
keesokan harinya, Xiao Mey sedang berjalan-jalan di kediaman nya tapi tak lama datang kaisar Lin...
"Mey Mey... " ucap kaisar Lin
Mey Mey pun berbalik ke arah belakang ketika mendengar namanya di panggil,,,
"yang mulia,,, " ujar Xiao Mey
"apa yang sedang kau lakukan? " tanya kaisar Lin
"tidak ada, aku hanya sedang berjalan-jalan,,, oh ya ku pikir kau sudah kembali ke kediaman mu,,,, " ujar Xiao Mey
"rencananya besok , aku akan pulang,,
apa kau tidak mau ikut bersamaku? " tanya Kaisar Lin
"urusan ku belum selesai, aku masih ingin bermain -main di sini,,, " ujar Xiao Mey
"jika itu mau mu, akan ku buatkan taman bermain di istana ku, agar kau dapat bermain sepuasnya" gurau kaisar Lin
Xiao Mey yang mendengar nya pun merasa geli dan tertawa...
"apa kau tahu resiko yang akan kau dapat jika kau masih mengharapkan ku yang mulia? " tanya Xiao Mey
"aku tahu,,, tapi kali ini aku tidak akan lagi melepaskan orang yang aku sayang,,, " ujar kaisar Lin
"apa maksud mu? " tanyakan Xiao Mey...
"dulu aku pernah mencintai seorang wanita,, namun pangeran jin, mengambil nya dariku,,," ujar kaisar Lin
"lalu dimana wanita itu sekarang? " tanya Xiao Mey...
"selir Yun,,,ya dia adalah wanita itu,,, tapi semenjak dia bersama dengan pangeran jin,, aku sudah melupakan perasaan ku,, dan mengikhlaskan nya,, " ujar kaisar Lin
"lalu kenapa dia tidak mengangkat selir Yun sebagai seorang permaisuri? " tanya Xiao Mey
"itu karena ibu suri telah menjodohkan mu dengan pangeran jin, sehingga kaulah yang menjadi istri sah nya dan di angkat menjadi permaisuri,,, " Ujar kaisar Lin...
"baiklah aku mengerti... " ujar Xiao Mey
"ternyata nasibmu lebih malang dariku selir Yun, kita lihat siapa yang akan bertahan,,, " ucap batin Xiao Mey
"apa kau tahu tentang masa lalu selir Yun? " tanya Xiao Mey
"jika aku bisa mendapatkan informasi nya maka aku bisa menemukan kelemahan nya" ucap batin Xiao Mey
"dulu pernah terjadi peristiwa, dimana selir Yun menjadi stres karena mendengar perjodohan mu dengan Pangeran jin , lalu ia meminta ayahnya, yang seorang Menteri di istana, untuk menggagalkan pernikahan mu,,,
semua rencana telah di kerahkan, tapi pernikahan tetap di langsungkan, karena marah, ia pun membunuh Ayah nya sendiri, karena di anggap tidak becus,,, setelah kematian sang mentri,,, ia berpura-pura mengatakan bahwa sang mentri di bunuh oleh orang suruhan permaisuri,,,
ketika mendengar akan hal itu,,,,
kaisar jin marah kepadamu dan semenjak itu dia tidak lagi mempedulikan mu,,, " ujar kaisar Lin
"tapi apa kau punya bukti untuk membongkar kejahatan nya? " tanya Xiao Mey
"iya, Pengawal ku telah menemukan orang yang ikut membantu rencana selir dan sang mentri... " Jawab kaisar Lin
"siapa? 'tanya Xiao Mey
" dia juga merupakan salah satu mentri di istana,,, selama ini selir Yun memberinya uang sebagai uang tutup mulut"ujar kaisar Lin
"tapi bagaimana kau bisa tahu, bukankah katamu saat pernikahan kau sedang berada di medan perang? " tanya Xiao Mey
"itu memang benar, tapi aku menyuruh orang suruhan ku untuk memata-matai selir Yun dan ayahnya,,, karena aku tahu betul bagimana sifat selir Yun, dia akan melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan apa yang di inginkan,, termasuk jika harus mengotori tangannya sendiri"
ujar kaisar Lin
"baiklah, aku mengerti sekarang dan aku akan menggunakan itu sebagai senjata ampuh ku,," ujar Xiao Mey
"lalu kapan kau akan menggunakan nya, kapan kau akan membongkar perbuatan nya, cepatlah aku sudah tidak sabar lagi untuk membawamu dari sini" goda kaisar Lin
"sabar, aku akan melakukan nya secara pelan-pelan,,, agar mereka bisa merasakan penderitaan yang aku rasakan... " ujar Xiao Mey
"setelah itu kau akan ikut bersamaku kan? " tanya kaisar Lin antusias
"hmmm bagaimana ya,,, mau nggak ya? " goda Xiao Mey
"apa itu,,, bahasa apa itu, aku belum pernah mendengar nya,,, " tanya kaisar Lin
__ADS_1
"huh dasar kaisar kolot... " ujar batin Xiao Mey
"tidak,,,, bukan apa-apa,,, " Jawab Xiao Mey
"ohhh...
