
saat pagi membangunkan ku..
badanku terasa sangat lelah, padahal sudah 1 malaman full tidur.
"Nak dara..
bangun ya ndok..lalu mandi
datuk ajak kamu ndok bertemu client client kerja nya di pesta pernikahan anak clientnya katanya.."kata ibu pelayan sambil berjalan menghampiri ku yang masih berbaring di atas kasur.
entah kemana lagi aku akan pergi bersama datuk.. rasanya badan ini sangat malas untuk beranjak,dan hati ini juga gak kuat apalagi kalau pergi kemana mana harus keluar bersama datuk.
Ditambah lagi aku takut insiden saat di kuala lumpur dulu terjadi lagi.
Di waktu acara pesta aku di bius lewat minuman.
tapi untuk menolak nya apa yang harus ku perbuat??
"buk..haruskah dara ikut??
gak bisa kah datuk pergi sendirian ??
dara lemas banget buk.."aku meminta pengertian ibu pelayan.
"aduh buk.
bilang nya sama datuk saja ya..
saya ya gak tau mau bilang apa,saya hanya sampaikan apa yang di perintahkan datuk buk."kata ibu pelayan padaku.
ntah kenapa badan ku berat banget untuk pergi bersama datuk.
rasanya tubuh dan hati ini sudah capek malu dan jadi bahan cibiran orang banyak.
"semangat saja lah ndok, mungkin sekarang hal itu lah yang kamu rasakan tapi percaya la ndok semua akan jadi indah pada waktu nya." kata kata motivasi ibu pelayan membuat ku lebih semangat.
mungkin saat ini hati dan tubuh ku hanya terkejut akan semua ini, mungkin saja setelah beberapa bulan aku akan terbiasa akan semua ini.
pikirku
"baik lah buk..
terimakasih atas motivasi nya ya buk.."ucap ku dan langsung beranjak dari tempat tidur.
ku ambil handuk ku lalu mandi.
ku buka lemari ku dan ku pilih baju terbaik yang ada di lemariku.
gaun merah dengan butiran butiran permata halus menambah kemewahan gaun itu.
tubuh ku yang tinggi langsing, serta kulit ku yang putih bersih menambah keindahan gaun itu saat ku kenakan di tubuh ku.
rambutku ku gulung rapi di tambah dengan kerabu dan perhiasan mewah menambah indah nya gaun itu saat ku kenakan.
ku poles wajahku dengan bedak dan kosmetik lain nya.
ku buka lemari sebelah yang berisikan tas atau handbag ku yang mewah.
ku pilih handbag silver yang mewah yang cocok untuk bertemu dengan rekan kerja datuk
kembali ku buka lemari sepatuku, pancus hills berwarna merah yang ku pilih dan ku kenakan di kaki ku.
__ADS_1
saat hendak keluar kamar dan ingin menemui datuk,
sekilas aku melewati kaca bersolek,aku berbalik ingin bercermin diriku sendiri.
astaga secantik itu kah aku??
aku sendiri pangling akan diriku,
"apa tidak berlebihan style ku ini?
hem haruskah ku ganti gaun ku??" ucapku pada diriku sendiri.
"wow beautiful " ucap datuk yang tiba tiba masuk ke kamarku,dan berjalan secara perlahan menghampiriku
"stop jangan mendekat datuk..!!" kataku dengan suara keras dan sedikit marah
"dara paling gak suka datuk masuk kamar dara tanpa di ketuk dulu!!" kataku pada datuk dengan suara keras dan tegas.
datuk terdiam dan merasa bersalah.espresi nya menunjukan kebingungan saat mendengar suara keras dan amarah ku.
"hmmm maaf ya, tak akan saya ulang lagi.
saya permisi..
saya tunggu kamu di luar saja ya.."ucap datu padaku dengan memutar badan secara perlahan dan melangkahkan kaki berjalan keluar kamar ku.
aku sedikit merasa bersalah.
ah ini semua ku lakukan agar datuk tidak kebiasaan.
dan ada tata tertib di dalam rumah.
ku langkahkan kaki ku berjalan keluar kamar.
