Permaisuri Ku

Permaisuri Ku
rumah bordir


__ADS_3

keesokan harinya Xiao Mey pun mengantarkan Kaisar Lin sampai di depan gerbang istana...


"jika kau sudah selesai dengan urusan mu, tunggu lah kedatangan ku,,, aku akan menjemput mu sebagai istri ku,,, aku bersungguh-sungguh,,, " ujar kaisar Lin


"aku akan mencoba membuka hati ku kembali, semoga kau bisa mendapatkan hatiku " Ujar Xiao Mey


"itu pasti" Jawab Xiao Mey


kaisar Lin pun menaiki kuda milik nya...


setelah kepergian kaisar Lin... kaisar Jin pun datang


"apa kau tidak senang dengan kepergian kaisar Lin? " tanya kaisar Jin


"bukan urusan mu,,, " jawab Xiao Mey lalu berjalan meninggalkan kaisar Jin


dan sang kaisar hanya mematung sambil menatap kepergian Xiao Mey


di kediaman permaisuri


"Linlin apa kau tahu informasi tentang mentri Tang? " tanya Xiao Mey


"bukankah dia adalah salah satu mentri di istana? " tanya Linlin


"iya kau benar,,, apa kau tahu sesuatu tentang dia? " tanya Xiao Mey


"yang aku tahu dia adalah orang terkaya di desa nya, " Jawab Linlin


"apa ada yang lain? " tanya Xiao Mey


"yang aku dengar dia suka bermain-main dengan banyak wanita,,, dia juga sering datang ke rumah bordir... " ujar Linlin


"tempat apa itu? " tanya Xiao mey


"itu tempat untuk para p****cur" ujar Linlin


"apa kau tahu dimana tempat itu? " tanya Xiao


"iya, itu ada di pasar..., yang datang ke tempat itu adalah para kaum pria dari kalangan pejabat,,, " Ujar Linlin


"berarti kita harus menyamar menjadi laki-laki,,, untuk bisa masuk ke sana,,, " ujar Xiao Mey


"untuk apa Meymey kesana? " tanya Xiao Mey


Xiao Mey pun menceritakan apa yang terjadi yang ia dengar dari Kaisar Lin


"kalau begitu nanti malam kita akan keluar istana,,, " ujar Xiao Mey


Linlin pun menganggukkan kepalanya pertanda setuju


malam hari pun tiba


di rumah bordir


Xiao Mey dan Linlin masuk ke dalam rumah bordir dengan menyamar sebagai seorang pria


"salam tuan,, " ujar seorang wanita yang tak lain adalah pemilik rumah bordir tersebut


"silahkan masuk tuan,,, kami punya wanita yang sangat cantik dia adalah primadona di sini " ujar wanita tersebut


"hmmmm,,, " balas Xiao Mey


mereka pun masuk dan mencari tempat duduk


setelah mereka mendapat kan tempat duduk, mereka pun akhirnya duduk,,,


meraka menatap ke segala arah mencari sosok yang mereka incar...


"yang mana orang nya? " tanya Xiao Mey kepada Linlin


Xiao Mey tidak mengenali mentri Tang karena yang sekarang adalah Meysa bukan Xiao Mey yang asli,,, dari ingatan nya pun, ia tidak menemukan akan kehadiran mentri Tang


"yang itu... " ujar Linlin


sambil menunjuk ke arah mentri Tang


mentri Tang terlihat sedang bersenang-senang dengan para wanita-wanita penggoda itu...


"baiklah... " ujar Xiao Mey


sambil menatap mentri Tang


tak lama Xiao Mey pun menghampiri mentri Tang di susul Linlin


"salam tuan,,, bolehkah aku duduk di disini? " tanya Xiao Mey


"siapa kau,,,? " tanya mentri Tang


"aku adalah seorang pedagang,,, aku juga merupakan orang terkaya di desaku,,, aku punya banyak cabang tokoh di pasar,,,, " ujar Xiao Mey


"hmmm sepertinya jika aku berteman dengan nya aku akan kecipratan sedikit hartanya, " ujar batin mentri Tang


"baikalah silahkan.... " mentri Tang


Xiao Mey dan Linlin pun duduk...


