
tolong,,, tolong kami, siapapun tolong kami,,,"
mendengar suara teriakan minta tolong ,,,
Xiao Mey dan Linlin pun menuju ke arah sumber suara,,dan betapa terkejut nya mereka melihat beberapa orang sedang tergeletak tak berdaya di bawah pohon, baju yang mereka gunakan memberikan jawaban bahwa mereka adalah para pengawal,,,
baju itu penuh dengan darah yang sangat banyak,,,, dan terlihat seseorang sedang duduk dibawah pohon yang rindang sambil memegangi bagian perut nya yang sedang terluka,,,
"apa yang terjadi? " tanya Linlin yang datang menghampiri para pengawal itu
"tolong kami, kami terluka,,, dan tolong juga tuan kami, dia terluka sangat parah" ujar salah satu pengawal...
"baiklah, Linlin kau obati para pengawal biar aku yang mengobati tuan mereka,,, " ujar Xiao Mey, lalu berjalan menghampiri sosok yang sedang terduduk lemas bersandar di pohon...
"hmmm,,, ganteng,,, apa dia seorang artis di zaman ini??? " tanya batin Xiao Mey
"apa yang kau tunggu, cepat aku sudah tidak bisa menahannya lebih lama lagi" ujar sosok tersebut sambil meringis kesakitan,,,
"baiklah, aku akan mengobati mu, tapi sebelum itu Maaf atas Kelancangan ku, bisakah kau membuka bajumu??? " tanya Xiao Mey dengan penuh hati-hati,
"baiklah, " jawab sosok tersebut sambil mengangkat bajunya hingga batas di atas dadanya,, yang menunjukkan dada sispek nya,,,
"oh my good, roti sobek 😱" teriak batin Xiao Mey
"apa yang kau tunggu cepatlah,,, " ucap sosok tersebut,,,
Xiao Mey pun tersadar dan langsung segera mengobati luka nya,,, ia belajar pengobatan dari sang ayah yang notabenya adalah seorang tabib,,,,
di sela-sela Xiao Mey yang sedang mengobati sosok tersebut,,,,
angin bertiup sedikit kencang sehingga membuat kain penutup Xiao Mey terangkat,, sekilas sosok tersebut melihat wajah mulus Xiao Mey,,, ia pun merasa kagum akan kecantikan Xiao Mey... ia terus menatap Xiao Mey, hingga akhir Xiao Mey membalut lukanya,,,
Xiao Mey yang merasa dirinya sedari tadi terus di pandangi merasa salah tingkah,,,
"apa kau akan terus memandangi ku seperti itu? " tanya Xiao Mey dengan rona pipi yang memerah,,,
"apa kau seorang dewi? " tanya balik sosok tersebut...
"bukan aku bukan dewi, aku adalah iblis,,, yang bisa memakan mu kapan saja,,, " balas Xiao Mey dengan nada jutek
"menarik" ucap batin pemuda itu...
"kenapa kalian bisa terluka?, " tanya Xiao Mey dengan wajah yang serius...
"pertama-tama izinkan aku berterima kasih kepadamu, dan izinkan aku memperkenalkan diriku,,, aku adalah kaisar Lin, kaisar dari Kekaisaran Ming,,,aku dan semua pengawal ku tadinya sedang berperang yang akhirnya kami semua terluka parah dan memilih untuk beristirahat di hutan ini, agar tidak ada satupun musuh kami yang tahu, dan kami bisa meminta bantuan dari orang-orang sekitar,,, tak lama datang lah kalian berdua,, sebagai penolong kami, sekali lagi Terima kasih,, dan siapa nama anda nona...? tanya sosok sang kaisar Ming...
"panggil saja aku Meymey..., rumahku ada di dalam hutan,,, aku dan saudariku berjalan menuju rumah dan tak lama kami mendengar ada suara teriakan minta tolong, lalu kamu dengan segera menuju ke sini,,,," ujar Xiao Mey
__ADS_1
"kenapa wanita secantik nona tinggal di dalam hutan?, bukankah itu sangat berbahaya? " tanya kaisar Lin.
