Permaisuri Ku

Permaisuri Ku
titik puncak


__ADS_3

di lain sisi,,, selir yu sedang menjalankan rencana nya


ia memanggil pelayan pribadi nya,,, mereka terlihat seperti sedang berbisik


melihat hal itu Xiao Mey pun curiga..


setelah acara menari selesai, kini giliran pemberian kado,,,


banyak para tamu dari kalangan bangsawan yang memberikan hadiah berupa emas, pedang, batu giok dll,,,


sampai pada giliran kaisar Lin


"hari ini adalah hari ulang tahunmu adik, maka aku sebagai kakakmu, akan memberikan mu hadiah yang paling istimewa,,, yang tak pernah kau dapat kan sepanjang ulang tahun mu,,, " ucap kaisar Lin


mendengar hal itu kaisar Jin tampak bingung, namun tak menampik ia juga tersenyum


tak lama datang dua orang pengawal yang membawa mentri Tang


melihat hal itu selir Yun pun sontak berdiri


Xiao Mey yang melihat nya pun tersenyum simpul


"apa maksud mu? " tanya kaisar Jin yang melihat kedatangan salah satu mentri istana nya


"ini adalah hadiah dariku,,, " ucap kaisar Lin


kaisar Jin pun mengerutkan dahinya pertanda butuh kejelasan


"ayo bicara lah,,, " ucap kaisar Lin kepada mentri Tang


"ya,,, yang mulia... " Ucap mentri Tang terbata bat


"ada apa? " tanya kaisar Jin


"hamba mohon ampun... " ucap mentri Tang sambil bersujud


"ada apa ini, kenapa kau bersujud di hadapan ku? " tanya kaisar Jin


"hamba telah melakukan kesalahan yang besar,,, tolong ampuni hamba,,, " ucap mentri Tang


"kesalahan apa yang kau perbuat? " tanya kaisar Jin..


"se... sebenarnya,,, hamba adalah salah satu dari orang yang telah memfitnah yang mulia permaisuri... " ucap mentri Tang


"apa?" ucap kaisar Jin


melihat hal itu para tamu pun langsung ikut berdiri


"cepat katakan yang sebenarnya.. " bentak kaisar Jin


"sebenarnya hamba adalah salah satu orang yang telah memfitnah Permaisuri dan ingin mencelakai nya,,, " ucap mentri Tang


"dalam hal apa kau memfitnah nya? " tanya kaisar Jin


"sebenarnya waktu pernikahan yang mulia hamba dan seseorang telah merencanakan pembunuhan permaisuri, hamba membantu nya untuk menyingkirkan sang permaisuri... " ucap mentri Tang


di lain sisi selir Yun tampak panik dan pucat


"siapa seseorang itu? " tanya kaisar Jin


"di... dia adalah .... "


"cepat katakan" bentak kaisar Jin


"selir Yun... " jawab mentri Tang


mendengar hal itu semua kaisar Jin pun menatap selir Yun diikuti mata para tamu


"i.. itu tidak benar yang mulia,,, " ucap selir Yun


"apa yang dia katakan itu benar,,? cepat katakan! " bentak kaisar Jin


"ti... tidak,,, " selir Yun


" itu semua memang benar,,, "suara seseorang yang menjawab pertanyaan kaisar Jin


ya dia adalah sang ratu dari Kerajaan timur


" itu benar yang mulia, karena aku juga membantu nya,,, "ucap sang ratu


mendengar hal itu kaisar wang selaku suami nya, menarik tangan ratu untuk duduk dan diam


" tidak yang mulia, aku ingin menebus semua dosa dosaku,,, biar kan aku melakukan nya, jika setelah ini kau mau menghukum ku, maka aku akan Terima, "ucap sang ratu pada kaisar wang


" Len yu,,, "ucap selir Yun sambil menatap ke arah sang ratu

__ADS_1


"apa yang sebenarnya terjadi? " tanya kaisar Jin


ia di buat bingung


"yang sebenarnya terjadi ialah, selir Yun yang marah karena pernikahan mu dengan permaisuri terjadi, sehingga ia memerintah kan ayahnya untuk membantu nya tak lupa pula aku dan mentri Tang membantu nya selaku sahabat... sampai dimana pernikahan kalian benar-benar terjadi, karena hal itu ia menjadi marah dan melampiaskan nya kepada ayah nya karena menganggap ayah nya yang tidak becus,,, setelah kematian ayahnya,, ia melaporkan kepada mu bahwa orang yang telah membunuh ayahnya adalah orang suruhan permaisuri,,ia mengatakan bahwa ayahnya mati karena demi melindungi putri nya... dan dia juga yang telah memfitnah permaisuri,,, sampai sampai permaisuri di asingkan ke luar istana " ujar sang ratu


mendengar hal itu kaisar Jin pun merasa geram dan menatap tajam ke arah selir Yun


