
Hari yang panjang acara belum benar benar berakhir masih ada resepsi pada hari Minggu
Rian memasuki kamar Nayla setelah semua tamu pergi secara bergantian termasuk Mama nya yang juga pamit bersama keluarga besar nya untuk pulang . terlihat Nayla memulai memainkan peran sebagai istri nya
"Kami semua pamit ya Nay " kata mama mertua .
" Iya mah " sambil mencium punggung tangan ibu mertua dan papa mertua tak luput semua Kaka ipar
" Duh.. beruntung sekali anak nakal ini mendapatkan istri sebaik Ini " kata kak Dodi sambil mencubit kan tangan nya di perut Rian
" Aw.... Apaan sih ka "
" Awas aja kalau kamu macam macam sama Nayla "
Dodi memang jatuh cinta ketika melihat sikap Nayla bagi nya wanita ini memang pas untuk menjadi istri adik nya . Baik Sholehah Pintar Terlebih iya juga tidak manja
Dodi Memang punya bakat dalam melihat karakter seseorang terlebih dia juga pernah mendalami ilmu pisikolog sebagai bekal nya ketika menilai karyawan yang bekerja untuk nya .
Sementara Nayla duduk di meja makan dan terus berpikir mencari alasan bagaimana iya harus menghindari saat berdua dengan Rian
" Ahh Rasa nya aku gugup sekali .. gimana ini...? apa dia sudah tidur ..?? sedang apa dia didalam ??"
" Kenapa gak masuk " kata mama
" Ehh iya ma ini mau masuk habis makan tadi "
__ADS_1
" Oh iya .. Rian udah makan Nay "
" emm .. gak tau ma dari tadi gak keluar mungkin tertidur "
" Iya nanti kalau dia bangun panaskan aja lauk nya lagi Nay "
" Iya mah .. Nayla masuk ke kamar dulu ma "
"iya "
Didepan pintu Nyali nya menciut entah apa iya begitu bergetar ketika membuka pintu itu
" Ahh ini kan kamar ku kenapa aku seperti maling yang takut ketahuan tuan rumah sih "
Rian tertidur di Ranjang sederhana milik Nayla sementara Nayla menggunakan kesempatan itu untuk memebersihkan diri di kamar mandi sederhana yang ada di dalam kamar nya .
Iya sama sekali bingung tubuh nya perlu istirahat tapi dimana dia harus istirahat
" Aku gak mungkin satu kasur kan dengannya "
Akhirnya iya duduk di kursi meja belajar kayu nya yang sudah menemani nya sedari kecil iya duduk di sana dan merebahkan kepala nya diantara kedua tangan yang menyilang.
karena terlalu lelah iya tertidur.
Tengah malam Rian bangun karena merasa lapar dan iya juga melihat pemandangan istri nya tidur di atas meja belajar kayu itu .
__ADS_1
"Cantik. .. Tapi kenapa harus pakai jilbab dan baju panjang gini sih .. iya tersenyum mendapati apa yang sedang iya liat aku yakin dia sangat canggung bahkan di dalam kamar ini pun masih menggunakan jilbab nya ..
Kamu Manis ?? "
" Bangun .. "
" Bangun.. "
Nayla membuka pelan mata nya tanpa nya dan kemudian merebahkan lagi seperti semula
" Tunggu mah aku capek sebentar lagi ya mah "
" APA...??? HEY "
" Astagfirullah " iya refleks membuka mata nya dan berdiri tegak .
Rian tersenyum simpul iya nampak sangat terhibur sekali melihat atraksi ini
" Kenapa ??"
" Aku Lapar ??"
" Aduhh aku ngatuk sekali males ahh " kembali duduk
" Kami mau Jadi Istri DUR..."
__ADS_1
" ahh .. Enggak kok .. Baiklah Mari suami ku akan aku panaskan Lauk nya dan aku temenin makan nya "
Rian tersenyum