"apakah kamu tidak maafkan saya" tanya datuk padaku dari depan pintu kamarku.
"ya sudah la datuk, ayuk kita pergi nanti kita ketinggalan..." ucap ku dengan tegas
"tak apa apa kan saya rangkul pinggul kamu..??"
aku belum menjawab pertanyaan datuk, datuk sudah langsung meraih pinggulku dan berjalan menuju lobby.
aku hanya diam dan mengikuti langkah datuk dan berjalan.
sebenarnya aku sangat risih akan rangkulan ini tapi aku juga kasihan pada datuk, dia seperti ketakutan padaku dan merasa bersalah atas kesalahannya tadi, masuk nyelonong tanpa mengetuknya lebih dulu.
ku harap kali ini aku tidak menemukan orang orang yang ku kenal dan tidak ada cibiran cibiran yang menyakiti hatiku.
mobil berjalan menuju tujuan.
namun saat di dalam mobil hanya keheningan yang ada.
walau dalam hatiku menyimpan banyak pertanyaan.
gimana keadaan di sana?
cocok kah baju yang ku kenakan ini?
apa yang harus ku lakukan saat di sana agar datuk tidak malu?
tapi aku takut memulai bicara karena insiden tadi yang membuat datuk sangat merasa bersalah.
__ADS_1
mobil kita berhenti di depan pintu utama gedung tujuan kami.
hatiku mulai deg deg kan.
apa yang harus ku perbuat nanti saat orang orang ramai.
kami turun dari mobil menuju tempat yang kami tuju
belum sampai tujuan cibiran cibiran orang orang atau staff staff di dalam gedung ini sudah menyakiti hatiku.
kami memasuki gedung aula..
seperti saat di kuala lumpur dulu, kami di sambut oleh teman atau client client datuk,
kami salami semua client client datuk.
kami nikmati hidangan hidangan yang di sediakan.
bahkan saat menikmati hidangan rangkulan datuk
terhadap pinggulku tak di lepasnya.
datuk izin padaku katanya dia ingin ke toilet.
sedikit lega tubuh ini saat datuk melepas rangkulan nya dan pergi.
aku berjalan jalan santai sambil melihat lihat foto foto prewed yang sengaja di pajang di pinggir pinggir ruangan aula.
tak sengaja baju yang ku kenakan mengenai paku yang ada pada bingkai foto pajangan.
praaakkkkk...
sreeeekkkkk..
suara bingkai foto pajangan jatuh.
dan di saat yang bersamaan baju yang ku kenakan robek bagian tangan hingga ke bagian dada.
terlihat Bra yang ku kenakan karena baju yang ku kenakan robek.
semua mata tertuju padaku karena suara bingkai yang pecah.
aku tersungkur jongkok menutupi bagian dalam tubuhku yang sudah terlihat oleh hampir seluruh tamu di sini.
aku malu dan menutup diri.
"apa yang sudah ku lakukan??apa yang sudah terjadi??? ucapan ku dalam hati di tengah rasa malu.
aku menutup mataku dan menangis tanpa suara di dalam tersungkur jongkok ku.
tiba tiba ada malaikat yang membantuku menaruh jaket jas nya di tubuh ku.
aku tidak berani menolehkan muka ku pada malaikat itu untuk melihat siapa dia??,aku benar benar malu dan takut.
dia mengangkat ku berdiri dan membawa ku serta membawa diriku di dalam dekapan nya keluar aula,aku masih belum berani membuka mataku saat berjalan Keluar.
"siapa pun kamu terimakasih sudah menolong ku.." kata ku dalam hati dengan menutup mataku di dalam dekapan malaikat ku.
hati ku lega dan nyaman saat berada di dekapan malaikat itu.
siapakah dia sebenarnya??
__ADS_1
***