
Diruang tamu yang penuh dengan kehangatan menjadi dingin membeku Mama dan Papa nya Nayla telah mengatakan kepada Nayla kalau ada yang berkunjung kerumah mereka dan melamar anak nya .
" Nak kamu sudah saat nya menikah "
" Tapi Mah. Nayla gak mau !!
" Gak bisa Nay Mama sudah menerima nya "
" APA!!!!..."
" Papah juga sudah setuju Nay dia laki laki Mapan"
" Pah Nayla mohon batal kan perjodohan ini "
" Gak bisa Nay .. Mama sudah menerima nya besok malam keluarga nya akan kesini mengatur tanggal dan acaranya mereka minta pernikahan nya cepat di laksanakan "
" Mah Nayla mencintai orang lain"
" Sudah terlambat " kata mama
" Pah ... mohon " Nayla memohon pada papa nya untuk menghentikan ini perjodohan ini namun kali ini gagal
" Sekali ini Papa mohon ikuti permintaan kami"
" tapi Pah "
" Anggap ini permintaan terakhir kami sebagai orang tua mu .. ikuti kami jangan membangkang apalagi berpikir aneh aneh "
Epilogi
Siang hari ketika jam 10 pagi Rian berkunjung ke Rumah orang tua Nayla dia di temani Alvin Entah apa iya begitu mengambil resiko sebesar ini padahal iya hanya ingin mempermainkan gadis itu dia ingin mengikat gadis itu dengan permainan pernikahan ini.
__ADS_1
tok
tok
"Assalamualaikum ..??
" Waalaikumsalam ... siapa mau cari siapa "
kata perempuan paru baya keluar di balik pintu itu
" Mau cari ibu kata nya sopan apa ibu orang tua Nayla ??"
" Iya benar .. Bapa ada Bu saya ingin berbicara sama kalian berdua ??
" Ada apa nak ?"
" Ini tentang Nayla
" Saya panggilkan bapa dulu .. silahkan masuk dulu ??
" Iya Bu makasih "
Setelah Suami istri itu duduk bersama kedua laki laki muda dan gagah dan tak lupa di temani Kopi hangat dan Biskuit kelapa
laki kali itu kemudian mengutarakan maksud dan tujuannya
" Bu .. Pak " sambil melihat mereka bergantian
" Iya "
" Saya bermaksud melamar putri bapak dan saya menyukai nya ??"
__ADS_1
" Apa ... Bapak tanya kan pada anak nya dulu kalau begitu bapak gak berani memaksa nya "
" Iya kata ibu nya "
Mengingat telah banyak Penolakan dari putri nya pada beberapa laki laki
" Kenapaa harus bertanya padanya maksud saya dia pasti akan menolak nya karena dia gak ada pikiran ingin menikah di umur dia sekarang ... kalian bisa memerintah nya bukan nya kalian juga ingin Nayla menikah "
" Saya janji Bu ..akan membuahi kebutuhan hidup Nayla dan Ibu sama Bapa "
" Saya gak tega sama Nayla Kalau memaksa nya begitu "
" 3 hari lagi saya akan mengajak kedua orang tua saya dan saya berharap lalamaran saya di terima pak Bu " tegas Rian
Ketika pembicaraan sudah lebih santai mereka semua meminum minuman yang telah disiapkan Bu Nur ...
" Maaf nak Rian kamu kerja dimana "
" Saya Pengusaha Batubara Bu san sekara g juga masih pegang urusan hotel . Rian Atmajaya "
" Jadi kami keluarga Atmajaya " ibu sok mendengarkan nya
" Iya saya anak terakhir Atmajaya "
" Kenapa kamu menginginkan putri ku ??"
" Tentu sebagai Mainanku Bu ..." Tapi hanya di dalam hati nya iya berani mengatakan itu" Karena dia pekerja keras dan cantik " pengen muntah rasa nya
Mereka berbincang sudah seperti keluarga Membuat orang tua yakin ternya bukan hal yang sulit ayah sekali ini besarnya namu mampu membuat tujuan ku mulus
gumamam nya di dalam mobil yang melaju begitu kencang
__ADS_1