
tanpa mereka sadari,,, dari tadi ada sepasang mata yang mengamati mereka dari kejauhan.
Di kediaman sang raja
"hamba memberi hormat kepada yang mulia" ucap pengawal pribadi raja
ia adalah Zhao orang kepercayaan raja
"ada apa? " tanya raja
" hamba ingin melaporkan bahwa permaisuri telah tiba di istana dan sekarang sedang berada di kediaman nya "ucap Zhao
" Baiklah... "kata raja
" tapi yang mulia,,,ada yang aneh dengan permaisuri,, ia mengenakan kain penutup di wajahnya,,, "ujar Zhao
" biarkan saja mungkin dia malu dengan wajahnya yang buruk" ucap sang raja dengan mimik muka yang mengejek...
"apa perlu saya selidiki? " tanya Zhao
"tidak perlu aku akan membuat nya membuka kain penutup itu sendiri,,, " balas raja dengan angkuh
keesokan harinya...
"huaakkhh, "
suara Xiao Mey yang baru bangun tidur, sambil meregangkan badannya...
"Meymey air sudah siap,,,, " ujar Linlin
Xiao Mey pun langsung pergi mandi,
setelah selesai dengan aktivitas mandinya,,,
sekarang ia duduk di depan cermin ,dan ketika hendak memakai kain penutup nya..
tiba-tiba
"Meymey... " ucap Linlin yang baru saja datang
"ada apa? " tanya Xiao Mey
"aku dengar seminggu lagi adalah ulang tahun ibu suri,,, akan di adakan pesta di istana,,, " jawab Linlin...
"baiklah,,, itu berarti balas dendam ku akan segera di mulia... " ucap Xiao Mey dengan senyum licik di wajahnya...
"Meymey menurut ku jika yang mulia tahu bahwa wajahmu sekarang telah menjadi lebih cantik, bahkan lebih cantik dari selir Yun, maka dia akan menyesal karena telah memperlakukan mu secara tidak adil,, " ujar Linlin
"kita lihat saja nanti sampai kapan dia akan terus menghindar dariku,,, " kata Xiao Mey dengan senyuman yang mematikan
setelah mengenakan kain penutup ya, Xiao Mey dan Linlin pun berjalan menyusuri setiap bangunan sambil menikmati suasana pagi yang cerah di kediaman nya
Tiba-tiba di tengah perjalanan mereka bertemu dengan seorang pelayan,,, pelayan itu memberikan tatapan yang sinis kepada Xiao Mey...
"apa yang kau lihat? " tanya Linlin...
"heh bagaimana bisa orang yang sudah di buang, kembali lagi menampakkan dirinya di istana,,, " ujar pelayan itu
"siapa yang kau sebut dengan sebutan telah di buang,,, apakah ini caramu menghormati majikan mu?... " tanya Xiao Mey yang sudah tersulut emosi...
pelayan yang tadinya bersikap tidak sopan pun langsung terdiam dan tertunduk malu,
ia pikir Xiao Mey yang sekarang sama dengan Xiao Mey yang dulu, yang di anggap sampah dan bahkan diam saja ketika di hina,,,
namun ternyata ia salah...
"Linlin berikan dia hukuman cambuk sebanyak 10 kali,,, " perintah Xiao Mey
Linlin pun pergi untuk mengambil cambuk
"a.. ampun nyonya,, hamba bersalah jangan hukum hamba... " ucap pelayan itu dengan wajah yang memelas...
"cih, jika aku membiarkan mu,,,
maka mungkin besok kau akan berani meludahi wajahku... " ucap Xiao Mey
mereka pun berpindah tempat, di dekat kolam,,, Linlin pun memulai hukumannya,,,
__ADS_1
"aaakhhh... " suara teriakan sang pelayan yang kesakitan....
suara itu terdengar di seluruh penjuru ruangan, dia kediaman permaisuri...
sehingga membuat banyak orang yang berdatangan mencari asal suara...
betapa terkejut nya mereka melihat Xiao Mey yang sedang menghukum pelayan itu...
"apa itu betul permaisuri? " bisik seorang pelayan kepada teman pelayan yang lain
dari kejauhan Zhao melihat kejadian itu, lalu ia beranjak ,ke kediaman raja untuk memberi tahukan apa yang telah terjadi...
Di kediaman raja
"hamba memberi hormat kepada yang mulia,," ujar Zhao
"ada apa? " tanya raja
"hamba ingin melaporkan bahwa sekarang di istana permaisuri, sedang ramai,,,
terlihat permaisuri yang sedang memberi kan hukuman berupa cambukan kepada seorang pelayan,,, " ucap Zhao
"apakah berita itu benar? " tanya raja
"benar yang mulia, hamba melihat dengan mata kepala hamba sendiri,,, " jawab Zhao
"baiklah aku akan melihat nya.." ucap sang raja
di lain sisi
di kediaman selir Yun
terdapat seorang pelayan yang berlari menghampiri selir Yun
"nyonya.. nyonya.. " ucap pelayan tersebut dengan nafas yang ngos-ngosan.
"ada apa, kenapa kau berlari? " tanya selir Yun
"hamba mendengar bahwa permaisuri sedang menghukum cambuk seorang pelayan yang membangkang... " ucap pelayan itu
di lain sisi.
di kediaman permaisuri,,,
Xiao Mey masih setia menonton pertunjukan nya, sedang kan Linlin sedang berpacu untuk mencabuk pelayan itu,,,
tiba-tiba datang sang raja.
Linlin yang melihat kedatangan sang raja langsung menghentikan kegiatan nya..
