
Selesai sholat isya mereka kembali ke kamar Hotel sebelum masuk kekamar nya Fina mencegat nya.
" Kak tadi Abang Rian telpon,, Katanya kalau selesai telpon Abang kak ..!!"
" Emm.. iya Fin " Nayla masuk kemmar nya dengan malas .. " Menyebalkan kenapa minta di telpon kalau cuman mau minta ijin pergi ketempat tongkrongan .. istri mana yang mau ngijinin .. ?"
Karena rasa kesal nya iya gak nelpon rian sesuai yang Fina anjurkan iya merebahkan diri nya di kasur setelah sebelum nya membersihkan diri.
" Pasti sekarang sudah tidur ..Biarin aja aku masih kesal "
Telpon Nayla berdering .. Rian menelpon nya beberpa kali namun iya enggan untuk mengangkat telpon nya
" Belum tidur ya ..jam segini nelpon ??"
tak lama bel pintu Nayla berbunyi dengan beberapa kali tanpa jeda membuat yang empunya kamar kesal saja.
Nayla membuka kan pintu kamar itu.. iya hendak memarahi orang itu yang tak lain adalah adik nya fina,
" Kakak.. belum telpon Abang ...??? kakak angkat telpon Abang ...??? dia selalu menghubungi ku bikin kesal aja ... aku mau istirahat ... telpon lah kak dia menggangu ku terus ..." Kata Fina dengan kesal
" Hah ... " Kata Nayla bingung sedari tadi iya yang hendak memarahi adik nya terlebih dahulu namun malah Fina yang marah marah dengan wajah frustasi nya " Iya ... akan kakak telpon nanti "
" Aku gak bilang nanti Kak SEKARANGGGGG...!!!!!"
" iya ihhh... gak usah teriak teriak ..."
" Ingat ya kak awas aja kalau kakak gak telpon .. aku aduin sama mama kalau kalian sedang bertengkar biar dapat ceramah sepanjang Satu Minggu kedepan "
__ADS_1
" Bawel ... " Nayla menutup pintu kamar hotel nya sebelum fina pergi.
Iya kemudian merebahkan tubuh nya iya dan menelpon suami nya sesuai keinginan adik nya .
" Kesian juga liat muka Fina frustasi gitu "
telpon pun tersambung . yang kemudian dipindah kan menjadi Video Call oleh Rian.
Dari kedua layar tersebut Meraka bisa melihat satu dan lain nya sekarang Rian berada di kamar nya.
" Marah " tanya Rian
" Enggak... "
" Kenapa telpon ku gak diangkat "
" Ohhhh ya... "
" Gak tidur ... gak cape apa habis kelayapan dan main perempuan ..?? " Suara nya jelas terdengar kesal untuk siapaun yang mendengar nya
Rian tersenyum ..
" Aku mati kan aja ... buat kesal aja "
" Kalau kamu matikan aku akan terus ganggu Fina ...kamu mau .. jangan matikan telpon ku sebelum aku yang memperintahkan .."
" Terserah lah ... apa mau bicara apa lagi sekarang ..."
__ADS_1
" Aku gak tidur cuman karena nunggu telpon kamu ... "
" Iya terus ..."
" Terus aku minta kamu temani aku sampai tidur .. jangan matikan layar hp nya "
" Kamu gila ya Kuota nya bisa habis... sok kaya banget .."
" Emang kaya Lupa ya ..."
" Matikan aja .. ini terlalu boros besok kan bisa telpon lagi ... "
" Awas ya kalau gak diangkat .. pokok nya kalau dalam tiga panggilan gak diangkat aku akan telpon mama kamu sekalian bukan Fina lagi .. kalau mau sholat kasih kabar kalau udah selesai kasih kabar .. biar aku enak menghubungi nya.. kalau mau pergi kemana mana kasih kabar .. "
" Iya iya sayang ... " Nayla melunak
Rian tersenyum " Awas ya kalau gak di lakuin "
" Iya ... Tidur gih nanti bangun kesiangan lagi "
" Cium dulu "
" Genit banget kamu yang ... "
" Ayokkk ... " kata Rian memaksa ..
" Ummmah " di dekat nya bibir Nayla yang hampir menyentuh layar hp nya ..
__ADS_1
" Makasih sayang ... " Kata Rian senang