Permaisuri Ku

Permaisuri Ku
akhir


__ADS_3

setelah selesai makan lisa pun mengajak raffi untuk bermain di taman, dan mesya ia masih sibuk untuk membereskan meja makan selesai mereka sarapan tadi


"mas kamu nggak kerja? " tanya mesya


"nggak sayang, hari ini aku libur" ucap Bima


"kok libur? " tanya mesya


"iya sayang,kan aku mau ngabisin waktu berdua sama kamu, mumpung raffi lagi main di luar,,, " ucap Bima sambil memeluk mesya dari belakang


mendengar hal itu dari suami nya, mesya pun menggelengkan Kepala nya Seraya tersenyum


setelah selesai beberes, mesya pun mengambil tas belanjaan dan berniat untuk pergi ke supermarket


"sayang mau kemana ? " tanya Bima


"aku mau ke supermarket, beli bahan-bahan dapur, udah pada habis " ucap mesya


"ya udah kalo gitu, aku temenin ya" ucap Bima


"iya... " sahut mesya


mereka pun akhirnya pergi menaiki mobil, dan menuju ke supermarket


-


di lain sisi, nampak raffi yang sangat bersenang-senang, ia bermain bola bersama dengan lisa


"ayo aunty tendang bola nya" ucap raffi


lisa pun menendang bola dengan cukup kencang namun bola nya menggelinding bukan ke arah raffi tapi berbelok ke arah lain


"nggak papah aunty biar nanti afi yang ambilin" ucap raffi


raffi pun berjalan mengikuti bola yang menggelinding tersebut


dan tiba-tiba bolanya berhenti di bawah kaki seorang pria


melihat hal itu, pria itu mengambil bola di kaki nya


"ini bola siapa? " Gumam pria tersebut


tak lama raffi pun datang


"paman, itu bola milik aku... " ucap raffi


"ini bola milik kamu? " tanya pria itu


raffi pun menganggukkan kepala nya


"kembaliin paman, afi mau main" rengek raffi


"oke paman kembaliin tapi ada syaratnya! " Ucap pria itu


"apa syarat nya? " tanya raffi


" syarat nya paman boleh ikutan main ," ucap pria itu


mendengar hal itu raffi pun sedikit berfikir


"Baik paman,,, " ucap raffi


Tiba-tiba lisa pun datang menghampiri raffi


"afi dari mana aja kok lama? " tanya lisa


melihat kecantikan lisa pria itu pun tertegun


"cantik " Gumam pria itu


melihat orang asing yang bersama dengan raffi, lisa pun sedikit cemas


"afi kamu nggak papah?, siapa orang ini? " tanya lisa kepada raffi


"oh, hallo nama saya fahri" ucap pria itu sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat


(yang tak lain adalah Zhao di masa lalu)


"oh.. / ayo afi kita main lagi" ucap lisa yang tidak memperdulikan tangan dari fahri


fahri yang melihat itu pun langsung menarik tangan nya kembali

__ADS_1


"Paman kembaliin bola afi" ucap raffi kembali


"eh tadi kan paman udah bilang, paman bakal kembaliin bola nya kalo kamu mau ajak paman main bareng " ucap fahri


"he.. udah tua juga nggak mau ngalah sama anak kecil,,, inget umur dong kak" ucap lisa


mendengar hal itu fahri pun terkehkeh, pasalnya baru kali ini dia di kata-katai oleh seorang wanita, karena selama ini dia selalu di puji oleh para wanita yang tergila-gila padanya


"ya udah paman boleh ikut main" ucap raffi polos


"afi sayang, kita kan nggak kenal sama paman ini, jadi jangan langsung main trima aja" ucap lisa dengan nada yang lembut


"tapi kan tadi saya sudah memperkenalkan diri saya,,, iya kan afi? " tanya fahri kepada raffi


raffi pun menganggukkan kelapa nya


"sudah lah aunty, kasian paman,kayak nya nggak ada yang mau main sama dia,, lagian kan aunty juga nggak bisa main bola" ucap raffi dengan polos nya


mendengar hal itu fahri pun tersenyum tipis


karena merasa malu dengan ucapan raffi, lisa pun mengalah


"oke baik, aunty kalah...tapi ingat ya, jangan nakal nakal, jangan nyusahin paman... " ucap lisa


raffi pun menganggukkan Kepala nya kembali


akhirnya lisa membiarkan raffi untuk bermain dengan fahri, di sela-sela bermain, fahri selalu melirik ke arah lisa,


lisa yang melihat hal itu pun langsung mngalihkan pandang nya ke arah lain, dengan pipi yang sudah merona dan senyum yang terukir di bibir nya


