
Ketika Nayla sedang asyik berbalas chat dengan Bayu semua orang berjalan santai keluar terlihat kakek kung mertua dari kak jiah menyambut dua mobil mewah yang memulai masuk ke area parkir .
Nayla tidak seantusias itu iya terlihat biasa saja namun terdengar suara kegirangan dari beberapa remaja
" ganteng sekali "
" ehh ya ampun aku mau jadi istri "
Dan masih banyak lagi sahut menyahut dan kemudian samar samar mulai menghilang seiring mendekat nya langkah laki laki itu.
Nayla dan Qia berdiri memasang muka dengan manis dah indah mereka berdua sadar jika tamu ini adalah orang penting.
" cihh lobet lagi "
" Qia aku tinggal sebentar dulu ya kekamar rumah mau charger hp ku "
" Kak Nay jangan lama lama ya " kata qia memasang Muha enggan di tinggal .
" iya ... "
didalam rumah iya masuk untuk mencharger hp dan mengunci kamar itu agar tidak ada yang masuk dan bergegas kembali ke tempat semula.
Setelah beberapa menit terlihat beberapa orang panik mencari kunci terdengar kesana kemari .
__ADS_1
" Paman kunci apa .. ? " tanya Nayla pada keluarga nya
" Kunci kamar "
" kamar yang mana ?? "
" kamar pojok "
" aku yang kunci paman karena aku sedang chas handphone ku "
" syukurlah sini kunci nya "
" Biar aku yang kesana paman aku juga mau sekalian ambil handphone ku "
Menunjuk arah meja yang terdapat laki laki yang di Eluh Eluhkan tamu penting keluarga ini sepertinya sampai sampai juga duduk di satu meja Bersama kakek kung
" Ah gak mau paman "
" Enggak papa .. " belum selesai Nayla berbicara paman sudah menyambut tamu yg lain.
Dengan berat hati Nayla berjalan kemudian dia memberikan kunci tadi pada kakek kung bukan masalah besar tadi nya iya berasa sangat susah namun tanpa memperhatikan siapa pun iya memberikan kunci pada kakek kung tanpa peduli sepasang mata menatap nya Tampa terbaca.
Nayla kembali ketempat semula sekitar tiga puluh menit berlalu.
__ADS_1
" aku ke WC ya kak gak tahan " kata Qia
" iya kata ku karena melihat tamu yang sudah mulai sepi "
Tampak seorang laki laki berdiri sendiri di depan meja tersebut melihat bingung keadaan sekita lalu berhenti di depan meja Nayla . wanita itu sedang memainkan hp nya tanpa menyadari keberadaan lalki laki itu.
" Tolong Ambilin aku kopi hitam dong"
" hah " tanya pelan atas permintaan laki laki yang tak di kenali nya dan mampu mengalihkan perhatian nya sejenak dari layar hp yang di pegang nya
" kenapa minta ke aku " Tanya Nayla
" Cuman kamu disini " dengan santai iya menjawab
" aku gak bisa bikin .. cari yang lain aja "
" cari kan " perintah nya lagi yang mampu membuat siapapun mendengarnya merinding.
" Please Tuan saya bukan pelayanan anda bukan pula asisten anda " sahut Nayla dengan kesal nya iya benci jika.di perlakukan seenak nya saja kepada siapapun baik itu di kantor di rumah tidak ada yang mampu berdebat dengannya lebih tepat nya mengindari nya .
kedua mata laki laki itu menatap lekat Nayla kesal marah dan gak suka di bantah keras kepala paket komplit dari pria yang berdiri tegak di depan nya .
Prinsip laki laki ini akan membuat lawan nya kikuk tak berdaya jika sudah membantah nya tidak memberi ampun pada siapapun tanpa terkecuali wanita
__ADS_1
Vote ya 😊