Tiba-tiba seorang wanita penggoda itu mendekati Xiao Mey dan menggoda nya...


"tuan... " ujar wanita itu dengan suara yang menggoda...


"cih ku pikir hanya di dunia ku saja yang punya banyak wanita seperti ini,,, ternyata ini sudah ada sejak zaman dulu,,," ujar batin Xiao Mey


"eh... tidak, aku sudah punya seorang kekasih.." ujar Xiao Mey sambil menghindar dari wanita itu


wanita itu pun menjadi marah lalu berpaling ke arah mentri Tang


"ada apa gerangan tuan datang,,, bukankah kata tuan, tuan sudah mempunyai kekasih, ? " tanya mentri Tang


"itu benar,,, aku datang ke sini hanya untuk melihat-lihat saja,,, aku juga sedang mencari seseorang yang bisa di ajak kerja sama,,, " ujar Xiao Mey


"kerja sama apa? " tanya mentri Tang


"aku akan membuka sebuah tokoh lagi di sekitar sini,,, dan aku memerlukan seseorang untuk membantu ku, " ucap Xiao Mey


"wah kamu begitu anda datang kepada orang yang tepat,,, aku adalah seorang pebisnis yang handal,,, kau bisa mempercayakan ku sebagai seorang teman,,,, " ujar mentri Tang


"tapi aku mencari orang yang bermain bersih,,, tidak pernah memanfaatkan orang lain" ujar Xiao Mey


seketika mentri Tang pun tertegun mendengar hal itu,,,, ia merasa tersinggung dengan perkataan Xiao Mey karena selama ini dia memanfaatkan selir Yun untuk memberikan nya uang tutup mulut


tapi ia kembali berfikir mungkin maksud dari Xiao Mey adalah dia ingin orang yang jujur agar dia bisa mempercayai nya sebagai seorang patner


"aku adalah orang yang bermain bersih,,, aku jujur dalam berteman dan berbisnis, " ujar mentri Tang

__ADS_1


"baiklah jika kau adalah orang yang jujur maka aku percaya,,, besok aku akan menemui mu lagi di tempat ini,,, dan kita akan mulai membicarakan tentang bisnis yang akan kita jalankan,,,, " ujar Xiao Mey


"kau sudah masuk ke dalam perangkap ku dasar manusia serakah " ujar batin Xiao Mey


"baiklah tuan,,,, " Ujar Mentri Tang


"kalau begitu aku akan pulang dulu, besok aku akan menemui mu lagi,,, " ujar Xiao Mey


lalu Xiao Mey dan Linlin pun pergi meninggalkan tempat itu,,,mereka pun kembali ke istana,,,


sesampainya di istana mereka pun masuk melalui pintu belakang,,,


di kediaman permaisuri


terlihat kaisar Jin yang sedang berdiri di depan pintu kamar Xiao Mey...


ia seperti sedang mencemaskan sesuatu...


setelah berganti pakaian, Xiao Mey pun menghampiri kaisar Jin...


kaisar Jin yang melihat kedatangan Xiao Mey pun berjalan mendekati Xiao Mey


"dari mana saja kau? " tanya kaisar Jin


"apa peduli mu? "tanya balik Xiao Mey


" aku peduli karena kau adalah istri ku, bagaimana jika sampai terjadi sesuatu padamu... "ucap kaisar Jin yang cemas


" peduli? heh darimana saja kau selama ini,,, apakah ketika aku sedang terluka, kau mencemaskan ku?, apa peduli mu,,, bahkan selama ini kau yang sudah membuat ku menderita,,, "ujar Xiao Mey yang kesal


" aku tahu, aku salah,,, Maaf kan aku,,, "ujar Kaisar Jin dengan nada penyesalan


" maaf? apa dengan maaf kau bisa mengembalikan semuanya,,, bahkan dengan kata maaf pun luka ku tidak bisa di obati,,, "ujar Xiao Mey


" aku memang suami yang bodoh,,, aku telah menyia - nyiakan istri ku,,, "ucap kaisar Jin