"oh itu,,, eee,,,,....
" Meymey, aku sudah mengobati para pengawal,,,selanjutnya apa yang akan kita lakukan? "tanya Linlin yang memotong pembicaraan Xiao Mey...
" e.. bawa mereka ke rumah, agar mereka bisa beristirahat dan cepat sembuh,,,,
"Terima kasih nona,,,.... " ucap salah satu pengawal...
"kenapa kau mengenakan penutup wajah, apakah wajahmu jelek" goda kaisar Lin dengan nada yang mengejek,,,
"iya wajahku sangat jelek, bahkan orang yang melihat nya akan langsung muntah darah dan kejang-kejang " balas Xiao Mey dengan penuh emosi...
kaisar yang melihat tingkah laku Xiao Mey pun merasa ingin mencubit pipinya, saking menggemaskan nya ia,,,,
"baiklah, apa kalian bisa berdiri dan berjalan, karena kita akan pulang ke rumah,,, " tanya Linlin kepada para pengawal...
"kami masih bisa nona... " jawab salah satu pengawal,,,
Linlin dan Xiao Mey pun memimpin jalan menuju ke rumah,,, di belakang mereka di ikuti para pengawal yang sedang merangkul sang kaisar,,, karena lukanya yang cukup parah,,,
sesampainya di rumah, Linlin mempersilakan mereka duduk dan langsung menuju ke dapur untuk membuat kan makanan,,, sedangkan Xiao Mey pun ikut terjun ke dapur untuk membantu karena akan banyak makanan yang mereka Siapkan,,,,
para gerombolan laki-laki itu berjumlah 6 orang termasuk sang kaisar...
"Meymey tadi aku mendengar pembicaraan kau dengan pemuda itu,,, apakah kau tahu siapa dia? " tanya Linlin dengan wajah yang mencemaskan sesuatu
"dia adalah kaisar Lin,,, yang berarti adalah kakak ipar mu,,, " ujar Linlin...
"apa??? " ucap Xiao Mey yang terkejut akan penjelasan Linlin...
"iya betul, jadi Kaisar fang memiliki dua orang pangeran, yang satu pangeran jin, yang merupakan suami mu, dan satunya lagi pangeran Lin,,, dulu Kekaisaran Qing berperang dengan Kekaisaran Ming, yang mengakibatkan kekalahan dari Kekaisaran Ming,,, karena Kekaisaran Qing mempunyai 2 kekuasaan maka raja memberikan Kekaisaran Ming kepada anak pertamanya yaitu pangeran Lin,,, ia memimpin kerajaannya dengan adil dan makmur sehingga para rakyat nya hidup dengan sejahtera,,, ia juga di kabarkan belum menikah,,, bahkan ia tidak mempunyai selir,,, "ujar Linlin dengan penjelasan yang panjang lebar yang di anggukan kepala oleh Xiao Mey,,,
" oh tapi apakah dia tidak mengenal diriku? "tanya Xiao Mey
" seperti nya dia tidak kenal, karena pada saat pernikahan Meymey dengan kaisar jin,,,
dia sedang berada di medan perang,,, dan belum kembali sampai saat ini,,, dia tidak akan mengenal Meymey di tambah dengan Meymey yang menggunakan penutup wajah ini,,,, "ucap Linlin...
" oh baiklah,,, itu lebih memudahkan diriku untuk membalas kan dendam ini"sahut batin Xiao Mey
setelah beberapa menit berpacu di dapur kini makanan telah siap di hidangkan,,,
sang kaisar Lin Dan para pengawal nya sedang duduk menyantap makanannya, terlihat seakan-akan mereka seperti orang yang kelaparan, bahkan mereka sampai menjilati piring segala....
