PERNIKAHAN TERLALU

PERNIKAHAN TERLALU
Perjodohan


__ADS_3

"upppssss sorry beb Delia".ucap Lia sambil mengulur kan tangan nya.


"huf dasar kalian bukan nya nolongin ku dulu malah terpesona sama guru sinting itu" ucap Delia


Akhir nya mereka jangan pulang menuju parkiran dengan masih setia nya Delia mengomel tanpa sadar ada seseorang yang melihat nya .


"Dasar cewe labil ngomel terus bikib gemes" ucap Qian tanpa sadar.


....,,....


mereka bertiga naik mobil dan melajuk kan dengan kecepatan di atas rata".


setelah mobil sampai di depan gerbang rumah Delia turun.


"makasih yah geng udah anterin aku" ucap delia.


"sama sama del"


"mau mampir gak kalian??"


"gak ah dah sore nih" ucap Aurel.


" ya udah byeeee" ucap delia melambaikan tangan hingga mobil tak terlihat lagi.


Delia masuk ke rumah ,di ruang tamu sudah ada ayah ,bunda dan kriz .mereka duduk ngobrol santai menunggu Delia pulang.


"bunda Delia pulang" ucap Delia sambil berlari ke arah bunda sambil memeluj nya manja.


"kamu sudah pulang nak "


"sudah bun"


Delia beranjak ke depan kriz lalu duduk di pangkuan kriz tanpa meminta ijin terlebih daahulu dna kriz hanya diam dan melingkar kan tangan nya ke pinggang Delia membuat semua orang selalu salah faham dengan tingkah mereka berdua.


"baby dengar kan aku baik - baik terima apa pun permintaan ayah bunda, kalo mau kaka seperti biasa???" tanya kriz seolah mengancam secara halus.


"ok kriz".


Bunda dan ayah bingung dengan kelakuan mereka berdua selalu mesra bukan layak nya kka ber adik.


ini yang aku takut kan mereka di depan kami saja mesra sekali bagaimana di belakang kami,Delia selalu menurut terhadap Kriz ,semoga ucapan kriz benar tidak ada hubungan lain dengan delia selain kaka beradik.


gumam Ayah Delia


"nak kami berniat menjodoh kan mu dengan anak teman kami kalian di jodoh kan sebelum kamu lahir nak" ucap ayah delia masih dengan raut bimbang.


"baik yah Delia terima dengan syarat yang Delia ajuk kan kepada bunda kemarin" ucap delia sambil terus bersandar di dada bidang kriz.

__ADS_1


"memang apa syarat nya" ucap ayah bingung.


"yah syarat yang Delia ajukan,jangan bilang ke keluarga yang di jodoh kan dengan delia bahwa kriz kka Delia ".ucap Delia dengan tegas.


"baik lah nak" ucap ayh Delia berfikir dari pada Delia menolak lebih baik begini.


baby lihat saja aku selalu mengawasi gerak gerik mu ,baby aku akan selalu menjaga mu walaupun nanti kau menikah tetapi aku akan membuat mu menikah dengan pria itu dia pasti bisa menjaga mu lebih dari ku ,aku akan ikuti permainan mu baby.


ucap kriz dalam hati.


"kak kriz setuju atau tidak"


kriz hanya tersenyum.


"ayah bunda kami ke atas dulu pasti Delia lelah apalagi nanti malam harus bertemu denfan calon suami nya" ucap kriz berjalan dengan menggendong Delia.


kaka kau selalu memanja kan ku seperti kka memanja kan dela dulu aku jadi sedih kalo melihat kka begini harus nya kka menikah lagi bukan menjaga ku.


"kak apa kau tak mau menikah???" ucap Delia sambil memandang wajah Kriz.


"ayo lah baby kasih sayang dan cinta ku hanya untuk mu seorang " ucap Kriz sambil tersenyum.


"Kriz jangan bohong kepada ku kau sangat membenci ku ,bahkan kau tak pernah memaaf kan ku" ucap Delia kesal.


"Baby kau tau itu kenapa masih bertanya tentang menikah ,wanita mana yang mau dengan pria dingin dan egois seperti ku" ucap kriz dengan tatapan dingin.


" baik lah turun kan aku kriz"


"Kriz awas kamu aku sumpahin kamu dapet jodoh yang ribet biar kau tak bisa semena mena!!!!!!! " ucap Delia dengan suara yang keras .


" terserah pada mu baby" ucap Kriz terus menuruni tangga.


.....,......


Qian baru saja pulang dengan wajah kesal nya,membawa banyak belanjaan pesanan momy nya.


"Bi tolong bawa kan ini ke dapur dan suruh yang lain bungkus ini dengan rapih, saya ke atas dulu kalo momy mencari ku " ucap Qian .


"baik den" ucap bibi.


sampai di kamr nya Qian masih kepikiran wajah kesal Delia dan terukir senyum di wajah nya.


huf kenapa ku selalu kepikiran cewe labil itu oh tidak mungki ku sedang demam.


gumam Qian dengan memegang kening nya yang tidak panas.


Tok ...tok..tok..

__ADS_1


"Masuk" ucap Qian duduk di dekat ranjang.


"den di tunggu nyonya di ruang makan" ucap bibi.


"baik bi nanti saya turun" ucap Qian.


"saya permisi den" ucap bibi.


Qian masuk ke kamar mandi ,melakukan rutinitas nya setelah selesai Qian turun dan duduk di kursi.


" momy kenapa memanggil ku" ucap Qian.


"nanti malam bersiap kita mau ke rumah teman mma lihat calon mantu" ucap momy.


"uhuk uhuk uhuk" Qian mengelap air yang tumpah di kemeja nya.


"kenapa kamu nak hati- hati kalo minum" ucap momy sambil mengelus tengkuk Qian.


"momy gak bercanda kan beneran mau jodohin Qian??"


"benar sayang momy and dady setuju kamu di jodoh kan dengan anak teman momy" ucap momy dengan sungguh - sungguh.


"baik lah Qian terima asal satu hal wanita itu jangan manja Qian malas lihat wanita manja" ucap Qian berdiri lalu pergi ke kamar nya.


huh aku harus nurutin momy biar momy gak sedih ini benar" keterlaluan.


...,,,....


Di kediaman Hanz Wijaya telah di tata rapih sedemikian rupa untuk menyambut calon mantu dan banah besan .


"Delia cepat berdandan nya sebentar lagi jam 7 mereka akan datang " teriak bunda.


"baik bun sebentar lagi" ucap Delia.


"Baby apa kau belum siap??" ucap kriz dengan lembut agar delia tak curiga.


"Belum kak ini susah tolong gaun ku sangat susah " ucap Delia manja.


"baik lah sini baby mendekat" ucap kriz


Delia mendekat dan membelakangi kriz.


"selesai"


"terima kasih kka"


"ok baby kka tunggu di bawah " ucap kriz dengan satu mata berkedip.

__ADS_1


Bersambung...


maaf kalo up kali ini sangat singkat jangan lupa vote like dan beri semangat untuk autor .


__ADS_2