Permaisuri Ku

Permaisuri Ku
kembali ke istana


__ADS_3

setelah beberapa hari...


malam hari pun tiba,,, Xiao mey duduk di teras rumah sambil memandangi bintang di langit,,, tak lama datang kaisar Lin...


"kenapa kau duduk di sini sendirian? " tanya kaisar


"aku hanya ingin melihat bintang di langit,,, " jawab Xiao Mey


"aku tahu tempat yang bagus untuk melihat bintang" ujar kaisar


"benarkah, dimana? " tanya Xiao Mey antusias


"tapi tempat nya jauh dari sini.. " kata kaisar


"jauh?? memang nya tempat itu dimana? " tanya Xiao Mey


"itu berada di Kekaisaran Ming, jika kau mau setelah aku sembuh aku akan mengajakmu ke sana, agar kau bisa melihat bintang" ucap sang kaisar


"benar kah,,, aku ingin sekali ke sana tapi


aku masih punya banyak urusan disini yang harus aku selesai kan... " kata Xiao Mey


"memang nya ada hal penting apa? " tanya kaisar


"sejak kapan kaisar mempunyai hobi mengurusi urusan orang lain? " tanya Xiao Mey


"jika itu adalah hal yang mudah maka aku akan membantu mu,,, " kata kaisar


"jika hal itu adalah sesuatu yang sulit,,, bagaimana apa kau masih ingin membantu ku? " hanya Xiao Mey


"apa pun akan aku lakukan untuk membawamu bersama ku,,, aku akan melindungi mu,,, bahkan aku akan menjadikan mu permaisuri ku" kata kaisar dengan nada yang menggoda...


"andai kau tahu aku adalah adik ipar mu apakah kau masih menginginkan ku? " tanya Xiao Mey dalam batinnya..


"bagaimana, apakah kamu setuju,? " tanya kaisar


"setuju apanya"? tanya Xiao Mey


" jika aku berhasil membantu mu, maukah kamu menikah dengan ku? "tanya kaisar dengan raut wajah yang serius


seketika raut wajah Xiao Mey berubah ia di buat terkejut,,, bagaimana tidak, Xiao Mey adalah adik ipar nya bagaimana mungkin ia menikahi pria yang seharusnya menjadi kakak ipar nya,,,apakah akan terjadi kiamat? apa yang akan terjadi jika hal itu benar-benar terjadi,,,,


"aku akan mempertimbangkan hal itu,,, " jawab Xiao Mey


"aku akan setia menunggu mu,,,, " ujar kaisar..


"oh ya kapan kau akan kembali ke istana? " tanya Xiao Mey


"apa kau ingin mengusir ku? " tanya kaisar


"tidak, bukan itu maksud ku,,, sekarang keadaanmu telah membaik, bukankah sebaiknya kau kembali ke istana,,, agar dapat memimpin kerajaanmu?,,, jika kau tidak kembali secepatnya aku takut akan ada rakyat mu yang tidak mengenali rajanya... " kata Xiao Mey sambil tersenyum,,,


kaisar yang melihat senyum di wajah Xiao Mey samar-samar karena tertutup oleh kain,,, bisa merasakan kehangatan yang belum pernah ia dapatkan, dengan hal itu ia semakin bertekad untuk menjadikan Xiao Mey permaisuri nya...


"aku akan kembali besok,,, tapi aku janji kita akan bertemu lagi,,, itu janjiku sebagai seorang kaisar,,, " ucap kaisar Lin


"hamba merasa terhormat yang mulia" ucap Xiao Mey sambil menundukkan kepalanya...


"aku akan menggunakan kesempatan itu untuk membalas kan dendam ku kepada raja sialan itu" ucap batin Xiao Mey,,,


keesokan harinya kaisar Lin Dan para penggawal bersiap-siap untuk berangkat...


"paman Terima kasih karena telah mengizinkan kami untuk tinggal beberapa hati di rumahmu,,, dan terimakasih telah mengobati kami,,, " ujar kaisar Lin


"itu sudah menjadi tugas hamba yg mulia,,, " jawab ayah chen.


"yang Mulia saya berharap kita masih bisa bertemu lagi,,, " ucap Linlin

__ADS_1


"saya juga berharap demikian,,, nona Mey, saya akan sangat merindukan anda, " ucap sang kaisar


"ah,, i,, iya saya juga" jawab Xiao Mey yang merasa canggung..