"berapa hari nggak makan?,, sampai-sampai piringnya mau ikut ketelen " sahut Xiao Mey dalam batinnya...
__ADS_1
"nona anda sangat pandai memasak,,, ini sangat lezat... " ucap sang pengawal...
"Terima kasih,, ini semua yang masak saudari saya, Meymey... " ujar Linlin sambil memperkenalkan Meymey kepada mereka....
"ternyata kau bisa masak juga rupanya,,, " ujar kaisar dengan nada mengejek
"kauu... " ucap Xiao Mey yang memerah karena menahan emosi,,,
Tiba-tiba datang ayah chen yang membuat mereka terkejut,,,
"ayah kau sudah pulang? " tanya Xiao Mey dengan penuh perhatian...
"iya, ayah sangat capek nak,,,,
lalu ia melihat tamu yang sedang duduk menyantap makanan, betapa terkejut nya ia melihat sang kaisar,,,
" yang mulia,,, "ujar ayah chen sambil membungkuk memberi hormat,,, dan di balas dengan anggukan kepala oleh yang mulia raja..
" ayah kenapa kau membungkuk kepada dia,,, sudah ku bilang jangan kau membungkuk kepada orang yang lebih muda darimu,,,"
ucap Xiao Mey
"putri ku, dia adalah kaisar Lin,,, kaisar kerajaan Ming,,,,tolong jaga sikapmu agar kau tidak mendapat masalah,,, " jawab ayah chen...
"sekarang ini kita sedang berada di Kekaisaran Qing berarti kita harusnya membungkuk untuk pemimpin kita, bukan pemimpin orang lain,,, " jawab Xiao Mey...
sebenarnya dia sudah tahu,,, cuman dia hanya ingin agar kaisar Lin sendiri yang berbicara,,,
"kau benar nona Mey,,, seharusnya kita membungkuk kepada pemimpin kita, bukan pemimpin orang lain,,, tapi apakah kau tahu, aku juga punya hubungan saudara dengan Kekaisaran ini,,, yang berarti aku juga pemimpin,,,, " ucap kaisar Lin dengan tersenyum getir...
"kau benar yang mulia,,,, tapi kenapa saya tidak pernah melihat anda di Kekaisaran ini? "
tanya Xiao Mey
"aku selama ini berada di medan perang,,,bahkan aku meninggalkan kerajaan ku untuk bertaruh nyawa di sana,,,dan lihat karena terlalu lama aku di sana sehingga membuat rakyat ku hampir tak mengenaliku"
ucap kaisar Lin sambil tersenyum kepada Xiao Mey...
"sudah, sudah,, meymey sekarang ayah akan pergi ke kamar untuk beristirahat,,,, yang mulia hamba mohon pamit,,, " ujar ayah chen, lalu menuju ke kamar nya,,,,
"jika kau sudah selesai dengan ocehan mu cepatlah pergi,,, " ketus Xiao Mey kepada kaisar Lin...
"kenapa terburu-buru, bahkan aku belum menikmati pemandangan yang asri ini,,, aku akan pergi ketika lukaku sembuh,,, " ujar sang kaisar dengan nada menggoda...
itu membuat Xiao Mey merasa tersulut emosi,,, ia pun pergi meninggalkan mereka di meja makan dan masuk ke dalam kamar,,,
"maafkan nona saya,,, eh maksud hamba saudari saya,,, akhir-akhir ini ia merasa sedikit sensitif,,, " ujar Linlin...
__ADS_1
"baiklah tidak apa-apa, aku tidak akan menghukum nya karena makanan nya enak,,, " jawab sang kaisar,,, para pengawal yang mendengar nya pun merasa terkejut pasalnya kaisar mereka sangat dingin terhadap perempuan...
"tapi kenapa dia memanggil namanya dengan sebutan nona,,, sebutan itu hanya di peruntukan untuk orang yang memiliki jabatan tinggi,,, aku harus mencari tahu ini... " ucap sang kaisar dalam batinnya...