"yang mulia,,, aku bisa menjelaskan nya... " ucap selir Yun


"tak ada yang perlu kau jelaskan, semuanya sudah jelas,,, pengawal,, " teriak kaisar Jin


pengawal pun datang


"bawa dia dan masukan ke dalam penjara " ujar kaisar Jin


"tidak yang mulia,,, " ucap selir Yun sambil berjalan ke arah kaisar Jin,,, memohon agar di ampuni,,,


"ku mohon jangan hukum aku, aku.... "


"ahhhh.. " teriak Xiao Mey sambil memegang perutnya


"ada apa Me'er? " tanya kaisar Jin panik


"sakit,,, sakit sekali,,, " ucap Xiao Mey sambil memegang perutnya dan satu tangan nya meremas lengan kaisar Jin terlihat ia yang sudah basah dengan keringat


"cepat panggil kan tabib,,, " teriak kaisar Jin


"apa yang terjadi,,, ? " tanya kaisar Jin panik


melihat hal itu kaisar Lin pun tersenyum simpul


"wah tak ku sangka ternyata calon istri ku ini sangat pandai Berakhting,,, " batin kaisar Lin


tak lama datang tabib,,,


pemeriksaan pun di lakukan di tempat itu juga, karena khawatir terlalu lama di tangani maka akan semakin parah,,,


setelah memeriksa keadaan Xiao Mey,,, wajah tabib pun berubah menjadi pucat,,,


"ada apa, apa yang terjadi,, apa istri dan anakku baik baik saja? " tanya kaisar Jin


sang tabib pun terdiam


"maafkan hamba yang mulia,, tapi yang mulia permaisuri mengalami keguguran... " ucap sang tabib sambil menundukkan Kepala nya


mendengar hal itu selir Yun pun tersenyum penuh kemenangan


para tamu di buat kaget...


bahkan yang lebih kagetnya ada di kaisar Jin


"tidak,,, ini tidak mungkin,,, anakku,,, " teriak kaisar Jin


"maaf bila hamba lancang nyonya, tapi apa yang Anda makan,, karena dari pemeriksaan hamba mendapati ada racun di tubuh nyonya, meskipun tak berbahaya tapi mungkin itu adalah salah satu penyebab dari keguguran ini,, " ucap tabib


flashback


melihat selir Yun dan pelayannya yang sedang berbisik, ia lalu meminta LinLin untuk membawakan nya minuman,,, ya minuman yang tak biasa, yang di dalamnya terdapat racun yang tak mematikan, tapi efeknya sih peminum akan merasakan sakit perut yang ringan hingga bermandi mandi keringat...


setelah LinLin menyajikan minuman nya, tak lama pelayan selir Yun pun datang membawa kan air minum untuk kaisar Jin dan Xiao Mey


Xiao Mey telah mengetahui, apa yang sedang di rencanakan oleh selir Yun dan pelayan nya itu,,,


setelah memberikan air di atas meja milik Xiao Mey dan kaisar Jin. pelayan itu pun beranjak pergi,,, terlihat wajah selir Yun yang sedang mengembangkan senyum nya,,,


pada saat acara di mulia dan para penari mulai menari, Xiao Mey melihat ke arah selir Yun ,, di rasa cukup aman untuk meminum gelas miliknya, kemudian


Xiao Mey pun meminumnya,,,


selir Yun yang membuang pandangan ke arah Xiao Mey, ia tersenyum licik


flashback and


mendengar sang tabib yang mengatakan hal itu, kaisar Jin pun menatap ke arah Xiao Mey dengan tatapan sayu


"aku tadi hanya meminum minuman yang di sajikan di meja ku,, " Xiao Mey


"siap yang menyajikan minuman di meja permaisuri? " bentak kaisar Jin


di sisi lain, tampak pelayan selir Yun yang sedang ketakutan...