" eh apa kau mau membantu ku? "tanya Xiao Mey
" tentu aku akan membantu mu dan segera menepati janjiku "ujar kaisar Lin...
tanpa mereka sadari, dari tadi di kejauhan ada sepasang mata yang memperhatikan mereka berdua,,, ya siapa lagi kalau bukan kaisar Jin...
ia merasa geram dengan kedekatan antara Xiao Mey dan kaisar Lin...
ia pun berjalan menghampiri mereka berdua
" permaisuri,,, apa yang sedang kau lakukan? "tanya kaisar Jin
sontak saja dua orang tersebut kaget akan kehadiran sang raja
" eh tidak kami hanya sedang berbincang-bincang sebagai kakak dan adik" ujar Xiao Mey
"benarkah? " tanya kaisar Jin
"itu benar adik, " Jawab kaisar Lin...
"Me'er aku ingin kau menemani ku nanti malam" ujar kaisar Jin sambil membelai rambut Xiao Mey
kaisar Lin yang mengerti akan kecemburuan sang raja pun tambah memanaskan hati raja
"eh seperti nya tidak bisa yang mulia, karena nanti malam aku akan mengajak permaisuri ke pasar untuk melihat festival lampu " ujar Kaisar Lin
mendengar hal itu Kaisar Jin pun menjadi marah
"iya yang mulia,,, aku sudah berjanji kepada kaisar Lin,,, untuk menemani nya pergi melihat festival lampu,,, " jawab Xiao Mey
"ya ampun aku lupa, bahwa hari ini adalah festival lampu,,, baiklah bagaimana kalau kita pergi bertiga saja? " tanya Kaisar Jin
"itu tidak masalah adik,,, selama Xiao Mey ikut, itu akan menjadi lebih menyenangkan" goda kaisar Lin
mendengar hal itu, kaisar Jin memeberikan tatapan tajam kepada kaisar Lin...
Malam hari pun tiba
di pasar...
Xiao Mey, kaisar Lin,kaisar Jin dan Zhao, mereka menyamar menjadi rakyat biasa untuk melihat festival lampu...
"nona mari silahkan di lihat dulu lampu-lampunya... " ujar seorang pedagang yang menawarkan dagang nya kepada Xiao Mey
"e.. berapa harganya? " tanya Xiao Mey
"hanya 2 koin perak " Jawab si pedagang
"mana lampu yang paling bagus? " tanya Xiao Mey
"yang ini nona,,, " ujar sih pedagang sambil menunjuk ke arah lampu tersebut
"lampu ini yang paling cantik, se cantik wajah nona,," gombal sih pedagang
kaisar Lin Dan kaisar Jin yang mendengar nya pun langsung berdehem
"ehhemm,,,, " dehem kaisar Lin Dan Jin bersamaan
Xiao Mey yang mendengar nya pun langsung menatap kedua laki-laki tersebut
"ada apa? " tanya Xiao Mey
"tidak apa-apa hanya saja aku sedikit haus" ujar kaisar Jin
"ya ampun tuan kau sangat pintar berakting" ujar batin Zhao
"ohh... ya sudah, aku ambil yang ini saja paman,,, " ujar Xiao Mey kepada pedagang tersebut...
