
*ehhh .. ada ka Iwan ... ?? sudah lama ka ..??
" gak juga er...???" mana Nayla er*...?? "
mata nya melirik seisi ruangan mencari keberadaan wanita nya itu entah apa yang membuat ku saat ini ingin sekali mengenal dengan wanita ini .
menurutnya wanita itu begitu sempurna wanita yang mampu menyita waktu ku akhir akhir ini
pas untuk di jadikan istri selain pintar dan memiliki karir yang bagus dia juga perumpuan yang Sholehah terbukti dari stalking instagramnya wanita itu tidak pernah menunjukkan wajah nya ketika berfoto tidak seperti kebanyakan wanita yang berlomba mempunyai foto indah hanya untuk galery Instagram nya
menarik laki laki dengan foto yang cantik cantik adalah kerjaan anak sekarang tampil keran hits modis banyak yg like fotonya adalah kebanggaan bagi sebagian wanita
itulah yang menambah daya tarik laki laki ini pada Nayla entah mengapa iya bersikeras ingin memiliki wanita ini meskipun iya tau berapa sering penolakan halus terlontar di mulut manis nya itu
"ka iwan .. sedang apa liat kesana kemari " kata Erin berbasa basi mempoloskan muka nya seperti tidak mengerti apapun iya berharap bisa meninggal kan laki laki ini kerna memikirkan begitu banyak pekerjaan yg harus ia urus
"saat ini dan bukan waktu yang tepat ka Iwan untuk berlama lama ngombrol dengan mu" gerunuk nya dalam hati nya
__ADS_1
"gak er .. ini aku titip kontrak ini er kemaren Nayla bilang setuju dengan kontrak ini dan aku minta cepat untuk di tandatangi biar promo nya bisa cepat keluar er"
lanjut nya ketika sadar dengan tujuan awal nya iya kesini
" oohh baik lah nanti kukasih kan ke Bu Vivi hanya saja sekarang dia lagi berada di luar kota dan untuk masalah nya promo bisa berjalan silahkan ka Iwan hubungi Nayla saja kerna aku tidak terlalu memahami ini "
" mana Nayla " memberanikan diri menayakan keberadaan wanita itu kerna mumpung ada kesempatan meski iya begitu menyukai wanita ini tak lantas membuat Iwan harus menggantungkan harga diri nya juga iya "
" dia sedang keluar dan jika waktu kembali aku kurang tau " sahut Erin berusaha memotong pembicaraan mereka .
" ok kalau begitu "
" apa benar er dia memiliki pasangan ?? " mata nya tajam melihat mata Erin keduanya bersitatap
Iwan yang sedang menunggu jawaban baik dari mulut Erin dan Erin yang bingung harus menjadi makcobalang ataukah harus menjadi sekat pembatas diantara mereka.
"seperti nya tidak" ****** lah aku kalau Nayla mengetahui ini.
__ADS_1
Tuhan engkau tau niat baik ku aku hanya ingin sahabatku cepat menikah bukan cinta bisa tumbuh dengan sendiri nya gumam elin dalam hatinya".
" ahh baguslah kalau begitu "
sedari kemaren aku telah menebaknya mengatakan kalau dia memiliki kekasih itu hanya alibi nya untuk membuat ku menyerah
" Nayla aku akan membuat mu dekat denganku meskipun tidak mudah aku tau itu "
" cihh .. sesenang itu dia gak semudah itu ka Iwan jangan cepat senang dulu dong" aku pastikan kau tidak akan lebih dari 3 bulan dengan segala usaha mu dan kau pasti akan menyerah sendiri hahaha. " yang sekali lagi hanya dia dan tuhan yg mendengar.
" aku pulang dulu er "
jelas terlihat raut senang terpancar dari mata nya Iwan seakan mendapat kan lampu hijau mendekati Nayla.
baiklah usaha dulu
* Hay maafkan aku ya kalau ada kata kata yang salah bahasa yang sulit di pahami selain typo akut aku juga malas jika meneliti kembali ✌️✌️
__ADS_1