
setelah mereka berbincang-bincang, Xiao Mey pun beristirahat dan memulihkan kondisi tubuhnya,,, karena besok adalah tahap awal dari rencana membekali diri untuk membalas kan dendam....
keesokan harinya,,, Xiao Mey bangun dari tidur nya ,,lalu melakukan sedikit aktivitas pagi seperti senam dan joging,,,, Linlin dan tabib yang melihat tingkah laku Xiao Mey yang aneh setelah bagun dari komanya merasa sedikit ada yang berbeda , seperti itu bukan jati diri dari Xiao Mey, tapi mereka tidak ingin berfikir terlalu jauh,,,karena mereka menganggap itu bagian dari bekal dirinya untuk balas dendam nanti,,,,
setelah 15 menit berolahraga, Xiao Mey pun masuk ke dalam rumah untuk menemui Linlin dan tabib,,,
"nyonya silahkan duduk,, makanan sudah siap,,,, " ucap Linlin sambil membukakan kursi untuk Xiao Mey duduk,,,
"nyonya, setelah makan,,, saya akan pergi mengambil obat-obatan untuk menyembuhkan luka nyonya,,, "
kata sang tabib sambil memandang penuh perhatian kepada Xiao Mey,,,
"Terima kasih tabib,,, maaf telah merepotkan anda, " ujar Xiao Mey
"tidak nyonya, itu sudah menjadi tugas saya, " balas sang tabib
"ah jangan panggil saya nyonya, bahkan umur saya lebih muda dari tabib,,, " ujar Xiao Mey
"bukannya nyonya adalah permaisuri dari Kekaisaran di negri ini? " tanya sang tabib
"iya memang tapi, lebih tepatnya sang permaisuri yang terbuang,,, " ucap Xiao Mey dengan wajah yang cemberut...
"tidak apa-apa nyonya, anda masih memiliki saya dan Linlin,,, kami akan selalu. mendukung anda dan akan menjadi kelurga anda... " ucap sang tabib untuk menghibur Xiao...
"oh ya paman, dimana istri paman , saya tidak melihat nya dari kemarin,,,, " tanya Xiao Mey sambil celingak -celinguk mencari keberadaan seseorang...
"oh itu,, istri saya sudah meninggal,,, dan sekarang saya tinggal sendiri,,, " ucap sang tabib dengan senyuman di bibirnya, padahal hatinya merasa rindu akan istrinya,,,
"maafkan aku paman, aku tidak tahu,,, ya sudah mulai sekarang paman akan aku anggap sebagai ayahku,,, " ujar Xiao May untuk menghibur sang tabib,,,
"benarkah itu nyonya?? " tanya sang tabib antusias
"benar, dan sekarang panggil aku Meymey,,, jangan panggil aku nyonya karena aku sekarang bukanlah nyonya kalian,,, aku sama seperti kalian hanya rakyat biasa,,,
" baiklah Meymey,,,, "jawab Linlin dan sang tabib bersamaan...
setelah adegan di meja makan sekarang, tabib pergi ke hutan untuk mengambil obat-obatan herbal untuk menyembuhkan luka di wajah Xiao Mey...
di satu sisi di dalam kamar, Xiao Mey sedang duduk termenung sambil mengingat kembali apa yang telah ia alami di kehidupan sebelum
nya
" apakah aku sudah di kubur?, apakah sih mak Lampir itu sudah ketangkap?, bagaimana nasib ibu dan ayah ketika mendengar kabar kematian ku,,,, aku berharap semuanya baik-baik saja,,,, "
__ADS_1
ucap Xiao Mey sambil memandang ke arah luar jendela,,,
tak lama kemudian paman chen (tabib) datang sambil membawa semangkuk obat untuk di oleskan di wajah,,, bisa di bilang
hampir sama dengan masker...
" Meymey,,, "ucap sang tabib...lalu masuk ke dalam kamar...
" ayah kau sudah pulang? "tanya Xiao Mey kepada sang ayah angkat nya...
paman chen yang mendengar Xiao Mey memanggilnya dengan sebutan ayah pun menjadi terharu, tak disangka air matanya menetes membasahi pipi nya yang sudah berkerutan...
" ada apa ayah? apakah ada yang menyakitimu? "tanya Xiao Mey dengan penuh perhatian..
" tidak nak, ayah hanya terharu ketika mendengar kau memanggilku dengan sebutan ayah,, karena selama ini tidak pernah ada orang yang memanggilku dengan sebutan itu,,,, "ujar sang tabib sambil menyeka air mata di pipinya
" oh,,, kalau begitu mulai sekarang ayah harus terbiasa dengan sebutan itu, karena anakmu ini akan selalu menggodamu,,,"
ujar Xiao Mey dengan nada menggoda...
" Hhha baiklah anakku,,, ayo sekarang di pakai dulu obatnya,,, "
ucap sang ayah, lalu mengoleskan obatnya di wajah putrinya...
sekarang kecantikan yang dimiliki oleh Xiao Mey merupakan sebuah anugrah yang di berikan Tuhan,,, ya kecantikan nya tampak berkali-kali lipat,,, bahkan sang dewi pun akan merasa minder akan kecantikan Xiao Mey,,,
"ya ampun, Meymey,,, apa ini benar kau? kau sangat cantik, bahkan aku pun akan iri di buatnya" ucap Linlin yang takjub dengan perubahan nyonya nya,,,,
"ah kau bisa saja Linlin,,,, " balas Xiao Mey dengan wajah yang merah merona....
