Permaisuri Ku

Permaisuri Ku
di kawinin?


__ADS_3

malam hari pun tiba


nampak mesya yang sedang merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur


ia masih saja terus kepikiran dengan kejadian tadi


"ih bener bener deh,, nyebelin banget sih,,mas bima juga nggak ngabarin gue, minta maaf ke apa ke... " gumam mesya dengan penuh amarah


Tiba-tiba


tok. tok. tok.


"sayang turun yuk, ada Bima di luar,,, " ucap bunda di balik pintu


"iya bun,,, " sahut mesya dengan malasnya, ia pun berjalan membuka pintu


cklc... (suara pintu terbuka)


"sayang turun ya,, ada Bima di ruang tamu.. " ujar bunda


"iya bun,,, " sahut mesya dengan malas


"ya udah bunda tunggu ya, jangan lama lama" ucap bunda, lalu berlalu pergi


"cih, ngapain sih dia ke sini, awas aja ya kalo nggak minta maaf,, Dasar kaisar sialan.. " gumam mesya


5 menit


mesya pun turun dari tangga,, menuju ke ruang tamu


"sayang, kamu temenin Bima ya, bunda mau ke dapur dulu,,, " pinta bunda


"iya " sahut mesya


bunda pun pergi meninggalkan mereka berdua di ruang tamu


"ngapain kesini? " ketus mesya sambil berjalan ke sofa dan duduk,,


"aku mau ngajak kamu,,, " ucap Bima


"kemana, udah malem... " sahut mesya


"ada deh rahasia,,, " ujar Bima


"nggak bisa, ini udah malem nggak baik anak gadis keluar malem malem apalagi sama cowok... " ucap mesya


"tapi kan aku calon suami kamu,,, " sahut Bima


"masih calon kan? " tanya mesya


"emang kamu nggak ada niatan buat nge resmiin hubungan kita? " tanya Bima


"udah ahhhh,,, " sahut mesya yang tersipu malu


"hhe,, kamu lucu banget" ucap Bima sambil mendekati mesya


"eh kamu mau ngapain? " Tanya mesya yang sedikit was was


"sttt... aku cuman mau mastiin aja kalo kamu itu beneran marah apa nggak" ucap Bima


"ya marah lah,, " ketus mesya sambil mendorong badan Bima


namun dengan cepat Bima mengenggam tangan mesya, jarak di antara mereka sangat dekat,, bisa di bilang jika di lihat dari arah belakang terlihat seperti sedang berciuman


Tiba-tiba dari arah dapur terlihat bunda yang berjalan keluar mendekati ruang tamu...


betapa kaget nya ia melihat anaknya yang tampak seperti sedang melakukan adegan berciuman


dengan cepat ia mengabadikan momen itu dengan headphone nya, lalu mengirim kan nya ke mama Bima


💬Sinta


🖼 jeng kayak nya harus cepat cepat deh nikahin mereka nya , takut nya anak aku hamil duluan, 😅..


💬desi


aduh jeng kayak nya besok harus di nikahin,, maaf ya kalo nanti mesya nya hamil duluan, aku janji Bima pasti bakal tangung jawab kok😂


entah apa yang di pikir kan dua emak emak itu,, mereka seperti kembali ke masa muda dulu,, tak ingat umur


bunda pun mematikan handphone nya dan berjalan menghampiri mereka berdua


"ekhemm,,, " dehem bunda yang menyadarkan lamunan mereka


"Bima jangan terlalu dekat, bunda takut nya mesya nanti bakal hamil,,, " kehkeh bunda


"bundaaaa. " sahut mesya dengan wajah yang memerah

__ADS_1


Bima pun tersenyum tipis mendengar penjelasan dari bunda


"eh bun,, Bima izin pinjam mesya sebentar ya.. " Ucap Bima


"mau kemana? " tanya bunda yang mulai curiga


"eh, rahasia dong bun.. " sahut Bima


"ya udah tapi anak bunda jangan di apa apain dulu ya, nanti aja kalau udah sah" canda bunda


"Bima nggak janji ya bun, kalo nggak hilaf,,, " sahut Bima


mendengar hal itu bunda dan mesya pun terkejut di buat nya


"bim, bunda serius loh" ujar bunda dengan wajah yang serius


Bima yang melihat itu pun merasa canggung


"eh iya bun,," sahut Bima sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal


"ya udah , pulang nya jangan malem malem ya, kalo jam 9 mesya nya belum di pulangin, malam ini juga kalian nikah" ucap bunda dengan wajah yang serius


ingin rasanya bunda tertawa terbahak bahak, ketika melihat ekspresi anak dan calon menantu nya


"i.. iya bun,,, " sahut Bima yang gugup


Bima pun menarik tangan mesya untuk pergi


bunda yang melihat nya pun langsung mengabari tante desi


💬Sinta


jeng, aku udah ngejalanin rencana aku,, sekarang giliran kamu


💬desi


"ok Sin,, do'ain ya..


