
Setelah perjalan yang panjang pada jam 17:00 WIB Nayla dan keluarga sampai di Bandara di kota Meraka.
Dari jauh terlihat Rian menunggu di pintu keluar Iya tersenyum Sangat Manis.
" Mama pah sehat kan " Rian bergantian menciumi Punggung tangan kedua mertua nya nya.
" Sehat Nak Rian Alhamdulillah "Papah menjawab dengan Senyum Sumringah
".Sayang... " Rian sekarang memeluk istri nya dengan erat rasa rindu nya benar benar ingin iya lenyapkan " Masih ingat kan janji sebelum berangkat .." sambil berbisik pelan di telinga istri nya ..
Nayla mencubit perut suami nya " Awwww....Sakit ..." kata Rian mulai melepaskan pelukannya dan sekarang mentap manik istri nya itu dengan cinta
" Janji kan kemaren .." kata Rian mencoba mengingatkan.
Nayla mendekat kan wajah nya dengan Rian sangat dekat " Dasar mesum .."
" Hay adik Ipar Bagaimana kabar kalian .." sekarang tatapan Rian berganti kepada kedua adik ipar nya , Nayla sekarang menggandeng tangan suami nya seakan tidak ingin lepas dari suami nya itu. Entah sejak kapan iya mulai nyaman dekat dengan suami nya itu.
" Baik Abang ... " kata Fina dan Arin dengan senyum manis .
" Ayok Kita pulang ... " kata papah Nayla yang melihat mang Diman yang datang ke arah mereka .
" Ooh Iya Nak Rian ... Kerumah Mamah dulu ya ada selamatan atau kalau mau tidur dirumah dulu aja nginap ya sayang "
" Iya mah " Rian Sebenarnya tidak setuju dengan perkataan ibu mertua nya tapi apalah daya iya juga tidak mungkin menolak.
__ADS_1
Nayla dan Rian sekarang sudah ada di dalam mobil. Rian tidak kunjung menyalakan mobil nya iya hanya diam di kursi nya dan mentap Lurus kearah Luar.
" Kenapa ..." Tanya Nayla yang begitu bingung
" Gak papa ..."
" Ayok jalan .. " Kata Nayla ya yang penuh semangat .
" Cium ... " Kata Rian
" Hah .. " Nayla kaget
" Kenapa ... kamu gak mau ..?? "
" Apaan sih .. Nanti "
Manik Meraka bertemu menatap lekat satu dengan yang lain pelan kedua nya saling mendekat ...entah siapa yang memulai nya lebih dulu Ciuman Itu Awal nya hanya sekedar pelapasan Rindu antar merka saja namun semakin lama ciuman itu berubah menjadi nafsu yang membuat Suami istri itu Larut dengan gairah yang sulit terbendung
" Aku mau malam ini .Sayang .... kita pulang ya habis selamatan .. "
" Tapi kan mama mau kita nginap .."
" Ayolah sayang ... apa kamu mau melakukan nya dirumah kamu ..?? "
" Iya nanti aku bilang mama ..."
__ADS_1
" Makasih sayang .. Sambil mencium kening istri nya itu "
Meraka jelas tertinggal dari mobil yang dikendarai oleh orang tua dan kedua adik Nayla.
sesampai nya Nayla dan Rian acara selamatan baru di mulai meskipun harus menunggu beberapa menit kedatangan mereka.
Acara berlangsung dengan hikamat satu persatu tetangga mulai pulang ketika Adzan berkumandang.
Selepas Sholat Magrib mereka berkumpul di ruang tengah sederhana itu .
" Mah .. Nayla pulang aja ya .. "
" Kenapa sayang ..."
" Besok Mas Rian kerja .. Baju Kerja nya gak ada disini Mah .."
"Ohh.. Mama lupa sayang kalau besok bukan hari Minggu ."
" gak papa kan ... "
" Iya gak papa pulang lah ... Nak Rian masih sanggup untuk nyetir Maksud mama gak capek kan kamu ..? "
" Sanggup kok mah ..." Rasa sekarang iya ingin bersorak Sorai kegirangan..
" Kantor itu milikku mau kerja atau tidak terserah padaku mama ." gumam nya dalam hati bagai manapu Bos kalau libur tidak menunggu jadwal libur kan hehe
__ADS_1
Vote dong ..😀