" istri?,,, ketika wajahku sudah cantik baru kau anggap aku istri mu?, jika saja aku tidak berubah menjadi cantik,,, apa kau akan tetap menganggap ku sebagai istri mu? "tanya Xiao Mey yang sudah tersulut emosi


" aku tahu,,, aku minta maaf, kita mulai lagi dari awal,,, aku janji aku akan mencintai mu sepenuh hati,,, "ujar Kaisar Jin untuk meyakinkan Xiao Mey


" jika kau ingin mencintai ku sepenuh hati,,, maka ceraikan selir Yun,,, aku tidak suka berbagi suamiku dengan wanita lain, "ujar Xiao Mey


seketika kaisar Jin pun terdiam,,, ia tidak bisa menjawab perkataan Xiao Mey


" itu yang kau bilang akan mencintai ku sepenuh hati?,,, bahkan kau saja tidak bisa menuruti permintaan ku,,, "ujar Xiao Mey


" pergilah,,, karena sampai kapanpun aku tidak akan memberikan kesempatan kepada mu lagi untuk mengisi hati ku,,, "ucap Xiao Mey


lalu berjalan masuk kedalam kamarnya


dan di luar kamar Kaisar Jin masih mematung,,, sambil menatap kepergian Xiao Mey,, ia bahkan tidak bisa melakukan Apa-apa,,,


cinta yang ia punya untuk selir Yun kini mulai pudar seiring dengan hadirnya Xiao Mey yang baru kembali dari pengasingan nya,,,


lalu ia pun pergi meninggalkan kediaman Permaisuri dan kembali ke kediaman nya


di kediaman kaisar Jin


"zhao, menurut mu apa yang harus aku lakukan? " tanya kaisar Jin


"menurut hamba, yang mulia harus mengikuti kata hati yang mulia,,,, " jawab Zhao


"tapi untuk sekarang aku tidak tahu mana yang harus aku pilih,,, " ujar Kaisar Jin


"bagaimana jika aku mengatakan cinta kepada permaisuri tapi di lain sisi aku tidak tega melepaskan selir Yun, karena dia adalah cinta pertama ku,,, " tanya Kaisar Jin


"yang kita hadapi adalah masa sekarang,,, jadi yang akan menemani kita adalah orang yang kita cintai saat ini,,,, " ujar Zhao


"kau benar,,, Terima kasih atas saran mu,,, " Ujar kaisar Jin


"lalu apa yang akan yang mulia lakukan selanjutnya? " tanya Zhao


"aku sudah memikirkan nya,,, aku akan mencintai permaisuri dan membuat nya jatuh cinta kepada ku,,, " Jawab kaisar


"lalu bagai mana dengan selir Yun...? " tanya Zhao...


"untuk sekarang aku tidak punya alasan untuk melepaskan nya,,, tapi dalam waktu 3 bulan ini selama masa hukuman selir Yun, aku akan bekerja keras untuk mengambil hati permaisuri,,, " ujar kaisar Jin


Zhao pun hanya menganggukkan Kepala nya


di lain sisi di kediaman permaisuri


"Linlin.... " teriak Xiao Mey


tak lama Linlin pun datang


"iya Mey Mey? " tanya Linlin


"kau kirimkan surat ku ini kepada kaisar Lin,,, " ujar Xiao Mey sambil memberikan sebuah gulungan kertas kepada Linlin


"baik... " ujar Linlin,,,


Linlin pun mengambil gulungan kertas itu,,, lalu pergi meninggalkan Xiao Mey


"sebentar lagi kau akan tahu jawaban atas dilema mu, suami ku sayang,,, " ujar batin Xiao Mey sambil tersenyum licik


keesokan harinya Xiao Mey pun pegi ke rumah bordir itu dengan penyamaran nya


sesampainya Xiao Mey di depan rumah bordir


Tiba-tiba ada seseorang yang berjalan mendekat kearah Xiao Mey


dan ternyata itu adalah kaisar Lin


"siap yang sedang kau tunggu? " tanya kaisar Lin,


suara sang kaisar itu membuat Xiao Mey terkejut dan langsung berbalik ke belakang