💬Sintia


pasti.. 👍


mereka tahu bahwa hubungan mesya dengan Bima saat ini sedang tidak baik,, mereka juga ingin agar Bima dan mesya segera menikah,, karena Bima yang selalu sibuk dengan urusan kantor nya sehingga membuat kedua emak emak itu menjalankan rencana nya


-


-


-


mereka pun turun dari dalam mobil, berjalan menghampiri tempat duduk di dekat kolam


"ngapain kamu bawa aku ke sini,,, " ketus mesya


"loh panggilan masnya mana? " tanya Bima


"nggak berlaku kalo aku lagi marah.. " sahut mesya


Bima pun tampak gemas dengan tingkah mesya


"kamu nggak nanya ngapain aku ajak kamu ke sini? " tanya Bima


"palingan mau minta maaf,, " sahut mesya yang to the poin


"yap,, Tebakan kamu bener banget sayang" ujar Bima sambil mengacak-acak kecil rambut mesya


"aku minta maaf ya, aku nggak peka,, " sambung Bima


"hmmm" sahut mesya sambil memalingkan wajah nya


"sayang,,, " ucap Bima sambil menarik wajah mesya ke pandangan nya


"maaf.. " ucap Bima dengan nada yang lembut


seketika hati mesya di buat tak karuan, jantung nya berdetak kencang


"i.. iya" sahut mesya yang gugup


mendapat penerimaan maaf dari mesya membuat Bima semakin bersemangat untuk mendekati wajah mesya, mesya pun memejamkan matanya


semakin dekat.. semakin dekat..dan


tiba-tiba, ada bola yang menimpuk kepala keduanya sejoli itu.


"auuuu... " ringis kedua pasangan itu


"siapa itu? " tanya Bima dengan suara yang tegas

__ADS_1


tak lama datang seorang anak kecil yang menghampiri mereka


"maaf paman, itu bola aku.. " ucap anak itu dengan wajah yang polos


"hey sayang jangan takut,, " ucap mesya sambil mengambil bola dan memberikan nya kepada anak itu


"di mana orang tua kamu? " tanya mesya yang lembut


"mereka ada di sana" ucap anak itu sambil menunjuk ke arah bangku di seberang sana


"oh ya udah, lain kali hati hati ya,, jangan main sembarangan, entar kalo kena kepala orang lagi bisa bisa kamu di marahin" ucap mesya dengan lembut nya


"iya tante maaf ya,, " sahut anak itu dengan wajah yang menggemaskan


melihat interaksi antara mesya dan anak itu, Bima pun di buat tersentuh, tidak salah lagi dia memilih mesya sebagai calon istri nya


anak itu pun berlari kecil meninggalkan mesya


mesya pun kembali duduk di kursi


"mau di lanjutin nggak? " goda Bima..


"apaan sih, nggak... " sahut mesya yang tersipu malu


melihat hal itu Bima pun tersenyum sambil mengacak-acak rambut mesya..


"selain minta maaf, aku ajak kamu ke kesini supaya kamu bisa liat bintang bintang di langit,, " ujar Bima


mendengar hal itu, mesya pun kembali teringat dengan percakapan mereka di masa lalu, ketika kaisar Lin berjanji akan membawa Xiao mey ke suatu tempat, agar Xiao mey dapat melihat bintang bintang dengan jelas


tak lama headphone Bima pun berbunyi


ddrrrttt.. (bunyi HP bima)


Bima pun melihat nama yang tertera di layar hpnya..


"mama" gumam Bima


📱"hallo ma? " sahut Bima


📱"......... "


📱"apa ma,,, tapi mama nggak apa apakan? " tanya Bima yang berubah menjadi panik


📱"......... "


📱"oke Bima pulang sekarang " sahut Bima


tut. tut. tut. ( panggilan berakhir)


"kenapa ? " tanya mesya yang ikut panik


"bunda sakit nya kambuh, aku harus segera pulang,,, tapi kamu,,, " ucap Bima yang menggantung


"nggak papah, aku ikut aja,, lagian kalo nanti di kawinin juga nggak papah, kan pada akhirnya kita bakal nikah juga " sahut mesya


mesya tak ingin terjadi apa apa dengan calon mertua nya, hanya karena Bima yang lebih memilih mendahulukan nya


"makasih ya sayang,, " ucap Bima


mesya pun menganggukkan kepala nya


mereka pun beranjak pergi dari taman,, menuju ke rumah bima..


di dalam mobil,, mesya nampak sedikit gelisah,, ia takut dengan ancaman bunda,,


Bima yang melihat nya pun merasa sedikit bersalah


"maafin aku ya sayang.. " ucap Bima sambil memegang kepala mesya


mesya pun hanya membalas nya dengan senyuman dan anggukan


waktu menunjukkan pukul 20:50


-


-


-


-


-


akankah bunda menepati ancaman nya?


akankah mereka langsung di kawin kan malam itu juga?

__ADS_1


nanti kan kelanjutan nya, jangan lupa like dan komen, author tunggu tanggapan kalian di kolom komentar ☺


__ADS_2