"ada apa ini, apa yang terjadi? " tanya raja..
lalu seketika ia melihat ke arah Xiao Mey, ia pun mematung,,, ia terus memandangi mata dan jidat Xiao Mey yang mulus...
"aku hanya memberikan dia pelajaran..." Ujar Xiao Mey
tiba-tiba datang selir Yun
"ada apa ini, permaisuri kenapa anda tega menghukum pelayan ini? " tanya selir Yun yang berpura-pura baik di hadapan raja
"aku hanya membalas perbuatan nya kepadaku, kenapa kau ikut campur?" tanya Xiao Mey
"permaisuri..... " bentak raja
"kenapa kau membentak ku, aku hanya bertanya kepada nya,," tanya Xiao Mey
"pelayan cepat bawa dia ke dalam dan obati lukanya" pinta Linlin
lalu para pelayan pun memopong tubuh pelayan itu yang sudah lemas terkurai...
"jangan kan pelayan, bahkan orang lain yang berani mengusik ku, akan ku buat mereka menderita " ucap Xiao Mey sambil menatap tajam raja sang selir Yun
Xiao Mey pun meninggalkan meraka, disusul Linlin...
"yang mulia maukah anda menemani saya minum? " tanya selir Yun
"Maaf kan aku yun'er aku masih banyak urusan, jika semua urusan ku telah selesai maka aku akan menemui mu,,,, " ucap sang raja lalu meninggalkan selir Yun dan lara pelayan
__ADS_1
selir Yun pun memberikan hormat kepada sang kaisar... lalu ia pun kembali ke kediaman nya
kembali di kediaman raja
nampak raja sedang memikirkan sesuatu yang membuat nya cemas,,, Zhao yang mengerti akan kegelisahan tuan nya,,
pun berkata ...
"hamba akan menyelidikinya yang mulia" ujar Zhao
mendengar suara Zhao membuat raja tersadar dari lamunannya,,,
"baiklah aku akan memberikan mu tugas untuk menyelidiki nya,,, " ujar raja
Zhao pun menganggukkan kepalanya dan pergi meninggalkan raja yang masih terus berfikir keras...
"bagaimana mungkin permaisuri dapat melakukan hal itu, bahkan dia tidak tega melihat orang lain tersakiti karena dia terlalu lemah.." tanya batin raja
malam hari pun tiba,
Xiao Mey sedang duduk membaca buku di ruang perpustakaan,,, sambil memakan makanan yang telah di sediakan oleh Linlin
tiba-tiba
pengawal berteriak "yang mulia raja telah tiba"
Xiao Mey yang mendengar nya pun tidak menghiraukan nya, ia kembali menatap bukunya
"apa yang sedang kau lakukan? " tanya raja
Xiao Mey tidak menghiraukan nya, pandangannya tetap kepada buku yang ia pegang...
"apakah ini caramu menyambut suami mu? " tanya kaisar dengan wajah yang kesal
"suami?,,, apakah aku punya suami.. bahkan orang yang menjadi suamiku menganggap ku sebagai sampah " ujar Xiao Mey
"apa kau marah ketika tahu bahwa aku menganggap mu sebagai sampah? " tanya raja.
"marah?,,, heh aku tidak selemah itu hanya karena satu julukan,,, bahkan aku akan marah jika kau tidak menganggap ku dengan sebutan itu... " ujar Xiao Mey yang pandangan nya masih setia kepada buku yang ia pegang...
"apa kau cemburu karena aku lebih menyayangi selir Yun di banding kau? " tanya kaisar
"cemburu itu hanya untuk orang yang mencintaimu,,, tapi aku tidak cemburu.. karena aku tidak mencintai mu... " ujar Xiao Mey
"kau.... " ucap sang kaisar yang marah
"kenapa kau memungut sampah ketika kau telah membuang nya, itu sama saja kau telah menjatuhkan harga diri mu sebagai seorang raja,,, kenapa kau tidak membunuh ku di banding harus mengusir ku,,,? " tanya Xiao Mey
"apa mau mu? " tanya kaisar
Xiao Mey beranjak dari tempat duduknya ,berjalan mendekati sang raja dan berkata
"untuk saat ini aku hanya ingin tubuhmu" ucap Xiao Mey dengan gerakan yang genit dan suara yang menggoda,,,
"cih bahkan rasanya aku mau muntah, tapi aku harus tetap kuat demi membalaskan dendam" ucap Xiao Mey dalam batinnya
raja yang melihat tingkah laku sang permaisuri pun langsung pergi meninggalkan nya...
"jika kau pikir aku akan menggoda mu maka kau salah, kau bahkan tidak lebih tampan dari idola ku,,, " ucap batin Xiao Mey.
Linlin yang melihat keberanian Xiao Mey merasa sangat kaget dan senang karena sekarang Xiao Mey bukan lah orang yang lemah,,,
hari demi hari pun berlalu semenjak kejadian di malam itu, raja tidak menampakkan dirinya lagi di hadapan Xiao Mey...
Di kediaman permaisuri...
" Meymey,,, besok adalah pesta ulang tahun ibu suri... "ujar Linlin
" ya, aku tahu..Linlin menurut mu apa yang harus aku berikan kepada ibu suri?" tanya Xiao Mey
"menurut ku ibu suri telah mempunyai segalanya, mungkin dengan kedatangan Meymey itu akan menjadi hadiah yang sangat spesial untuk ibu suri" jawab Linlin
"kenapa begitu? " tanya Xiao Mey
karena.........
ayo guys bantu vout dan like, jangan lupa tinggal kan jejak kalian ya☺
__ADS_1