datuk..??" tanyaku


Dengan mengucek kucek mata,dan memulihkan kesadaran.


"Ini kita sudah di depan rumah ayah..


Ayuk lah kita masuk.."sambil menggenggam tanganku datuk menarik ku dengan lembut keluar mobil.


saat kami bersama.. datuk memang selalu memberikan yang terbaik untuk ku.


"terimakasih datuk.. "ucapku sambil berjalan menuju pintu rumah. namun tangan ku masih di genggaman oleh datuk.


"ayahhhhhhh..." aku memanggil ayah dari depan pintu.


cengkrek..suara pintu terbuka.


ayah membuka kan pintu untuk kami.


lalu aku dan datuk masuk dan duduk.


ayah tersenyum lebar.


ku lihat tidak ada kesedihan lagi di mata ayah,seperti saat pertama kali bertemu datuk.


mungkin ayah sudah mulai merasakan kasih datuk terhadap ayah.


"sebentar saya buatkan minum nya ya.."ayah langsung bergegas untuk ke dapur.


"gak usah ayah..biar dara saja..


ini kan rumah dara juga ayah.." aku langsung menghalangi langkah ayah, dan ingin bergegas ke dapur, namun datuk pun menghalangi niatku ingin ke dapur.


"tidak perlu la dara..


ayah sudah siap kah??


supaya langsung jalan saja kita.." datuk seperti tidak sabar ingin bertemu dengan sanak keluarga ku.


"oh sudah..


saya sudah siap dari tadi kok datuk..


sudah dari tadi saya menunggu kalian.."ayah yang ternyata sudah menunggu kami.


"Ayuk lah kita jalan.. "kata datuk kepada kami semua.


kami keluar rumah menuju mobil.


begini lah keadaan kampung langsung heboh jika melihat yang baru dan mobil mewah.


aku menjadi bahan cerita ibu ibu di sini.


mungkin sudah di takdirkan hidupku seperti ini.


jadi harus kuat dalam menjalani nya dengan bahagia.


ayah masuk dalam mobil bersama kami.


kami tetap di kawal ajudan datuk,dengan mobil lain.


ada 2 mobil.


saat di perjalanan ayah dan datuk asik bercerita tentang pengalaman pengalaman mereka masing masing, sambil tertawa ria.


terpancar kebahagian di mata ayah.


aku ikut bahagia melihat tawa ria ayah saat bercanda dengan datuk.


rasanya aku senang banget, saat melihat tawa lepas ayah.seperti tidak ada beban lagi dalam hidupnya.

__ADS_1


********


kami sampai di rumah bibiku yang paling besar.


tak lupa pula tadi, saat di jalan kami membeli buah dan cake untuk oleh oleh kami.


di bukakan pintu mobil kami oleh ajudan datuk.


bibiku yang paling besar sempat heran siapa yang datang.


dengan ajudan yang tegap,berbaju hitam serta berkaca mata hitam itu.


"bibi..."suaraku memanggil bibi.


bibi seperti sudah sedikit tanda dengan suara ku.


"dara..


dengan siapa kamu nak ??? " bibi bertanya dengan ku.


tak lama kemudian ajudan datuk juga membuka kan pintu mobil tempat dimana duduk ayah.


"abang..


ohhh abang sama dara ya??"ucap bibi dan bertanya.


"Iya bibi.."aku menjawab tanya bibi


ajudan kembali membuka kan pintu mobil di mana datuk duduk.


datuk keluar dan langsung menyalami bibi.


"perkenalkan bibi..


ini datuk calon suami dara.." ucapku kepada bibi ingin memperkenalkan datuk pada bibi.


"ohhh..


saya bibinya dara.."bibi menyambut datuk dengan sedikit kebingungan


"saya abdullah rajab dari malaysia..


tidak usah payah payah lah panggil saja saya datuk.." datuk memperkenal kan namanya dan terlihat datuk begitu senang bertemu dengan keluargaku.


