
2 hari pun telah berlalu,,,
kini kondisi mesya sudah benar benar pulih, ia juga sudah di perbolehkan pulang oleh dokter
sesampainya di rumah mesya..
ia berjalan sambil di bantu bunda, sedangkan Bima,,,ia menenteng tas bawaan mesya
"nak kamu istirahat aja dulu,,, " Ucap bunda
"iya Bund,,, " sahut mesya
mesya pun melangkahkan kakinya menuju ke arah kamar nya, di ikut Bima
sesampainya di dalam kamar
mesya menyalakan sakral lampu nya,,,
terlihat ruang kamar yang sangat indah dan tersusun rapi,,
dilihat nya tak ada sedikit pun yang berubah dari kamar itu
ia berjalan dan duduk di pinggir ranjang
sedangkan Bima ,, ia berjalan di sudut ruangan untuk meletakkan tas nya
"apa kamu merindukan kamar ini ? " tanya Bima
"tentu saja, rasanya sudah bertahun-tahun aku tidak pernah merasakan kedamaian ini,, " sahut mesya
mendengar hal itu Bima pun mengerutkan dahinya, yang ia tahu mesya hanya koma selama satu minggu, kenapa ia mengatakan sudah bertahun-tahun
"Baiklah,, apa kamu butuh sesuatu? " tanya Bima
"tidak... " jawab mesya
"baik kalau begitu,, aku pergi.. beristirahat lah, kamu harus cepat sembuh agar kita bisa lebih cepat menikah " ucap Bima
mendengar hal itu mesya pun tertawa kecil
Bima pun akhirnya meninggalkan mesya di dalam kamar
di ruang tamu
"nak kamu mau kemana? " tanya bunda
"Bima ada kerjaan bun di kantor, " sahut Bima
"oh yasudah , nanti jangan lupa makan malam di sini ya, bunda bakal masakin makanan yang enak buat mantu bunda" ucap bunda
"Hhhe,, masih calon bun" ucap Bima
bunda menanggapinya dengan tertawa dan sedikit menggoda Bima
"ya semoga aja secepatnya kamu bisa jadi menantu bunda " ucap bunda
"Hhhe iya bun,,, " sahut Bima sambil menggaruk kepalanya
Bima pun pamit untuk ke kantor
di dalam kamar
"linlin gimana gimana ya keadaan nya?" gumam mesya"
__ADS_1
tok.. tok.. tok..
pintu pun terbuka, nampak sang bunda yang masuk sambil membawakan nampan berisikan makanan dan air
"sayang,, ayo makan dulu yuk, abis itu baru di minum obatnya " ujar sang bunda
"iya bun,,, " sahut mesya
mesya pun memakan makanan yang di bawah oleh bunda
malam hari kemudian
di ruang makan, semua orang tengah menikmati makanan nya , di situ juga terdapat Bima, ia baru saja pulang dari kantor
"ayah mau ikan apa daging? " tanya bunda dengan lembut nya kepada sang suami
"ikan aja,,, " sahut ayah
"mau bunda suapin apa makan sendiri? " goda bunda
bunda tahu bahwa Bima dan mesya sedang memperhatikan nya, ia melakukan hal demikian, karena ingin putrinya mencontohkan nya kepada sang calon suami
melihat hal itu mesya dan Bima pun terdiam, mereka saling menatap satu sama lain.