"putriku sangat cantik,,, aku yakin di luar sana akan terjadi pertumpahan darah hanya untuk bisa memiliki putriku,,, " ucap ayah chen sambil mengelus kepala Xiao Mey...
"Meymey jika kau ingin keluar sebaiknya kau mengenakan cadar,,, " pinta Linlin
"kenapa begitu? " tanya Xiao Mey
"karena betul apa kata ayah chen, diluar akan terjadi peperangan yang besar hanya untuk memperebutkan dirimu,,,, " jawab Linlin,,,
"kau ini Linlin,,,tidak usah selebay itu,,, aku memang cantik tapi kecantikan ini jika aku perlihatkan sedari dulu, maka aku akan mati lebih cepat,,, karena orang-orang ingin menyingkirkan ku,,, bukannya bangga malah membawa mala petaka,,, tapi sekarang saatnya untuk menunjukkan kepada mereka bahwa aku Xiao Mey, adalah wanita yang cantik dan bukan lagi sampah,,, bahkan aku akan membuat mereka yang mengataiku sebagai sampah , merasa jijik sendiri dengan tubuh mereka ,,karena akan ku buat mereka seperti sampah,,,, "
ucap Xiao Mey dengan senyuman yang licik di bibir nya,,,
" ayah harap semoga kamu bisa membalas kan dendam mu itu,,, tapi ingat nak, berlama-lama dengan dendam itu tidak baik, setelah kau membalas kan dendam mu,,, kau sebaiknya kembali ke jalan yang benar,,,, karena ayah hanya ingin putri ayah menjadi seorang permaisuri yang baik dan bijak sana,,, "ucap ayah chen kepada putri nya...
__ADS_1
" tapi bagaimana ayah,jika aku tidak mau menjadi istri dari Kaisar sialan itu???,,, "tanya Xiao Mey kepada ayah nya
" ayah akan terus mendukung apapun pilihan mu nak,,,ayah akan selalu mendoakan kelancaran dan kebahagiaan putri ayah,"
ucap ayah chen....
" Meymey,,, kenapa kau ingin berhenti menjadi permaisuri??? "tanya Linlin
" aku hanya ingin membalas kan dendam ku,,, setelah selesai aku akan menjalani kehidupan ku dengan aman dan tentram,,, tapi jika memang takdir hidup ku adalah menjadi seorang permaisuri, maka aku akan melakukan nya,,, namun setelah aku memberikan hadiah kepada kaisar,,, "
ucap Xiao Mey sambil menampilkan senyum licik di bibirnya,,,,
" Baiklah,,, putri ku kalau kau ingin membalas kan dendamu,,, itu tidak cukup dengan wajah yang cantik saja,,, tapi kau harus membekali diri dengan ilmu bela diri,,, agar tidak ada yang berani macam-macam dengan mu, "
ujar ayah chen...
" iya ayah kau benar,,, ayah. maukah kau mengajariku bagaimana cara menggunakan pedang, panah, dan alat senjata lainnya?" tanya Xiao Mey
" tentu saja anakku, aku akan mengajarkan kepada kalian berdua ilmu bela diri agar kalian dapat melindungi diri kalian di luar sana,,, "
jawab ayah chen kepada putri-putrinya...
beberapa bulan telah berlalu, tak terasa kini tinggal menghitung hari, mereka akan kembali ke istana, setelah mereka melewati hari-hari yang panjang dan sangat melelahkan kini tinggal beberapa langkah lagi pembalasan itu akan segera terjadi,,, Xiao Mey sudah tidak sabar akan kedatangan hari itu,,,
hari ini Xiao Mey mengikuti Linlin pergi ke pasar untuk membeli bahan -bahan di dapur,,,
Xiao Mey menggunakan cadar agar dirinya tidak di kenali okeh orang-orang, bahkan ketika memakai cadar pun kecantikan Xiao Mey tidak dapat di sembunyikan,,,
sesampainya nya di pasar, orang-orang menatap heran kearah Xiao Mey,,, mereka bertanya-tanya siapa wanita itu, apakah dia sang dewi? kenapa sangat cantik meskipun wajahnya tertutup oleh kain, tapi itu tidak menutup kecantikan nya, bahkan dia tampak anggun dengan pakaian dan cadar seperti itu....
karena merasa risih akan tatapan orang-orang, Xiao Mey pun menyuruh agar Linlin mempercepat berbelanja nya, setelah selesai berbelanja,,, Xiao Mey dan Linlin pulang ke arah rumah ayah chen di dalam hutan,,, tapi tiba-tiba
"tolong,,, tolong kami, siapapun tolong kami,,,"
mendengar suara teriakan minta tolong ,,,
Xiao Mey dan Linlin pun menuju ke arah sumber suara,,,,,,,,,,,dan betapa terkejut nya mereka melihat.....
bersambung...
mohon doa dan dukungan nya ya teman", author baru pertama nulis novel,,, dan ini adalah hasil imajinasi author sendiri,,,jadi mari kita saling menyemangati!!! 🤝
jangan lupa like, vote dan tinggal kan jejak kalian ya para pembaca setia,,,, ☺
__ADS_1