"kau,,, " Xiao Mey


"apa kau sedang menunggu ku? " tanya kaisar Lin sambil senyum-senyum


"apa kau sudah selesai dengan ocehan mu, sebaiknya kita masuk, karena pasti dia telah menunggu,,, " ujar Xiao Mey


"ternyata calon istri ku ini sangat pintar menyamar, bahkan ia lebih tampan dariku " ucap kaisar Lin dengan nada menggoda


Xiao Mey yang mendengar itu pun langsung berjalan masuk, ia tidak menghiraukan ocehan kaisar Lin


dan kaisar Lin yang melihat itu pun menjadi gemas akan tingkah laku Xiao Mey


sesampainya di dalam,,, mereka melihat-lihat ke sekitar mencari keberadaan seseorang


tak lama mata mereka tertuju di meja pojok,,, ya itu adalah meja yang di tempati mentri Tang

__ADS_1


mereka pun menghampiri mentri Tang


"maaf membuat mu menunggu,,, " ucap Xiao Mey


"tidak Apa-apa, aku juga baru sampai,," mentri Tang


mentri Tang pun menatap kearah kaisar Lin


untung saja dia tidak mengenali kaisar Lin


karena kaisar Lin menyamar menjadi rakyat biasa, dengan dandanan yang lusu


Xiao Mey yang mengerti akan tatapan mentri Tang pun , memperkenalkan kaisar Lin


"eh dia adalah salah satu anak buah ku, " ujar Xiao Mey


kaisar Lin yang mendengar hal itu pun langsung menatap tajam Xiao Mey


"oh baiklah... " ujar mentri Tang


"baiklah bisa kita mulai? " tanya Xiao Mey


"silahkan,,, " jawab mentri Tang


"baik,,, aku berencana akan membuka sebuah rumah makan, yang akan kita kelola bersama, dengan begitu kita bisa membagi dua hasilnya,,, " ujar Xiao Mey...


"baik, aku setuju,,,, lalu kapan akan di mulai? " tanya mentri Tang


" 1 atau 2 hari lagi,,,, " ujar Xiao Mey


"baik.... " ujar mentri Tang


"tuan aku dengar ada seseorang orang yang lebih handal dalam hal ini,,, " ucap kaisar Lin kepada Xiao Mey


yang ini merupakan salah satu dari rencana mereka


"benarkah,,, siapa itu? " tanya Xiao Mey


"kalau tidak salah dia juga merupakan salah satu mentri di istana,,, tapi dia di kabarkan telah meninggal,,, karena di bunuh oleh orang suruhan permaisuri,,, " ujar Kaisar Lin


mentri Tang yang mendengar itu pun langsung terdiam sambil menatap kaisar Lin


"benarkah,,, sayang sekali,,, kenapa permaisuri bisa setega itu? " tanya Xiao Mey


"aku dengar dia juga merupakan ayah dari selir Yun,,, " ucap kaisar Lin


"apakah permaisuri punya dendam dengan selir Yun? " tanya Xiao Xiao


mendengar hal itu, mentri Tang pun angkat bicara


"yang aku tahu,,, permaisuri ingin menyingkirkan selir Yun, tapi di halang oleh ayahnya,, dan akhirnya sang ayah yang meninggal... " ujar mentri Tang


seketika Xiao Mey dan kaisar Lin pun menatap tajam ke arah mentri Tang


"apa....?, itu hanya rumor yang aku dengar dari orang-orang,,, " ujar mentri Tang


"sayang sekali,,, jika saja aku bisa mengungkap kebenaran nya,,,maka permaisuri akan memberikan ku hadiah yang besar,,, karena aku pernah bertemu dengan nya ia,,, ia sangat baik dan ramah,,, tapi entah kenapa begitu banyak rumor yang tersebar tentang nya,,,, " ujar Xiao Mey


"aku juga mendengar rumor yang mengatakan bahwa sang permaisuri memiliki wajah yang buruk dan tidak bisa melakukan apa-apa,,, tapi setelah perayaan yang mulia ibu suri,,, rumor kembali menyebar yang mengatakan bahwa wajah sang permaisuri sangat cantik,dan dia bahkan sangat lincah dalam memainkan pedang ,,,dan rumor yang tersebar sebelumnya itu hanya di buat-buat saja, " ujar kaisar Lin


