
Rian menatap Nayla penuh dengan Pertanyaan seakan siap memangsa nya habis habisan.
" Kakak ini Lucu ya .. sudah punya suami kok masih aja bawa hp kemana mana " Kata Arin
" Arinnnnn " kata ku gerama penuh penekanan
" Siapa yang panggil sayang "
" Ehhh..." Bisa bisa nya dia bersandiwara seperti itu jelas jelas hp nya ada di kantongnya
" Bag " kata Fika " Kak Nayla ini memang polos tapi hati hati lho bang bahkan dia bisa memikat teman teman ku yang jauh lebih muda
" Awwwww..." kata Fika kaki Fika di tendang Nayla dari bawah meja nya " Sakit ka "
" Maka nya jangan ngaur kalau biacara "
Kedua orang tau nya hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan anak nya yang sama sekali tidak ada perubahan
" Siapa yang ngaur .. aku bicara kebenaran kok "
" Finaaaaaaa " Sialan kesalahan tadi aja belum kelar anak ini benar benar .. gumam Nayla
"Beneran Fin .. kapan kapan ceritakan ya "
" Kamu apaan sih mas " dengan muka sinis
__ADS_1
" Biar aku bisa antisipasi aja Sayang " kata nya dengan senyum terpaksa dan penuh penekanan * Habis kau * itulah sebenarnya arti dari mimik wajah Rian
"Udah deh "
******
Setelah makan dan istirahat sebentar di rumah Nayla dan Rian pulang kerumah mereka .
Mimik muka Rian tidak bersahabat dari tadi handphone Nayla masih di pegang nya. diam nya Rian menambah suasana perjalanan itu tambah mengerikan .
Suasana Rumah sudah sepi tidak ada lagi bik Num dan bik Rah di rumah . Rumah sudah terlihat rapi bersih
" Mas... sampai kapan handphone ku kamu ambil " Nayla memberanikan diri setelah mengatakan itu setelah memasuki kamar
" kenapa mau balas chat nya .. gak sabar pingin kangen kangenan" sahut Rian tanpa melihat kearah Nayla iya merebahkan diri nya di kasur dan Nayla pun melakukan hal yang sama.
" Blokir No nya " kata Rian singkat
" Hah "
" Kenapa gak mau "
" Bukan gitu ... cumana "
Cup karena amarah dan perasaan sakit Rian mencium bibir mungil Nayla secara spontan dan mencium secara kasar lama mereka berada berciuman sampai Nayla merasa susah bernafas baru Rian melepaskan nya
__ADS_1
" Aku gak suka kamu dekat dengan cowo manapun meskipun cuman teman .. kalau kamu mau melakukan syarat dari ku aku kasih kan hp kembali "
" Ahhhh ... mana bisa gitu kamu terlalu posesif "
" Kenapa gak suka ya gak usah pake hp sekalian "
" Sayang ... aku kan gak selingkuh cuman teman "
" teman ... kamu panggil aku mas dia juga kamu panggil mas .. aku tau dia special kan "
" oke oke ... yaudah terserah kamu apapun lakukan sesuka mu "
Nayla sudah mulai kesal ini adalah sifat Rian yang baru iya ketahui dan sangat menjengkelkan . Nayla tidur membelakangi Rian. Rian juga merebahkan diri dan memeluk erat Nayla dari belakang
Kedua nya tertidur nyenyak sekali dan seperti biasa pagi di lalui sama seperti hari pertama mengeringkan rambut membantu memakaikan pakaian.
Sarapan Nayla hanya membisu sedari tadi iya cuman diam. ini adalah bentuk protes nya yang terakhir agar hp nya segera di kembalikan Rian.
" Ini hp nya "
Nayla tersenyum akhirnya aksi protes nya berhasil.
"Chat apapun yang masuk ke hp kamu akan otomatis masuk ke hp ku "
" Hah ... Mas ini berlebihan "
__ADS_1
" Kalau gak mau ya sudah " ditarik nya kembali hp nayla yang hendak iya kasihkan tadi
" Ehhh.. jangan jangan "