Permaisuri Ku

Permaisuri Ku
mabuk


__ADS_3

malam hari pun tiba, Xiao Mey duduk di depan meja rias di kamarnya, ia mengingat kembali kejadian yang telah terjadi...


senyum di bibirnya tak bisa di sembunyikan,,,


ia merasa sangat puas dengan apa yang di lakukan oleh nya dan di bantu oleh kaisar Lin


#flashback......


"aku sudah tahu semua nya,,,, " ucap kaisar Lin


"lalu apa yang akan kau lakukan, jika kau telah mengetahui kebenarannya? " tanya Xiao Mey


" aku akan membantu mu..dan aku akan menepati janjiku "ujar kaisar Lin


" baiklah,,, tapi jawabanku masih sama,, aku akan mempertimbangkan nya,,, "ujar Xiao Mey


"dan jawaban ku akan tetap sama,,, aku akan menunggu mu" jawab kaisar Lin dengan senyum yang tulus di wajahnya...


#*flashback................


oke kembali ke cerita*.


"kalau di pikir-pikir kaisar Lin juga lumayan,,, " ujar Xiao Mey sambil senyum-senyum


Tiba-tiba


Darkk....


bunyi pintu yang di banting


Xiao Mey pun terkejut lalu ia melihat kedatangan seseorang


itu adalah kaisar jin,,, ia sudah hilang kendali karena alkohol.


"hey Xiao Mey,,, cepat kemari dan sambut kedatangan suami mu,,, " ujar kaisar sambil sempoyongan di depan pintu


"ya ampun kenapa dia tidak bisa membiarkan aku hidup dengan tenang? " tanya Xiao Mey kepada dirinya sendiri...


"kenapa... kenapa kau bermesraan dengan laki-laki lain di hadapan ku, kenapa? " tanya kaisar


iya terus saja mengoceh dan melantur


Xiao Mey pun mengambil kendi yang berisi arak di tangan kaisar...


"Linlin,,, cepat kemari, " teriak Xiao Mey


tak lama Linlin pun datang


"iya Meymey ada apa?" tanya Linlin


lalu ia pun membulat kan matanya ketika melihat sang raja yang telah hilang kesadaran nya di pelukan Xiao Mey


"cepat bawa dia keluar... " ujar Xiao Mey


"baik... " jawab Linlin


Tiba-tiba


"aku tidak mau,,, jangan paksa aku,,, aku hanya ingin bersama dengan permaisuri ku" ujar kaisar yang tambah ngelantur...


"tapi aku tidak mau bersama dengan mu,,, " kata Xiao Mey


"kenapa? apa kau ingin bersama dengan laki-laki itu? , Xiao Mey aku adalah suami mu,, aku yang lebih berhak atas dirimu, aku minta maaf karena telah membuat mu menderita,,, aku minta maaf karena telah menyakiti mu,,, tolong maafkan aku permaisuri ku,,, " ujar sang kaisar sambil memegang kedua bahu Xiao Mey


" andaikan saja tadi ada handphone,,, sudah aku rekam kau,,,, "ucap batin Xiao Mey


" Linlin cepat bawa dia keluar,,, aku sudah tidak tahan dengan bau nya,,, "ucap Xiao Mey


" baik.... "ucap Linlin


dan ketika Linlin hendak meraih tangan kaisar...


kaisar lebih dulu berjalan ke arah tempat tidur milik Xiao Mey,,, ia pun merebahkan tubuhnya dan langsung tertidur


" ehhh jang disitu ,,, itu tempat tidurku,,, "ucap Xiao Mey sembari membangun kan sang kaisar,,,


tapi hasilnya sia-sia, kaisar telah berpetualang di dunia mimpi nya,,,


" Meymey, lalu kau akan tidur dimana? " tanya Linlin


"aku akan tidur bersamamu... " Jawab Xiao Mey


"tapi aku tidur di kamar pelayan,,, " ucap Linlin


"ya berarti aku akan tidur di kamar pelayan" ucap Xiao Mey


"lalu kaisar bagaimana? " tanya Linlin

__ADS_1


"biarkan saja dia di situ,,, besok setelah dia Bangun tolong jemur kasur dan ganti seprei nya ,,, karna bau arak itu akan menempel,,, aku benci bau minuman,,, " ujar Xiao Mey


mereka pun pergi meninggalkan kaisar yang sudah tertidur lelap,,,


keesokan harinya


kaisar bangun dari tidurnya,,, ia merasakan sakit di kepala nya,,,


"dimana aku? " tanya kaisar


tiba-tiba Xiao Mey pun datang


"kau sudah bangun,,, cepatlah pergi karena aku akan mengganti seprei nya " ujar Xiao Mey


kaisar yang mendengar ucapan Xiao Mey pun langsung salah paham, otaknya sudah travelling kemana-mana