"ohhh..


di gelar kan tikar.


lalu kami pun duduk bersama.


bibi menyuguhkan teh buat kami.


ajudan datuk datang membawa roti dan buah yang sudah kami beli tadi di pasar buah kota.


ku lihat kegembiraan terpancar dari diri ayah maupun datuk bibi juga ikut bercanda tawa ria.


aku sangat bahagia melihat semua ini.


waktu terus berputar.


ayah meminta izin pada bibi bahwasanya kami mau berkunjung ke rumah bibi ku yang lain.


"dek..abang dan semua pamit dulu ya..


nanti lain waktu kita bertemu lagi.


atau bulan depan kalian datang ya menyaksikan akad nikah anak kita ini.." ayah yang mulai mengundang bibi .


mendengar kata pernikahan rasanya hatiku seperti tersayat sayat.


muka ku murung seketika ketika ayah mengucapkan pernikahan ku dengan datuk.


"ohh di percepat ya bang?? " bibi bertanya pada ayah


"bukan..


itu memang sudah di rencanakan.


bukan tiba tiba.


tapi mungkin resepsinya setelah dara selesai ujian kelulusan di sekolahnya.."ayah menjelaskan tujuan kami pada bibi


"ohhh iya lah bang..

__ADS_1


buatlah yang terbaik bang..


kita dukung kok,kalau di undang kami pasti datang.." kata bibi kepada ayah


"pasti di undang llah dek..


karna cuma kalian lah keluarga di sini.." kata ayah kepada bibi menjelaskan.


"ohh iya lah..kan ada hp lo bang..sudah gampangnya sekarang kan.." kata bibi


"iya lahh...


permisi lah dulu kami ya.."ayah masuk mobil


aku dan datuk sudah masuk mobil lebih dulu ..kami hanya mendengar pembicaraan mereka dari dalam mobil.


kami pergi ke rumah bibiku yang lain,


tak lupa juga kami siapkan oleh oleh kami untuk bibi yaitu cake dan buah buahan juga.


setelah beberapa menit di perjalanan.


kami hampir saja sampai rumah bibi ku.


saat hendak masuk gang rumah nya, kami di sambut oleh gonggongan gonggongan anjing,


namun mobil kami tetap berjalan hingga tepat di depan rumah bibi.


aku melihat datuk sangat bergegas ingin turun dari mobil padahal ada anjing menggong gong dari luar mobil ini.


"datuk..


kenapa begitu ingin cepat keluar..


apa datuk tidak dengar ada anjing di luar .


ini sangat bahaya untuk datuk..


nanti saja datuk!! tunggu bibi keluar!! " ucapku pada datuk sedikit marah.


"tak apa apa dong saya sangat senang sama hewan ini,


kalau kita ada hati yang tulus untuk anjing ini dia sangat paham..


tapi terimakasih ya sudah perhatian sama saya..


saya senang.." ucap datuk padaku dengan senyum lebar.


hatiku deg deg kan..


apa aku mulai jatuh cinta pada datuk??


aku tersipu malu akan senyuman datuk padaku.


"kita tunggu saja bibi keluar baru kita keluar ya datuk..


ya ayahhhhh...kali ini please dengarkan dara..


ini anjing lo..


bukan main main.."ucapku menjelaskan.


aku menjelaskan karna aku takut ada yang terluka di gigit anjing.


tapi datuk tetap bersikeras dan keluar dari mobil.


anjing anjing berdatangan dan melompati datuk kesenangan.


ternyata datuk sangat menyukai anjing.


dan ku lihat anjing anjing itu pun sangat dekat terhadap datuk.


seolah datuk la yang punya anjing anjing itu sankin dekatnya.


ternyata datuk adalah orang yang sangat baik.


penyayang terhadap binatang.


Rasanya kenapa rasa ini harus gak ada padanya.


padahal dia lah yang seharusnya ku cintai dari semua yang pernah terjadi antara aku dan datuk.


tapi kenapa sedikit pun tidak ada rasa ini untuk datuk.

__ADS_1


******


__ADS_2