Perjodohan Menjerumuskanku Ke DUNIA MALAM

Perjodohan Menjerumuskanku Ke DUNIA MALAM
ayah mulai menyetujui perjodohan


__ADS_3

ku ajak ayah ke ruangan tamu rumah itu dan bertemu dengan datuk.


"silahkan lah duduk pak..


pelayan tolong buatkan teh untuk tamu kita ini.."ucap datuk


"baik datuk.. "ucap pelayan di apartemen


"dara..anggap lah rumah ini rumah kamu sendiri ya..


sebab sebentar lagi atau bahkan mulai besok kamu sudah boleh tinggal di sini..


oh ya nanti saya akan ke makau jadi kamu lah yang tinggal sini ya..bagai mana kamu mau tidak??" tanya datuk kepadaku


"mengapa saya mulai tinggal di sini datuk..??" tanyaku spontan


Aku masih mempunyai ketakutan terhadap Datuk,padahal sudah sangat jelas terlihat keseriusan Datuk untuk menikahi ku.


"ya sebab saya mulai nanti sudah pergi ke makau selesai ke makau saya akan urus perusahaan ke brunai, abis itu saya akan urus yang di bangkok,selesai itu saya akan urus di singapore lagi, jadi memang jadwal saya sudah di susun setiap bulannya.


baru bisa balek ke sini lagi dan bertemu kamu.


hmmm itu lah rutinitas saya tiap bulannya makanya saya ingin ada istri di sini atau di medan ini..


sebab setiap negara itu saya sudah ada istri, hanya negara Indonesia ini yang belum ada, karena baru saja saya kontrak kerja sama pengusaha yang ada di sini"ucap datuk mulai menceritakan rutinitas dan kebiasaan nya.


"ohh gitu ya datuk..


baik lah datuk.." ucapku yang mulai paham mengapa datuk ingin menikahi ku..


datuk memang tidak ada niat jahat denganku dan keluargaku dia hanya ingin ada rumah dan istri yang di jumpainya di setiap dia tinggali..


aku paham..


ya..mungkin begitulah yang terbaik untuk datuk..


dan hatiku akan mulai mencoba terima dengan semua alasan datuk..


ku pikir dia hanya nafsu menikahi ku,ternyata tidak dia mempunyai niat yang sangat baik.


"ohh ya..


saya sudah belikan kamu 1 unit mobil untuk kamu kalau ingin pergi pergi tanpa pengawal,..


sudah saya lakukan transaksi pembayaran namun saya tidak ada identitas lengkap kamu jadi boleh saya minta fotocopy ktp kamu?


supaya saya buat itu mobil atas nama kamu saja..


ohh iya kamu sudah boleh buat rekening kamu ya..


saya akan transfer biaya bulanan kamu setiap bulan nya..


jangan takut saya tidak ada niat buruk ya..


Saya cuma ingin ada istri dekat medan ini..


paham tidak..??"


astaga belum jadi istri datuk, dia sudah menafkahi ku bagaikan istrinya,


hatiku semakin yakin datuk memanglah sangat baik.


"baik datuk.. "ucapku menjawab semua ucapan datuk


"bapak...


kalau ingin di sini bersama dara juga tidak apa apa kok ..ya..supaya ada kawan dara di sini..


karna saya juga hanya sebentar sebentar saja di sini..


oh iya besok kamu bisa di temani ajudan saya untuk ke bank urus rekening kamu ya..


Agar saya bisa transfer uang ke rekening itu ok..


hmmm maaf ya ayah sebelum nya saya tidak punya waktu banyak di sini,


ini sebentar lagi saya ada meeting jadi kalau ada yang ingin di sampaikan ayah,sampaikan lah ayah selagi saya ada sini..


Atau boleh lewat pesan watsup ya.."ucap datuk pada ayah

__ADS_1


"hmmm saya masih bingung datuk..


nanti saya tanya sama anak saya saja ya.."ucap ayah


"ohh ok..


tidak masalah saya paham kok..


dara..ini ada pelayan saya di sini,ada apa apa di sini kamu boleh minta tolong saja sama dia ya..


ini no watsup saya juga..kamu boleh telpon kapan saja ya.."ucap datuk padaku sambil scan watstup untuk terhubung di hp ku,yang baru di belikannya


datuk sepertinya sangat buru buru,itu makanya dia mau jelaskan semuanya secara langsung.