"apakah aku tidur di kamar ini semalam? " tanya kaisar


"hmm... " balas Xiao Mey


"berarti aku menghabiskan malam ku bersamamu? " tanya kaisar antusias


"jangan bermimpi terlalu tinggi yang mulia, karena kalau jatuh itu sakit,,, semalam kau tidur disini dan aku tidur di kamar pelayan... " ujar Xiao Mey


"kenapa kau tidak tidur bersama ku? " tanya kaisar dengan wajah yang sedikit kecewa


"aku tidak tahan dengan bau minuman" jawab Xiao Mey


"oh baiklah, berarti nanti malam aku akan kembali lagi ,tapi tidak dalam keadaan minum


agar kita bisa menghabiskan malam bersama... " ujar kaisar


"bermimpilah kau selagi itu gratis" ucap batin Xiao Mey


"cepat lah pergi ,,kau tahu pagi-pagi sekali selir kesayangan mu itu telah membuat keributan di seluruh istana,,, " ujar Xiao Mey


"apakah kau cemburu,? " tanya kaisar


"jawaban ku tetap sama, aku tidak cemburu karena aku tidak mencintai mu... sekarang cepat lah pergi " ujar Xiao Mey


seketika raut wajah kaisar berubah menjadi marah,,, ia pun pergi meninggal kan Xiao Mey,,,


Di lain sisi


di kediaman selir Yun


"nyonya... " ucap seorang pelayan


"yang mulia raja telah kembali,,,, " ucap sang pelayan


"benarkah?,,, tapi dimana yang mulia tidur semalam,,? " tanya selir Yun


"i.. itu, yang Mulia terlihat keluar dari kediaman permaisuri,, " ucap pelayan


"apa?,,, jadi kaisar bermalam di tempat Permaisuri itu, keterlaluan ,,, ini tidak bisa di biarkan, " ujar selir Yun


ia pun pergi menghampiri kaisar di kediaman nya...


Di kediaman kaisar..


"selir Yun telah tiba" teriak seorang pengawal


selir Yun pun masuk ke dalam ruang kerja sang kaisar,,, ia melihat kaisar dengan rambut acak-acakan karena marah akan perkataan Xiao Mey...


ia pun berjalan mendekati sang kaisar


"yang mulia anda kemana saja, hamba mencari anda kemana-mana, " ujar selir yun


"Yun'er bisakah kau tinggalkan aku sendiri,,, aku sedang tidak ingin di ganggu... " ucap sang kaisar tanpa memandangi wajar selir Yun...


"tapi kenapa yang mulai,,, ? " tanya Selir Yun


"apa kau tidak dengar, aku ingin sendiri, " bentak sang kaisar


kaisar sangat frustasi dengan Xiao Mey sehingga ia melampiaskan nya pada selir Yun


selir Yun merasa bagai tersambar petir, karena ini adalah pertama kali nya kaisar membentak nya,,,


"baiklah yang mulia hamba pamit, jangan lupa makan,,, " ucap selir Yun lalu berjalan meniggalkan kaisar...


bahkan kepergian selir Yun tidak di hiraukan oleh sang kaisar...


di lain sisi


di kediaman permaisuri


Xiao Mey sedang duduk di pinggir kolam sambil mencelupkan kakinya dalam air

__ADS_1


tiba-tiba


datang selir Yun dengan wajah yang merah menahan amarah


"apa yang kau ingin kan? " tanya selir Yun


"seharusnya itu menjadi pertanyaan ku, apa yang kau ingin kan? " tanya Xiao Mey


"apa kau ingin menggoda kaisar, agar dia bisa kembali bersamamu, seharusnya kau tidak pernah kembali lagi, agar aku bisa memiliki nya seutuhnya" ujar Selir Yun


"apa kau ingin aku menjauh dari kaisar? bagaimana ya,, tapi dia sendiri yang datang menemui ku, bahkan penampilan nya sangat berantakan,,, apa kau tidak bisa melayani nya dengan baik, sehingga ia memintaku untuk melayani nya, " ujar Xiao Mey yang berkata sambil memutari badan selir Yun.