"cepat katakan... " bentak kaisar Jin


"sa,,, saya yang mulia,,, " ucap pelayan selir Yun

__ADS_1


"kau...? "


plak...


bunyi itu menggema di seluruh ruangan,,, ya bunyi tamparan dari kaisar Jin


"siapa yang menyuruh mu melakukan itu? " bentak kaisar Jin


kini kaisar Jin sudah tersulut emosi,,, ia tak lagi bisa menahan amarah nya


"cepat katakan" bentak kaisar Jin lagi


"i,, itu,,, saya sendiri yang mulia,, " ucap sang pelayan


ia berbohong, karena tak mau majikan nya terkena masalah lagi


"bukankah kau pelayan nya selir Yun? " tanya kaisar Lin


"apa ini semua rencana mu dan Selir Yun? " Tanya kaisar Lin


mendengar hal itu kaisar Jin pun menatap tajam ke arah selir Yun


selir Yun yang sudah tidak sanggup lagi, ia pun mulai angkat suara


"iya,,, memang itu rencana ku, Hhha Lihat sekarang, siapa yang menang,,, aku telah memenangkan pertarungan ini, anak yang kau bangga banggakan itu sekarang telah tiada,,, " teriak selir Yun


mendengar hal itu kaisar Jin pun marah dan


plak...


suara tamparan lagi, menggema di seluruh ruangan...


kali ini tenaganya lebih kuat sehingga membuat sang korban mengeluarkan darah di sudut Bibir nya...


"ternyata aku salah menilai mu, kau bahkan tidak layak untuk ku sebut sebagai manusia,,, apa karena aku terlalu memanjakan mu, sampai sampai kau nekat melakukan ini? " bentak kaisar Jin


"kenapa,,, apa karena permaisuri yang sekarang bukanlah permaisuri yang dulu,,, dia yang sekarang jauh berbeda dari yang dulu, apa karena kecantikan nya yang membuat kau lupa diri, dan meninggalkan ku,,, ingat bahkan dulu kau sangat membenci nya, dan menganggap nya hanya sampah,,, " ujar selir Yun yang tak mau kalah


mendengar hal itu, ibu suri pun mendekati kaisar Jin dan melayang kan tamparan keras


plak...


"apakah ini yang ibu ajarkan padamu, bagaimana cara menghargai wanita mu,,??, kau memperlakukan permaisuri mu, dengan sangat kejam demi wanita simpanan mu ini? " tanya ibu suri sambil menunjuk ke arah selir Yun


kaisar Jin pun terdiam


"ibu kecewa sama kamu,,, ibu malu punya anak seperti kamu,,, " ucap Ibu suri


lalu ia berjalan menghampiri Xiao Mey


"nak maaf kan lah suamimu,,, ia telah di butakan oleh cintanya,,, sampai sampai ia melupakan tanggungjawab nya sebagai suami yang baik,,, " ucap Ibu suri


"apa selama ini kau mendapatkan perlakuan yang tidak baik ? " tanya ibu suri dengan lembut


"saatnya beraksi" batin Xiao Mey


"ibu, apakah kau tahu betapa tersiksa nya diriku dengan pernikahan ini,,, aku tidak mendapat kan cinta dan kasih sayang dari suamiku,,, aku bahkan dia anggap sampah olehnya,,, dan aku bahkan di asingkan oleh nya karena di tuduh ingin melukai wanita kesayangan nya,,, bahkan sampai di luar istana pun, wanita itu menyuruh pembunuh bayaran untuk membunuh ku, untung saja aku masih bisa selamat, dan sampai hari ini, aku masih bisa berdiri di sini di hadapan semua orang,,, "ucap Xiao Mey dengan sedikit menagis,, ia pun mengeluarkan air mata buaya nya..


mendengar hal itu kaisar Jin pun mengatakan


. " Maaf kan aku Me'er, aku salah,,, tolong maafkan aku,,, aku adalah laki-laki terbodoh yang telah menyia nyiakan wanita sebaik dan setulus dirimu,, sekali lagi aku minta maaf,, maafkanlah diriku,,, mari kita rajut dari awal cinta kita" ucap kaisar Jin sambil memohon dan memelas, tak lupa pula ada air mata penyesalan di sana


"nak... ---


" ibu apa kah, permintaan ku masih berlaku? "tanya Xiao Mey


permintaan yang pernah dijanjikan ibu suri kepada Xiao Mey, bahwa dia akan menuruti semua permintaan Xiao Mey


" iya nak,,, kau mau apa? "tanya ibu suri lembut


" aku ingin bercerai dengan yang mulia" ucap Xiao Mey


-


-


-


-


-


-


jangan lupa like dan komen readers,, nantikan kelanjutan nya, ya...

__ADS_1


__ADS_2