"loh mes, kok diem aja sih,,, kamu nggak mau ngelayanin calon suami kamu?" tanya bunda
seakan sadar dari lamunan nya, mesya pun gelagapan menanggapi pertanyaan bunda
"ah... eh iya Bun,,, " sahut mesya
mesya pun berdiri dan menimba makanan untuk Bima
"mas mau yang mana? " tanya mesya
"terserah kamu aja" jawab Bima
"mesya kamu yang bener aja dong masa calon suami, di kasih makan batu sama krikil,,, apa kata tante desi nanti,anaknya di kasih makan itu? " ujar bunda
"iya bun,maaf soalnya pas di tanyain jawab nya terserah, " sahut mesya
"nanti nggak di kasih uang bulanan loh sama calon suami kamu" goda ayah
"ya udah, kalo gitu dia juga nggak bakal dapat jatah" sahut mesya
mendengar penjelasan dari mesya, Bima pun menjadi takut,,
"ya kali, masa udah kawin nggak mantap mantap, gimana mau kasih cucu? " gumam bima
Bima pun menatap dengan intens ke arah mesya, begitu juga dengan ayah dan bunda nya
menyadari hal itu, mesya pun tersenyum ia tahu pemikiran orang orang yang ada di hadapan nya
"maksud mesya, jatah makan,,, entar kalo mas Bima nggak ngasih jatah bulanan trus mesya mau masak apa? " sahut mesya dengan santainya
semua orang yang mendengar nya pun hanya berkata Oh...
mendengar hal itu Bima pun membuang nafas lega,,,ia sudah berpikir yang tidak tidak karena ucap mesya tadi
melihat raut wajah semua orang yang nampak lega mesya pun tertawa dalam batinnya
"dasar orang dewasa, baru ngomong itu aja otak nya langsung travelling" tawa batin mesya
akhirnya mesya pun selesai menimba makanan untuk Bima, ia pun kembali duduk
__ADS_1
"bim gimana kerjaan kamu di kantor? " tanya ayah
"alhamdulillah yah,, untuk saat ini lancar lancar aja" sahut Bima
"oh ya mes, mulai besok kan kamu udah masuk kuliah, abis dari kampus langsung pulang ya,, " ucap bunda
"iya bun,, " sahut mesya
"iya,,,mulai sekarang kamu nggak usah lagi nyanyi nyanyi di cafe" ujar bunda
mendengar hal itu Bima pun nampak kaget
"kamu nyanyi di cafe? " tanya Bima
"iya, tapi itu cuman pekerjaan sampingan aku aja, sekalian buat nyalurin hobi " sahut mesya sambil memasukkan makanan ke mulut nya
"mulai sekarang kamu nggak boleh lagi nyanyi di cafe,, bunda takut kamu kenapa napa lagi,, lagian kan sekarang udah ada Bima" ujar bunda sambil memandangi bima
"iya sayang, mulai sekarang kamu nggak usah nyanyi di cafe lagi ya, aku sanggup kok buat nafkahin kamu " sahut Bima
mendengar hal itu ayah dan bunda pun saling bertatapan sembari melempar senyum
"iya kok mas, mesya tahu,,, tapi mas juga nggak bisa ngelarang mesya buat ngelakuin hobi mesya" ucap mesya
"mas nggak ngelarang kamu sayang, kalo kamu mau mas bisa kok bikin studio di rumah kita nanti" sahut Bima sambil mengelus pucuk kepala mesya
"serius mas? " tanya mesya yang antusias
"iya sayang... " sahut Bima sambil mencolek hidung mesya
"ekhemmm... " deheman sang ayah
"bund, kayaknya kita kalah nih,,, " kekeh ayah
"iya yah,,, " sahut bunda sambil tersenyum
"eh.. bunda punya hobi apa? " tanya ayah
"masak.. emang kenapa yah, ayah mau buatin restoran buat bunda? " tanya bunda yang antusias
"nggak kok bun,, ayah cuman pengen tahu aja" jawab ayah dengan santai nya sambil melanjutkan makannya
bunda yang terlihat senang, seketika berubah menjadi kecewa
"yehh, bunda pikir ayah mau buatin restoran buat bunda" ujar bunda dengan nada kecewa
"jangan sedih dong bun,,, nggak usah masak buat orang banyak, bunda masak buat ayah aja udah dapat pahala" ucap ayah sambil mengelus pipi bunda
mendengar hal itu bunda pun menjadi sedikit senang
mesya dan Bima yang melihat keromantisan ayah dan bunda nya, mereka pun tertawa kecil
-
-
-
-
-
-
__ADS_1
-
duh author jadi baper sendiri 😅,, jangan lupa like dan tinggal kan jejak kalian readers