Permaisuri Ku

Permaisuri Ku
kampus


__ADS_3

keesokan harinya,,,


mesya pergi ke kampus di antar oleh Ayah nya , karena Bima ada urusan mendadak di kantor jadi dia tidak bisa menjemput mesya di rumah


sesampainya di kampus


mesya berjalan di Koridor kampus, sambil memainkan HP nya


tiba-tiba ia menabrak seseorang di depan nya


bruk


"auuuu... " ringis mesya


mesya pun mengangkat kepala nya


"lo.. " sahut mesya sambil menunjuk ke arah Jimmy


"kamu nggak papah? " tanya Jimmy


"nggak kok,. " ucap mesya


yang tersadar


" lain kali kalo lagi jalan jangan main HP,, " ucap Jimmy


"iya... " ucap mesya


"eh kamu mau ke kelas ya? " tanya Jimmy


"iya,,, " sahut mesya


"ya udah bareng aja! " ucap Jimmy


mesya dan Jimmy pun berjalan bersama sama menuju ke arah kelas


sesampainya di kelas, semua mata pun menatap ke arah Jimmy dan mesya


"mesya,,, " panggil bela


"eh, bel "sahut mesya


mesya pun berjalan ke arah bela


"kok kalian bisa barengan? "


"iya tadi ketemu di jalan" sahut mesya


mesya dan Jimmy pun duduk di tempat mereka masing-masing


"mes... " bisik bela


"hmmm... " sahut mesya


"kalo gue perhatiin nih ya, lo tambah deket aja deh sama si Jimmy" ucap bela


"bel, udah deh,, gue tuh bentar lagi mau nikah" ucap mesya yang kesal


"apa?, secepat itu? " tanya bela


mesya pun menganggukkan Kepala nya


"kapan? tanya bela

__ADS_1


" tiga hari lagi,, "sahut mesya


" gila lu, jadi nikah ya? " tanya bela


"iya bela putri... " ucap mesya dengan suara yang sedikit kencang


"ada apa mes? " tanya Jimmy


"nikah.. eh maksud nya nggak Papah" sahut mesya yang keceplosan


"nikah siapa yang nikah? " tanya Jimmy


"kucing tetangga gue" sahut bela


mereka semua pun menertawakan bela dan Jimmy


-


waktu telah selesai, kini mesya dan bela berjalan menuju ke kantin


sesampainya di kantin


" mes lo pesen apa? "tanya bela


" bakso aja... "sahut mesya


" kalo lo? "tanya bela kepada Jimmy


" samaiin aja" sahut Jimmy


"ok,, gue pesen dulu ya... " ucap bela


lalu berjalan meninggalkan mereka di tempat duduk


"nanya apa? " sahut mesya


"kamu udah...


tiba-tiba


" drrrttt.... (bunyi HP mesya)


"tunggu sebentar" ucap mesya lalu mengangkat telepon


"***hallo mas... " mesya


" sayang, pulang nanti aku jemput ya, sekalian mau fitting baju... " Bima


"oh ok,..


" ya udah nanti kalo udah pulang kabarin ya.." ucap Bima


"iya mas... " sahut mesya


tut. tut. tut***.


"siapa mes? " tanya Jimmy yang penasaran


"oh itu, ada deh.. " ucap mesya


" abang kamu ya? "tanya Jimmy lagi


" eh... itu..

__ADS_1


tiba-tiba bela pun datang dan mengagetkan mereka


"woy, pada ngomongin gue ya.. " ucap bela


"apaan sih bel,, ge-er siapa juga yang ngmongin lo, nggak ada topik lain apa? " ucap mesya


"yeh gini-gini gue juga cantik, pasti lo pada ngiri kan, makanya lo ngomongin gue" ucap bela yang di akhiri dengan tawa


"eh bel, kayak nya gue nggak jadi pulang bareng lo deh... " ucap mesya


"lah kenapa? " tanya bela


"soalnya gue ada urusan mendadak! " ucap mesya


"lo mau beli cincin? " tanya bela


"nggak mau fitting baju" sahut mesya


Jimmy yang mendengar nya pun menjadi semakin bingung


"wait.. wait.. ini maksudnya apa sih? " tanya Jimmy


"oh iya gue lupa kalo ada Jimmy" ucap bela


"emang kenapa kalo ada gue? " tanya Jimmy


"kasih tau nggak mes? " tanya bela kepada mesya


"dari pada dia gangguin gue, mending di kasih tahu aja,, kan sekarang zaman nya udah beda,, dia nggak bakal ngelakuin hal bodoh lagi iya kan? " tanya batin mesya


mesya pun menganggukkan kepala nya


"gini, jadi mesya itu mau nikah,, " ucap bela dengan suara yang pelan agar tidak kedengaran yang lain


"apa, nikah? " teriak Jimmy


seketika mereka pun menjadi pusat perhatian


"eh,, bocil pelen pelen aja dong kalo ngomong, ada masalah apa sih,, sini berantem! " ucap bela yang mulai emosi


"maaf maaf, gue refleks,, tapi beneran mesya lo...? " tanya Jimmy sambil melirik ke arah mesya


mesya pun menganggukkan kepala nya kembali


"nggak ini nggak mungkin,,, mesya harus jadi milik gue, apa yang udah gue suka, nggak boleh jadi milik orang lain" gumam Jimmy


tak lama pesanan mereka pun datang,


mereka menghabiskan makan mereka dengan hening


nampak Jimmy yang selalu melirik ke arah mesya


mengetahui hal itu, mesya nampak acuh tahu


-


-


-


-


-

__ADS_1


jangan lupa like dan komen, semoga kalian suka❤


__ADS_2