-


di lain sisi,


di supermarket


mesya dan Bima sedang melihat/memilih bahan-bahan dapur,,


"mas kamu hari ini mau di Masakin apa? " tanya mesya


"apa aja yang penting kamu yang masak" ucap Bima


"boleh,,,,,apa aja sayang, yang penting kamu yang masak, kalo kamu nggak masak juga nggak Papa, aku kan bisa makan kamu" ucap Bima yang langsung menggigit daun telinga mesya


melihat apa yang di lakukan suami nya, mesya pun menggeliat karena merasa geli


"ih mas,,, malu tahu ini kan di tempat umum" bisik mesya


"Hhhe klo gitu lanjutin di rumah ya? " bisik Bima kembali


mereka pun terkehkeh menyadari aksi mereka kepergok pengunjung yang lain


Tiba-tiba


"mesya.... " panggil seseorang


mesya dan Bima pun langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah suara


betapa terkejut nya mereka melihat Jimmy yang datang dengan seorang wanita hamil yang tak lain adalah (selir Yun)


"Jimmy.. " Gumam mesya


melihat hal itu dengan cepat Bima langsung menarik tangan mesya, dan menyembunyikan nya di balik punggung kekarnya


"mau apa lagi kamu? " tanya Bima dengan nada yang ngegas


"kamu tenang dulu bim, aku nggak bakal ngapa ngapain kok, aku cuman mau minta maaf sama kalian" ucap Jimmy


mendengar hal itu mesya pun keluar dari balik punggung Bima


"aku udah Maafin kamu kok... " ucap mesya


"makasih ya mes, maaf sebelumnya,,, waktu itu aku benar-benar sakit,,, " ucap Jimmy


mendengar hal itu mesya pun menganggukkan Kepala nya


lalu matanya tertuju pada wanita hamil yang ada di samping Jimmy


"oh ya kenalin ini karin istri aku,, sekaligus dokter yang udah ngerawat aku" ucap Jimmy


"hallo saya karin,.. " ucap karin sembari mengulurkan tangan untuk berjabat tangan

__ADS_1


"mesya... " sahut mesya yang langsung berjabat tangan


"aku udah dengar semua nya dari mas Jimmy.. " ucap karin


"i.. iya.. " sahut mesya


"kamu nggak perlu takut, sekarang Jimmy udah berubah kok... " ucap karin


"iya aku percaya... " sahut mesya


"oh ya mes, setelah kejadian itu, aku di bawah ke rumah sakit untuk rawat, setelah keadaan aku membaik pak lim langsung bawa aku ke menjalani terapi,,, dan karin ini dokter yang menangani aku... " ucap Jimmy


"emang jodoh nggak bakal kemana" Gumam mesya


"kau tahu jim,karena ulah mu mesya menjadi trauma... dan tidak mau bertemu dengan orang-orang termasuk aku, tapi untung lah lambat laun dia mulai membaik " ucap Bima


"masss.... " ucap mesya


"nggak papah kok mes, aku udah tahu semua nya dari pak lim,,, sekali lagi maaf ya! " ucap Jimmy


"iya aku udah maafin kok,, " sahut mesya pun dengan tersenyum


"ya udah kalau begitu kami permisi dulu ya.. " ucap karin


"iya hati-hati, lancar sampai lahiran ya..." ucap mesya


"iya, terimakasih.. " sahut karin


Jimmy dan karin pun berjalan meninggalkan Bima dan mesya


melihat hal itu Bima pun merasa heran


"sayang,, kamu nggak---- " ucap Bima


"mas, aku udah lupain semua nya,, biarkan itu jadi pelajaran dan pengalaman untuk kita" ucap mesya


"sayang,, aku bersyukur Banget dapat istri kayak kamu udah cantik, pinter, pemaaf lagi pokok nya paket komplit deh" ucap Bima


melihat hal itu mesya pun tersipu malu..


Bima pun langsung memeluk mesya dan mengecup pucuk Kepala nya


Tiba-tiba


"mohon perhatian, bagi pasangan yang sedang berpelukan di tempat buah dan sayuran , dimohon untuk melanjutkan mesra mesranya di rumah ya pak, buk,,, karena banyak mata jomblo yang menagis melihat keuwuan ini,,, " ucap seseorang di balik mikrofon


mendengar hal itu semua pengunjung pun langsung menatap ke arah Bima dan mesya,


karena merasa malu, mereka pun langsung melepaskan pelukan nya, dan terkehkeh karena untuk ke dua kalinya mereka tertangkap basah sedang bermesraan di tempat itu


"mass sih... main peluk peluk aja" bisik mesya


"nggak Papah sayang, kan peluk istri sendiri" bisik Bima kembali


mendengar hal itu mesya pun langsung mencubit perut Bima


"auuu atit cayang... " ucap Bima dengan nada manja


"ihh udah tua nggak inget umur" bisik mesya kembali


mereka pun tersenyum mengingat kembali kelakuan mereka yang telah membuat mata para jomblo terdonai 😅


-


-


-


-


-


-


tamat....


makasih ya guys, 🤧 udah mau mampir di cerita nya author,,, oh ya author punya cerita baru , judulnya " Gadis kecil CEO" di jamin nggak bakal kalah seru deh, author tunggu kedatangan kalian...


author juga minta tanggapan kalian tentang novel ini, author tunggu di kolom komentar ya,,


sekali lagi Terima kasih 🙏

__ADS_1


__ADS_2