"yang mulia kudanya sudah siap,,, " ucap salah satu pengawal.


"baiklah, kalau begitu saya pergi dulu,,, " ucap kaisar lalu pergi bersama Pengawal


mereka pun pergi meninggalkan tiga orang yang masih menatap kepergian mereka,,,,


"Meymey hari ini kita akan kembali ke istana karena masa Pengasingan nya telah selesai,," ucap Linlin


"baiklah... " jawab Xiao Mey


"balas dendam ku baru saja di mulai,,, kalian bisa menikmati kebahagiaan kalian, yang hanya tinggal menghitung hari, sebelum aku merenggut semuanya dari kalian ,sama seperti kalian yang merenggut kebahagiaan ku,,, " ucap batin Xiao Mey sambil tersenyum licik


tak lama datanglah 2 orang pengawal kerajaan menggunakan kereta,,, mereka datang atas perintah Kaisar untuk menjemput sang permaisuri...


"hey kalian keluar lah,,, " teriak salah satu pengawal...


"ada apa? " tanya Linlin yang keluar karena mendengar suara teriakan...


"cepatlah bersiap karena kita akan kembali ke istana,,, " ucap salah satu pengawal dengan nada merendahkan


tak lama muncul di balik pintu Xiao Mey yang menggunakan pakaian yang sederhana tapi itu justru menampilkan kesan elegan,,,


"kenapa kau berteriak? " tanya Xiao Mey


para pengawal yang melihat Xiao Mey pun merasa heran sekaligus di buat takjub akan kecantikan Xiao Mey,, meskipun ia menggunakan kain penutup,,,


"dimana permaisuri,,, cepatlah suruh dia keluar karena kita akan segera berangkat... " ucap sang pengawal


"apa kau tidak di ajarkan sopan santun,,, kenapa kaisar bodoh ini merekrut orang-orang yang tidak tahu tatakrama,,, " ucap Xiao Mey


"memang nya siapa kau berani berpendapat seperti itu tentang yang mulia raja? " tanya sang pengawal...


"bagaimana mungkin,,, bukankah wajah permaisuri...


" ada apa dengan wajah ku? "tanya Xiao Mey yang sudah tersulut emosi


" ti.. tidak, Maaf kan kami yang Mulia,," ucap dua pengawal sambil membungkuk memberi hormat,,,,


"baiklah ayo cepat segera berangkat,,, " ujar Xiao Mey...


"ayah maaf kan aku karna tidak bisa membawa ayah bersama ku, aku berjanji jika aku sudah mendapatkan kesempatan maka aku akan menjemput ayah,,, aku juga akan mengirimkan banyak hadiah dan uang untuk kelangsungan hidup ayah,,, percayalah ini hanya untuk sementara waktu,,," ucap Xiao Mey meyakinkan ayah nya


"ayah akan selalu mendukung mu,,, dan ayah berharap semoga kau mendapatkan kebahagiaan di sana,,, jangan lupakan ayah nak" ucap ayah chen sambil mengelus kepala Xiao Mey,,,


"tidak ayah, aku tidak akan melupakan mu,,, kau tunggu saja kedatangan ku untuk menjemput mu,,, " ucap Xiao Mey...


"iya anakku, " ucap ayah chen...


Linlin dan Xiao Mey pun berjalan menaiki kereta kuda,,,


sesampainya di dalam kereta , mereka pun melambaikan tangan keluar kepada sang ayah,,,


dan yang di lambaikan hanya menatap dengan air mata


sekarang ia kembali menyendiri karena kedua putri nya telah pergi meninggalkan nya,,,


ditengah perjalanan...


"Linlin, apa menurutmu kaisar akan menggenali wajah ku ini?" tanya Xiao Mey


"menurut saya, kaisar tidak akan mengenali Meymey, karena Meymey yang dulu dan sekarang sangat berbeda," ucap Linlin


"baiklah aku mengerti,,, " jawab Xiao Mey

__ADS_1


setelah menepuh perjalanan yang cukup memakan waktu,,, akhirnya mereka pun tiba di pintu gerbang kerajaan,,,


disana sudah terdapat beberapa pelayan yang menyabut kedatangan sang permaisuri,,,


Xiao Mey dan Linlin pun turun dari dalam kereta,,


betapa terkejut nya para pelayan dan pengawal yang menyambut kedatangan mereka, melihat sosok wanita memakai kain untuk menutupi wajahnya,,,


"apakah itu permaisuri? " bisik seorang pelayan yang bisa di dengar oleh Xiao Mey...


seketika kepala pelayan yang mendengar nya pun, memandang sinis ke arah pelayan tadi, dan orang yang di pandang pun langsung menundukkan kepala nya.


