
" Apa beda nya kamu dengan pelayan kamu tuan rumah disini jadi sebisa mungkin buat tamu merasa nyaman "
" Maaf saya pergi dulu " bagi Nayla sebelum semua lebih jauh dan membuat masalah semakin kacau iya ingin melangkah
" Kemana?? " tangan nya memegang wanita itu dengan keras dan membuat mata Meraka beradu kebencian.
" Lepasin " berusaha memberontak dan melepaskan kan tangan laki laki itu namun usaha nya sia sia dia tidak membiarkan mangsa nya lolos begitu saja.
" Lepasin " kata Nayla lebih keras lagi
" Berani ya kamu "
Langkah beberapa laki laki terhenti ketika tangan Rian terangkat memahami arti dari semua itu mereka enggan untuk mendekat
" Hey apa kamu sedang mencari perhatian kepadaku nona sampai Sampai hanya karena segelas kopi kamu besar besar kan tidak kah itu terasa aneh "
"Apa...?? kamu bilang aku sedang merayu mu ?? apakah aku terlihat seperti itu .
" Jelas sekali "
" Baiklah .. Lepaskan tangan ku aku sudah tidak berminat lagi untuk merayu mu tuan angkuh "
__ADS_1
"Dengan menahan kesal dan amarah dia akan membuat wanita ini makin tersiksa begitulah pikir laki laki itu .. melapaskan nya berarti iya kalah " Buatkan aku kopi maka itu akan mengurangi hukuman mu...??
" Tuan muda yang terhormat saya tidak akan mengikuti kemauan anda kalau bukan kamu saya mungkin akan memikirkan kembali "
"Apapun yang aku inginkan hal besar maupun yang kecil seperti ini akan aku dapat kan"
" Lepasin " Nayla masih ingin berontak
" Kak Nay .. Qia berlari karena melihat ku dalam kondisi terintimidasi "
"Kak lepasin kak Nayla .. kamu mau apa salah kak Nayla apa ...? "
" Oh Nayla ya namanya " Fokus pada nama wanita yang menjadi korban nya ini .
" Kakek kung kesini .."
kakek pun berjalan dengan penuh kekhawatiran pada mereka berdua tatapan minta tolong dari Nayla dan tatapan minta keberpihakan mereka tujukkan.
" Kakek kung aku minta wanita ini membuat kan aku kopi "
Kakek dan Qia terkejut cuman minta buatkan kopi saja kok semenegangkan ini pikir kakek yang juga sepemikiran dengan Qia
__ADS_1
" Aku sudah bilang aku gak mau "
" Cu tolong ikuti kemauan tuan Rian bagaimanapun dia tamu disini terlepas suka atau tidak kamu padanya
" Aku gak mau kek "
" Nak ..."
" Kakek aku tidak ada hubungan nya dengan jangan coba membujukku ingat kek aku disini datang sebagai keluarga bukan pelayan nya "
" Wanita keras kepala . Kamu akan menerima resiko atas kelancangan mu berbicara dan tidak menuruti kemauan ku "
"kita liat saya tuan "
" Biar aku yang buatkan kakek kung kopi nya " kata Qia yang mencoba untuk mencairkan suasana ini
" Tidak usah nona kecil. Dengar kan aku baik baik catat dalam otak mu hari ini kamu menang nanti kedepannya kamu akan membuatkan ku kopi setiap hari nya . jadi nikmatilah satu bulan ini dengan senyuman karena setelah itu hari mu akan di penuhi penyesalan dan kutuk kan pada dirimu sendiri."
Tuan Rian berlalu meninggal kan acara tersebut diikuti beberapa orang yang sedari tadi telah menjaga jarak nya .
Terlihat nampak Rian begitu kesal namun iya sudah bertekad akan membuat wanita itu Jatuh dalam penyesalan nya bagaimanapun caranya
__ADS_1
" Alvin cari tau latar belakang dan kegiatannya wanita itu dalam waktu tiga hari "
Vote ya 😊