Pernikahan Permainan

Pernikahan Permainan
Malu


__ADS_3

Rian memejamkan mata nya sebenar nya bukan karena iya merasa ngantuk tapi karena iya tidak mau istri nya pergi sekarang.


Nayla memandang Rian iya * Bagaimana aku bisa mencium nya .. aku benar benar malu *


Detik yang berganti menit sudah 20 Menit mereka diam tak bersuara Rian masih setia menutup mata nya.


Dering Ponsel memcah keheningan itu.


" Mama " .. Nayla tau mama nya pasti sekarang sedang mencari nya


" Assalamualaikum Nak ... " Salam itu pu. di jawab Nayla " kamu Dimana sekarang nak " kata mama mulai bingung


" Nayla sudah di parkiran kok mah nanti telpon aja lagi kalau udah ngumpul semua "


" Kamu sama siapa "


" Sama Mas Rian mah di mobil "


" Yasudah kalau begitu nak .., Kalau sudah selesai buruan kesini nya "


" heh .." Apa maksud mama lirih nya dalam hati " Ohhh . iya mah " kata Keyla lagi


......


" Sayang .. ayok buka aku mau ke sana " sambil menggoyang kan lengan Rian


Rian masih memejamkan mata nya " Cium aku dulu "


* Bodo amat dengan malu dan gengsi dia suami aku pahala kan kalau aku menurut dengan apa yang di katakan nya * dalam hati Keyla berusaha untuk menyingkir kan keras rasa malu nya


Nayla mencium bibir Rian dengan lembut dengan mata yang terpejam iya tidak ingin mata mereka bertemu. Rian tidak membalas ciuman itu iya membiarkan istri nya berusaha lebih keras sekarang.

__ADS_1


" Udah kan ... Buka pintu nya " Nayla membalikkan muka nya iya benar benar malu melakukan hal itu meskipun pada suami nya sendiri


" Ha .. ha.. ha " Rian tertawa istri nya sangat manis jika malu seperti itu " Liat aku dulu ."


" Gak mau .. buka pintu nya ..."


" Gak akan ..."


" Ihhhh... aku bisa telat " tatapan mereka beradu sekarang .


" Ambil nafas .. dan buka mulut nya nanti "


Nayla spontan melakukan apa yang di perintahkan oleh Rian.


Hingga ciuman kedua ini lebih ganas penuh nafsu kedua nya membalas dan masing masing terlihat begitu menikmati sampai Nayla terlihat kehabisan nafas dan Rian kemudian melepaskan.


" Pulang Nanti berikan aku hak ku sebagai seorang suami mu "


" Aku pegang janji mu "


" Iya ...sekarang buka pintu nya "


" Benahi dulu baju dan make up mu .. terutama bibir mu sayang "


" Nyebelin "


........


Semua orang sudah berkumpul di depan pintu masuk kedua orang tua Keyla Arin dan Fika .


Rian bergantian mencium punggung tangan orang tua Keyla

__ADS_1


" Hey kedua adik ipar bisa kau ikut dengan ku sebentar "


Keyla bingung " Kamu mau apa mas sama mereka ?? "


" Ada yang ingin aku bicarakan dengan mereka "


Keyla menatap bingung kearah mereka bertiga terlihat serius namun kadang juga tertawa dan tersenyum juga .


....


" Adik ipar ingat ya jaga Kaka kalian untukku , Laporkan jika ada cowok yang mendekati nya "


" iya bang " Fika


" Suami Posesif " kata Arin lagi


" Bang kakak itu bahkan punya wajah yang setia kenapa kamu meragukan nya " Fika menggeleng geleng kepala


Arin tertawa " Gak mungkin ada yang mau sama Kaka selain kamu bang " kata Arin lagi


* Hey bocah bahkan dia perlu waktu seminggu saja untuk membuat ku jatuh hati * Lirih Keyla


"Kakak mu sangat cantik sekarang saat hidup bersama ku .."


" Ha.. ha.. ha"


" Lakukan tugas kalian dengan benar atau kalian gak akan aku kasih jajan lagi "


" Siap bang " Fika


" Siap komandan " Arin

__ADS_1


__ADS_2