
Rian begitu marah di dalam mobil iya terus berpikir bagaimana iya dapat membuat wanita itu meminta maaf dan memohon padanya.
Tentu saja kejadian ini tidak akan berlalu begitu saja aku akan menunjukkan pada mu siapa aku sebenarnya.
Sementara Nayla di dalam kamar di marahi kedua orang tua nya akibat melakukan tindakan yang tidak sopan meski ibunya tidak melihat langsung tapi kabar itu berkeliar terus dari mulut ke mulut.
"Kenapa kamu seperti itu memalukan Nay "
"Mah aku gak bakalan bersikap seperti itu pada orang lain kalau bukan dia yang memulai"
" Dia kan cuman meminta mu untuk membuat kan nya kopi kenapa kamu berpikir seakan dia melakukan kejahatan besar"
" Mah andai bukan dia pelaku nya mungkin aku dengan senang hati akan melakukan nya kenal juga enggak main perintah seperti aku pelayan saja"
" Nay ..."
" udah mah Nayla mau tidur sudah cape "
Di kamar Nayla mengingat lagi semua kejadian tadi dan rasa rasa nya dia gak pernah merasa bersalah melakukan hal yang demikian ..
" kenapa aku yang seakan menjadi pembuat onar disini .. karena dia kaya...?? lelaki angkuh ."
" hari ini adalah hari pertama dan terakhir aku bertemu dia " tapi kok aku merasa merinding sih dengan ancamannya.. ahh sudahlah nay toh ini yang pertama dan terakhir kamu bertemu dengannya "
Call Bayu
__ADS_1
" Hay sayang ...!"
" kenapa mas ,??
" udah pulang ya ?
" iya mas .aku cape banget hari ini "
Nayla berusaha menimbang nimbang apa kah iya harus menceritakan kejadian ini pada bayu atau enggak .
" Nayla ... Nay ????
" Ehh.. maaf ka .."
" kamu kenapa ..? "
Akhir nya iya tidak menceritakan kejadian tadi pada Bayu walau di dalam hati terselip kekhawatiran karena ancaman laki laki tadi.
" Aku lagi santai aja Sayang di dalam kamar esok aku pulang kamu mau apa ? "
" Gak usah mas bay "
Sepasang kekasih ini terus bertukar cerita bagaimana hari ini berjalan hingga malam ini dari sekedar basa basi sampai canda tawa nampak mereka begitu bahagia.
sedang di meja kerja laki laki itu menatap layar laptop nya dengan kacau iya tidak pernah fokus sedari tadi siang pikiran nya terfokus pada wanita itu.
__ADS_1
"Akan aku pastikan kamu membayar semua ini ?? "
katanya sambil menggerakkan kedua tangannya iya tampak kesal.
tok tok tok
" masuk " kata Rian pada orang yang berada di depan pintu ruang kerja nya .
" Kenapa bi ??"
" Ada Mba Resti pak ?? "
" Bilang Sama dia kalau aku sudah tidur "
" aku mendengar nya Rian " kata Resti yang langsung masuk kedalam ruang kerja Rian .
Resti adalah sahabat dekat Rian namun bagi Resti hubungan mereka lebih dari sekedar itu laki laki itu kadang memperlakukan nya seperti kekasih namun Rian tidak pernah menyatakan perasaan nya pada Resti .
Rian tinggal sendiri dirumah ini orang tua nya tinggal di kota lain iya memilih rumah ini sebagai tempat tinggal nya karena dekat dengan kantor dan hotel milik nya.
" Ada apa ??? "
" Seharian kamu gak menelpon ku kenapa ..?? tanya Resti " aku khawatir " sambil mendekati Rian dan mencium pipi Rian .
" Udah deh Resti .."
__ADS_1
Resti kemudian bersikap lebih agresif iya mencium Rian dan berlama lama di bibir nya membuat sang empunya bibir terkejut iya enggan membalas perlakuan Resti sekarang padanya hingga akhirnya Resti melepaskan bibir nya sendiri
Vote ya ..