"apa kau sedang mengejekku? " tanya selir Yun


"aku tidak sedang mengejek mu tapi jika kau merasa demikian, tak apa,,, " ujar Xiao Mey


"kau.... " kata selir Yun


tiba-tiba datang sang kaisar,


selir Yun yang sudah tidak bisa menahan emosi nya pun mendorong Xiao Mey ke dalam kolam


sebenarnya Xiao Mey bisa berenang tapi kita ia melihat kedatangan kaisar, maka muncul ide di Kepala nya


Xiao Mey pun pura-pura tak bisa berenang dan berpura-pura tenggelam...


kaisar yang melihat Xiao Mey yang hampir tenggelam, langsung terjun ke dalam kolam menyelamatkan Xiao Mey...


kaisar pun berhasil mengangkat Xiao Mey ke tepian kolam


"uhuk.. uhuk.. " batuk Xiao Mey


"Xiao Mey kau tidak apa-apa? " tanya cemas kaisar...


"aku tidak apa-apa, " sambil memandangi selir Yun


kaisar yang melihat nya pun langsung memarahi selir Yun


" apa yang kau lakukan, apakah aku sudah terlalu memanjakan mu sampai-samapi kau besar Kepala? " bentak kaisar kepada selir Yun


sedangkan selir Yun hanya mematung sambil menatap penuh amarah kepada Xiao Mey


"kena kau" batin Xiao Mey


"yang mulia kau harus adil,,, dulu ketika aku di tuduh ingin melukai selir Yun kau menghukum ku dengan cara mengasingkan ku.... tapi sekarang selir Yun telah mencelakai ku,,, bukankah ia juga harus di hukum ?. " ujar Xiao Mey


"hukuman apa yang ingin kau berikan?,, " tanya kaisar...


"aku ingin ia kau mencabut gelar kehormatan nya sebagi selir selama masa hukuman dan ia di hukum tidak boleh keluar kediaman selama 3 bulan ke depan,,, " ujar Xiao Mey


selir Yun yang mendengar hal itu pun tidak Terima,,,


"yang mulia....


" diam kau,,, apa kau dengar apa yang diucapkan permaisuri?, kau dihukum tidak boleh keluar kediaman selama 3 bulan ke depan dan aku akan mencabut gelar mu sebagai selir, selama dalam masa hukuman..." ucap sang kaisar....


selir Yun pun hanya bisa pasrah dan menerima dengan penuh kekesalan,,, ia pun pergi meninggalkan mereka,,,,


"cih bahkan ini tidak sebanding dengan apa yang aku rasakan, tapi tak apa, perlahan-lahan tapi pasti,,, " ucap batin Xiao Mey


"apa kau masih bisa berjalan.. " tanya kaisar


"iya aku masih bisa,,, " ujar Xiao Mey


Xiao Mey pun mencoba berdiri namun tiba-tiba ia hilang keseimbangan dan hampir terjatuh untung saja kaisar dengan sigap menangkap nya,,,


lalu kaisar pun menggendong tubuh Xiao Mey,,berjalan menuju ke kamar,,,


"aku akan membuat mu jatuh cinta,, lalu aku akan menghempaskan mu begitu saja,,, " ucap batin Xiao Mey...


sesampainya di dalam kamar, kaisar pun menurunkan Xiao Mey ,,,


"Terima kasih,,,dan cepat lah pergi karena aku akan berganti pakaian,,, " ujar Xiao Mey


"kenapa aku harus pergi,, bukankah kau istri ku, aku berhak atas dirimu,,,, " ucap sang kaisar...


"tapi aku belum mencintai mu, aku tidak ingin mempertontonkan tubuhku pada pria yang belum bisa mencuri hatiku" ujar Xiao Mey dengan nada yang menggoda...


"kalau begitu aku akan membuat mu jatuh cinta dan aku akan membuat mu memberikan apa yang seharusnya menjadi milikku, " jawab sang kaisar


"cih teruslah bermimpi,,, bahkan jika kau berani akan ku pastikan tangan mu itu terpisah dengan tubuh mu " ucap batin Xiao Mey


sang kaisar pun pergi meninggalkan Xiao Mey,,,.


"aku akan membuat mu jatuh cinta kepada ku,,, permaisuri ku" ucapan batin kaisar sambil menghadap belakang ke arah Xiao Mey


Xiao Mey yang melihat itu pun melemparkan kan senyuman

__ADS_1


"bahkan aku merasa sedang mandi lumpur ketika harus pura-pura tersenyum kepadanya " ucap batin Xiao Mey


ayo jangan lupa like dan tinggal kan jejak kalian ☺


__ADS_2