
srek... "
bunyi pisau yang berhasil menembus perut seseorang, ia adalah Mesya,,, gadis cantik dan multitalenta, di umurnya yang terbilang masih muda ia sudah berhasil meraih banyak penghargaan, karena prestasi yang ia miliki,,,
"brukh... " Mesya jatuh ke lantai karena melihat darah yang mengalir dari tubuhnya,,, ia merasakan sakit dan tubuhnya terasa lemas,,, tak kuat menopang tubuhnya sehingga ia jatuh tersungkur ke lantai...
orang yang telah menikamnya tak lain dan tak bukan adalah Alexa, selingkuhan pacar nya...
Dimas dan mesya adalah sepasang kekasih yang selalu mengumbar kemesraan, sehingga banyak orang yang merasakan senang dan ada pula yang iri,,, mereka sudah menjalin hubungan selama 1 setengah tahun lamanya,,, namun lama kelamaan Dimas merasa bosan dengan hubungan nya,,, ia adalah lelaki normal yang juga ingin menikmati tubuh pasangan nya, namun mesya selalu sibuk dengan belajar dan kuliah nya,,, dia tambah lagi Mesya yang seorang penyanyi kafe , sehingga jadwalnya yang padat membuat mereka jarang untuk menghabiskan waktu berdua,,,, Dimas yg merasakan bosan pun berselingkuh diam-diam dengan Alexa, teman manggung Mesya,..
"hhhhha rasain lo, itu buat loh yang udah ngambil semua job gue, dan udah ngambil Dimas dari gue,,, " ucap Alexa sambil memegang pisau yang berlumuran darah,,,
"lo...gu,, gue nggak nyangka, al... lo bisa setega i.. ini sama gue,, " ucap Mesya sambil terbata-bata
"Hhha gimana rasanya, sakit?? " tanya Alexa dengan nada mengejek...
tak lama Mesya pun merasakan sakit yang hebat, perlahan penglihatan nya terlihat buram,, dan matanya perlahan-lahan mulai tertutup
Di lain sisi terdapat seorang wanita yang tengah terbaring lemah di atas tempat tidur,,,
ia adalah Xiao Mey, permaisuri Kekaisaran Qing..ia di asingkan selama 1 tahun oleh sang kaisar,,, karena di tuduh telah melukai selir Yun, selir kesayangan kaisar,,,
tak lama jarinya bergerak pertanda masih ada ada kehidupan dalam tubuh nya,,,
"nyonya... nyonya sudah sadar???" tanya seorang wanita di samping nya,,,
"dimana aku?... " tanya balik Mesya kepada wanita itu,,, sambil memegang kepalanya
"nyonya tunggu sebentar biar saya panggil kan tabib" ucap wanita itu , dan langsung menuju pintu dan keluar....
__ADS_1
"sebenarnya ini dimana? apa ini di rumah sakit?, tapi kenapa dinding rumah sakit nya terbuat dari kayu? " tanya keheranan Misya..
tak lama kemudian datang wanita tadi, dan seorang pria paru bayah yang tidak lain adalah tabib
"cepat tolong periksa nyonya saya ... " perintah wanita tersebut..
setelah tabib memeriksa tubuh Xiao Mey, ia merasa terkejut karena racun yang ada di dalam tubuh nya telah hilang total,,, ini adalah sebuah keajaiban,,,pikir tabib tersebut,,,
"syukur lah racunnya telah hilang,,, sekarang nyonya tinggal beristirahat dan memulihkan kondisi badan nyonya" seru sang tabib...
"terimakasih karena telah menolong saya tapi kenapa saya berada di sini? dan siapa kalian?" tanya Mesya (atau lebih tepat nya Xiao Mey)
"nyonya,,, nyonya tidak mengenal saya?, saya Linlin, pelayan pribadi nyonya,,, nyonya adalah permaisuri Kekaisaran Qin,,, nyonya berada disini karena nyonya di tuduh ingin melukai selir Yun, selir kesayangan kaisar, sehingga kaisar memerintah kan nyonya untuk mengasingkan diri di luar istana,,,menjadi rakyat biasa,,, tetapi dalam perjalanan tiba-tiba kita di hadang oleh para pembunuh, yang mengakibatkan nyonya terluka karena racun yang di oleskan di pisau..yang melukai wajah nyonya,,, "penjelasan Linlin yang di cerna oleh
Xiao Mey,,,
"sungguh malang nasib sih pemilik tubuh ini, baiklah karena aku di beri kesempatan untuk hidup kembali maka aku akan membalas kan semua perbuatan mereka,,,aku akan membuat mereka menyesal telah bertindak tidak adil terhadap sih pemilik tubuh ini,,,, " ucap Mesya dalam batinnya...
oke sekarang kita panggil Mesya deng sebutan Xiao Mey ...
"eh Linlin tolong ambilkan aku cermin! " pinta Xiao Mey
"ini nyonya" kata Linlin sambil memberikan cermin kepada Xiao Mey,,,
Xiao Mey pun mengambil cermin dari tangan Linlin, betapa terkejut nya ia melihat wajah yang sangat buruk, wajah yang tak terurus, penuh dengan jerawat yang bernanah dan sebagian wajahnya luka dan menghitam akibat dari sayatan dan racun yang ia dapatkan dari para pembunuh...
"aaaahhhhh" teriak Xiao Mey
"ada apa nyonya? " tanya Linlin panik
__ADS_1
"kenapa wajahnya sangat jelek,,wajah siapa ini??? " tanya keheranan Xiao Mey
"nyonya, wajah jelek ini adalah wajah nyonya" ucap Linlin dengan wajah yang polos
"apa kau sedang mengejekku?" tanya Xiao Mey dengan wajah yang merah karena menahan emosi...
"ampun nyonya,,,, hamba tidak bermaksud menghina nyonya,, " ucap Linlin sambil bersujud di kaki Xiao Mey
"bangunlah,,, aku bukan Tuhan yang harus kau sembah,,,, " kata Xiao Mey, dengan meredam amarah nya
"maaf nyonya,, " kata Linlin sambil bangun dari sujudnya,,,
"Linlin bagaimana cara agar bisa memulihkan wajahku ini? " tanya Xiao Mey yang bingung dengan wajahnya nya,,,, bahkan wajah yang sebelumnya lebih cantik dari pada ini...
"saya bisa menyembuhkan wajah nyonya,,, " ucap sang tabib...
"benarkah,,, bagaimana caranya?? " tanya Xiao Mey...
"itu mudah,,, hanya dengan menggunakan obat-obatan herbal yang di oleskan di wajah, tetapi perlu waktu untuk sembuh sekitar 1 bulan... apakah nyonya sanggup, menunggu selama itu? " tanya sang tabib kepada Xiao Mey,
"baiklah demi membalas kan semua dendam ku, aku sanggup melakukan nya,,,, "
ucap Xiao Mey, yang membuat Linlin dan tabib itu dibuat terkejut, karena mereka tahu selama ini, Xiao Mey adalah wanita yang siap menerima hinaan dan cacian dari orang-orang dan bahkan dia di anggap sampah oleh suaminya yang tak lain adalah kaisar dan keluarga nya sendiri.... tapi mereka juga merasa senang karena sekarang nyonya mereka telah berubah menjadi sosok yang berani dan tangguh,,,,
akankah wajah Xiao Mey bisa kembali mulus??? akankah ia akan dapat membalaskan dendamnya???
penasaran ayo ikuti kisahnya...
jangan lupa vote dan like
__ADS_1