"berarti ada kemungkinan, rumor yang mengatakan bahwa permaisuri membunuh ayah dari selir Yun itu juga tidak benar,,, " ujar Xiao Mey


"jika saja tuan bisa mengungkap kasus ini, maka permaisuri akan memberikan apa saja kepada tuan dengan begitu tuan bisa meminta semua emas dan koin,,, dan itu akan membuat tuan akan bertambah kaya " ujar kaisar Lin


mentri Tang yang mendengar itu pun langsung tergiur dengan ucapan kaisar Lin...


" jika tuan bisa mengungkap siapa di balik kasus pembunuhan ini, apa yang akan tuan minta? "tanya mentri Tang


" tentu saja emas dan dan koin sebanyak mungkin... "Jawab Xiao Mey


" lalu jika tuan sudah mendapatkan nya, apakah saya bisa kebagian sedikit? "tanya mentri Tang...


" tentu saja,,, bahkan seluruh bisnis milikku bisa kau ambil,,, aku akan memberikan nya kepadamu,,,, dan akan pindah ke kota lain,," ujar Xiao Mey


mendengar hal itu mentri Tang pun langsung menjadi senang


melihat raut wajah mentri Tang yang senang,,, Xiao Mey dan kaisar Lin pun tersenyum


"kau sudah masuk ke dalam perangkap ku,,, tidak ku sangka kau akan tergiur secepat itu,," ujar batin Xiao Mey


"baiklah, maka aku akan membantu mu untuk mengungkapkan kasus ini,,,, " ujar mentri Tang dengan senyuman di wajahnya...


"hmmm baik... " ujar Xiao Mey


tak lama mereka pun meninggalkan rumah bordir itu dan berjalan santai melewati pasar.. mereka melihat-lihat ke sekitar banyak pernak-pernik yang di jual,,,


dan ketika Xiao Mey membuang pandangannya ke sebelah kanannya,,, ia melihat ada yang menjual kalung yang sangat cantik,,,, ia pun menghampiri pedagang tersebut


"mari silahkan tuan,,, " ucap sih pedagang wanita


"berapa harganya? " tanya Xiao Mey


"itu hanya 3 perak, tuan... " jawab sang pedagang wanita


"baiklah aku akan mengambil yang ini,, " ujar Xiao Mey sambil mengambil uang di kantong nya...


"pilihan tuan sangat bagus,, saya yakin pasti kekasih tuan akan sangat menyukai nya,,, " ujar sang pedagang


Xiao Mey yang mendengar nya pun seketika menatap kaisar Lin,,,. mereka pun melemparkan senyuman


"ini tuan,,, " ujar sih pedagang sambil memberikan kalung tersebut...


"ini uangnya... " Jawab Xiao Mey sambil memberikan uang dan mengambil kalung tersebut...


dan pada saat Xiao Mey berjalan menghadap ke belakang,,, Tiba-tiba ada seekor kuda yang terlepas dan hampir menabrak Xiao Mey


melihat hal itu kaisar Lin pun langsung menarik tangan Xiao Mey yang membuat Xiao Mey jatuh ke dalam pelukannya,,,


setelah kuda itu melewati meraka, Xiao Mey pun tersadar dan langsung menjauh dari dada sang kaisar


seketika suasana menjadi canggung


mereka berdua pun menjadi salah tingkah


pedagang wanita yang melihat itu pun tertawa geli, melihat tingkah meraka berdua


tapi dia juga merasa kasian kepada mereka


"ya ampun kasian sekali,,, padahal mereka sangat tampan dan pasti banyak wanita-wanita di luar sana yang akan tergila-gila dengan ketampanan mereka,,,


tapi seperti nya meraka lebih nyaman berdua saja" ucap batin sih pedagang sambil Menggeleng-gelengkan kepala nya...


😂😂😂

__ADS_1


jangan lupa like dan tinggal kan jejak kalian guys☺


__ADS_2