"baik nona, semoga permohonan anda segera kabulkan... " ujar sang pedagang
festival lampu adalah festival dimana orang-orang akan menerbangkan lampu-lampu ke langit di sertai dengan doa dan permohonan,,, itu di lakukan sejak zaman dahulu...
"Terima kasih,,, " jawab Xiao Mey
__ADS_1
dan ketika Xiao Mey hendak membayar , tiba-tiba...
"biar aku saja yang bayar,,, " ujar kaisar Lin
"tidak biar aku saja,, " jawab kaisar Jin
"biar aku saja,, " kaisar Lin
"aku saja ,,, " kaisar Jin
"biar Zhao saja,,, " ucap Xiao Mey
mereka pun berhenti berdebat dan seketika mereka menatap tajam ke arah Zhao
"aduh kenapa harus aku,,, " ucap batin Zhao
"baik nyonya,,,, ini dia paman uang nya" ujar Zhao sambil memberikan koin ke pedagang tersebut
mereka pun melanjutkan perjalanan...
sampai di tepi danau,,,
ini saatnya untuk melepaskan lampion itu, tapi sebelum itu mereka akan membuat permohonan
"ya Tuhan tolong bantu aku untuk membalas kan dendam ini,,, semoga setelah ini akan ada kebahagiaan yang menjemput ku,, " ujar batin Xiao Mey,,, sambil menutup mata...
123
lampu-lampu itu pun di lepaskan...
terlihat langit yang sangat terang dan di penuhi dengan lampu-lampu yang berterbangan...
"apa permohonan mu? " tanya kaisar Lin
"kau juga sudah tahu jawaban nya,,, " ujar Xiao Mey
"iya, semoga segera tercapai,,, " ujar kaisar Lin
"memang nya apa kau tahu apa permohonan nya? " tanya kaisar Jin
"kau akan segera mengetahui nya,, " ujar kaisar Lin...
setelah selesai dengan festival nya mereka pun kembali ke istana...
mereka pun mengantarkan Xiao Mey sampai ke dalam kediaman nya...
"kalian kembali lah dan beristirahat... " ujar Xiao Mey
"apa kau tidak ingin aku menemanimu? " tanya kaisar Lin
kaisar Jin yang mendengar itu pun sontak langsung menendang kaki kaisar Lin
"auuuuu... " teriak kaisar Lin yang kesakitan
"mau aku patah kan kakimu itu? " tanya kaisar Jin yang kesal
"bahkan jika kakiku patah aku masih bisa merangkak ke kediaman Mey Mey,,, " ujar kaisar Lin
mendengar hal itu kaisar Jin pun semakin kesal...
Mey Mey yang melihat kekonyolan kedua kakak beradik pun merasa geli dan sedikit melebarkan senyuman...
tapi...
"bagaimana jadinya jika karena diriku,,, hubungan yang harmonis ini harus berakhir?
apa aku terlalu egois, tapi luka di hati ini tidak bisa lagi ku obati,,,, ya Tuhan,,, tunjuklah jalan yang terbaik" ujar batin Xiao Mey
"baiklah permaisuri ku, kau masuk dan beristirahat saja di dalam,,, aku akan kembali ke kediaman ku,,,, " ujar kaisar Jin
"baiklah,,, " ujar Xiao Mey
Xiao Mey pun masuk ke dalam, dan meninggal kan kedua kakak beradik itu,,,,
"tunggu apa lagi, ayo pergi, apa kau akan disini sepanjang malam? " tanya kaisar Jin
"iya, iya,,, " jawab kaisar Lin sambil memegang kakinya yang sakit
akhirnya mereka pun kembali ke kediaman mereka masing-masing....
__ADS_1
jangan lupa like dan tinggal kan jejak kalian 😊, bila ada yang kurang di hati bisa langsung di comment☺