"baik datuk..


ohh iya datuk..


kemana ibuku??


kenapa dia gak ada ya..??" tanyaku


"ohhhh dia tidur di hotel lah sepertinya,and chek out langsung balik ke rumahnya..


awak jangan takut ya..


Tidak mesti ikut ibu,kamu harus mandiri ya..


jadi ayah juga tidak ikut pusing memikirkan dara lagi ya..


dara sudah jadi tanggung jawab saya ya pak.."ucap datuk pada ayah


"baik datuk..


biarlah dara di sini dulu ya..


belajar dari pelayan kamu di sini..


masalah pernikahan akan segera saya atur,agar tidak jadi zinah "ucap ayah


"oh... ohhh..ide bagus ayah..


jadi saya boleh permisi pergi kan??


karna saya ada meeting sekarang.."ucap datuk buru buru


"ohh baik lah datuk..


hati hati ya datuk.."ucap ayah pada datuk


"baiklah..


terimakasih ayah mertua..


saya permisi ya ayah... dan dara..."datuk pergi bersama 2 ajudan pengawalnya dan salam ayah dengan sangat hormat


tinggal lah aku dan ayah di rumah ini..


rasanya kehidupan ku benar benar berubah bagaikan putri cinderella yang sering ku tonton di masa kecilku...


hatiku seperti mulai tenang dan terima datuk..


"nak..


mungkin memang dialah jodohmu nak..


ternyata datuk sangatlah baik dan bertanggung jawab..


tinggal lah di sini sampai datuk datang ke medan lagi ya nak..


supaya kamu banyak belajar di sini menjadi istri yang baik.."ucap ayah secara tiba tiba membuyarkan lamunanku


sudah mulai terlihat raut wajah yang ceria di dalam ayah.


"bagaimana dengan ayah kalau dara di sini yah..


ayah akan sendiri di rumah.."ucapku pada ayah


"nak...

__ADS_1


pada akhirnya ayah akan sendiri..


karna dara pasti akan menemukan cinta dan berkeluarga..


ya begitulah kehidupan nak..


nanti juga kamu akan paham nak saat kamu sudah punya anak..


ayah tau umurmu masih terlalu muda nak untuk menikah dan menjadi seorang istri,,


jadi belajarlah di sini ya nak bersama ibu ini..


lakukan yang terbaik ya nak.." ucap nasehat ayah padaku


rasanya sedih mendengar semua nasehat ayah.


"baik ayah..


dara akan lakukan yang terbaik untuk hidup masa depan dara dan untuk ayah juga.."


ku peluk ayahku erat erat dan menangis.


"jangan menangis anak ku..


kita tidak berpisah,,


hanya saja langkah hidup kita sudah berbeda..


putri ayah ini akan menjadi istri..


sedangkan ayah tetap seperti biasa untuk menyambung hidup ini.."ucap ayah mengulas air mata yang mengalir di pipiku


"iya ayah..


dara cuma terharu ayah..dalam waktu beberapa hari hidup dara drastis berubah..


haha ayah jangan sedih ya..


ayah harus selalu bahagia.."ucapku dengan kecentilan ku dan manjaku terhadap ayah


"iya anak ku..


bu....oh bu..."panggil ayah pada pelayan datuk di rumah itu


"ya pak.."jawab ibu pelayan


"bu..ajari anak saya dengan sabar ya.."minta ayah


"maksudnya saya ajari ibu nyonya apa ya pak..


di sini saya hanya pembantu yang urusin semua saya pak..


jadi masa saya harus ajari ibu nyonya pak..apa saya tidak salah dengar ya pak??" ucap pelayan kebingungan


"ntah apalah bu..


misalnya apa apa saja kesukaan datuk dan kebiasaan nya jadi dara bisa paham dan mengerti bu..


gitu maksud saya bu.."ayah menjelaskan maksud isi hatinya pada pelayan


"ohh gitu ya pak..


pasti pak..nanti pasti saya kasi tau kok pak..


hehehe jadi bapak tenang saja ya.."jawab pelayan


aku tersenyum melihat ayah..


ayah memanglah sangat perhatian terhadapku,dia tak ingin ada yang kecewa dan tersakiti.


"*ayah..i love you..


cuma itu yang bisa ku sampaikan saat ini..


untuk membalas semuanya mungkin nanti satu persatu yahh ayah..


tenang saja ayah..dara tidak akan pernah lupa dengan ayah..


tetap lakukan yang terbaik buat dara ya ayah*.." ucapku dalam hati

__ADS_1


__ADS_2