"selamat datang nyonya,,, " ucap wanita paruh baya yang tidak lain adalah kepala pelayan,,,


ia adalah bibi sun, selaku kepala pelayan di istana,,,selama ini Xiao Mey yang asli selalu menggap bibi sun sebagai ibu nya, karena kebaikan sang bibi,,,


bibi sun selalu mengobati setiap luka yang Xiao Mey dapat dari perlakuan orang-orang yang menyakiti nya,,,,


"silahkan nyonya" ucap bibi sun sambil mempersilahkan masuk...


ketika masuk ke dalam istana, ia melihat pemandangan yang luar biasa,,, bahkan ini lebih indah dari imajinasi nya,,, tapi setiap sudut tempat ini menjadi saksi bisu akan penderitaan Xiao Mey,,, ia pun teringat kembali sepenggal ingatan penderitaan yang di alami oleh Xiao Mey,,, ingatan itu membuat nya semakin bersemangat untuk membalas kan dendam


tidak lama berjalan ,,, ia pun papasan dengan rombongan selir yu,,, selir kesayangan kaisar, yang juga telah membuat nya menderita.


dari kejauhan...


"siapa wanita yang memakai cadar itu? " tanya keheranan selir yu...


"itu adalah permaisuri Xiao Mey... " jawab saat satu pelayan nya


"berani-beraniya di masih bisa menampakkan wajah jeleknya,,, cih apa dia ingin menggoda kaisar dengan penutup wajah itu,,,? " tanya Selir yu, yang menahan emosi...


rombongan selir yu pun menghampiri Xiao Mey


"permaisuri kau sudah kembali,,, ku pikir kau sudah mati,, " ujar selir yu dengan nada mengejek


"memang nya kenapa kalau aku mati,,, dan kenapa juga kalau sudah kembali,,, apa kau takut aku akan mengambil kaisar darimu?,, cih, ,bahkan aku saja jijik, ketika memandang wajahmu,,, " balas Xiao Mey...


"kau, berani sekali kau,,, apa kau sedang menggejekku?, ku peringatkan kau, bahkan sekarang kaisar lebih menyayangi ku di banding kan kau permaisuri nya" ucap selir yu dengan nada merendahkan...


"aku harap itu akan bertahan lama, karena mungkin kedepannya aku akan menggantikan posisi mu di hati kaisar" ucap Xiao Mey


"cih bahkan aku mau muntah karena berpura-pura menyaingi mu mendapatkan hati kaisar sialan itu,, " ucap batin Xiao Mey


"kau... " ucap selir yu sambil mengangkat jari telunjuk kepada Xiao Mey,


"tolong turunkan jarimu yang berharga itu, selir yu,,, karena aku takut kedepan nya jari mu itu akan terpisah dengan tanganmu,,, " ujar Xiao Mey,


lalu rombongan Xiao Mey pun meninggalkan rombongan selir yu


"kenapa dia jadi seberani ini kepadaku, bahkan dulu ketika aku gertak sedikit saja dia langsung memohon-mohon kepadaku,,, " ucap batin selir yu...


di lain sisi, Xiao Mey tengah berada di kediaman nya, kediaman bunga persik,


ia melihat sekeliling nya, tampak nuansa yang asri dan hijau, terdapat satu kolam besar disana juga ada semacam bangunan gubuk bisa di bilang itu tempat minum teh dan bersantai,,,


Xiao Mey pun menghampiri tempat itu lalu duduk mengistirahatkan tubuhnya...


"nyonya,,, apa nyonya mau saya buatkan minuman? " tanya bibi sun


"iya bi,,, dan tolong sekalian dengan makanan ringan ya bi,, " ucap Xiao Mey yang di balas anggukan kepala bibi sun...


bibi sun pun pamit untuk mengambil kan minuman dan makanan...


tak lama kemudian bibi sun datang dengan membawa minuman dan beberapa macam makanan ringan


tanpa mereka sadari,,, dari tadi ada sepasang mata yang mengamati mereka dari kejauhan..........

__ADS_1


siapakah dia??? penasaran,,,,ayo ikuti terus kisahnya, ,, jangan lupa vout dan like ☺


__ADS_2