
Sore menjelang Delia masih terlelap dalam mimpi nya ,bukan lagi di pangkuan kriz tapi kasur king size .
Qian sedang di ruang kerja nya sementara waktu asisten pribadi nya yang mengurus perusahaan mood Qian tidak baik saat ini.
Qian termenung memikirkan kejadian di kantor Kriz dimana Delia nyaman tidur di pangkuan nya kriz.
kenapa aku harus menikah dengan dia yang selama ini aku hindari bertahun" aku melupakan kejadian itu melanjutkan hidup ku tapi kenapa sekarang aku terjebak dengan wanita sialan itu .
gumam Qian merasa frustasi.
"uuuuhhh ..haaauummmm" Delia bangun menguap dan mengulet.
"Dimana aku ini bukan nya tadi aku di kantor kriz??" Delia heran lalu berdiri keluar kamar mencari dimana dia sekarang.
saat berjalan sepi tidak ada seorang pun lalu Delia melihat ada ruangan di bawah tangga sedikit terbuka pintu nya.
Delia menghampiri lalu membuka pintu begitu kaget nya saat melihat Qian hanya memakai bokser sedang merebah kan diri menutup mata.
oh no mata ku ternodai lagi hih dasar om kalo di ruang kerja malah molor huh ini kan masih siang ,ah aku kerjain saja
Delia berjalan menaiki kasur merebah kan diri di samping Qian lalu menarik selimut Delia sengaja memeluk Qian,ikut tidur bersama.
tak terasa hari sudah sore Qian ingin membuka mata nya saat ingin meregang kan tangan nya Qian merasa berat seperti ada beban di atas tubuh nya.
kenapa gak bisa gerak gini sih mungkin ku kelelahan jadi tak ada tenaga.
__ADS_1
saat Qian membuka mata ,Qian kaget ada tangan melingkar di atas perut nya .
siapa yang tidur memeluk ku berani" .
saat Qian akan marah membuka selimut Qian kaget terdiam melihat Delia yang tidur bersama nya ,muka imut nya rambut berantakan menambah kesan cantik nya tidak seperti saat bangun menor tak karuan.
Qian terdiam bingung bagaimana cara membangun kan Delia.
"hey bangun udah sore??" ucap Qian ketus .
bangun kan saja kalau bisa aku akan memeper erat pelukan salah sendiri mau di nikah kan dengan ku
gumam dalam hati
Bukan nya melepas bangun Delia menambah erat pelukan nya.
"eemm nanti bentar lagi aku masih mengantuk om ,biar kan begini sebentar lagi", ucap Delia dengan suara khas bangun tidur.
"ok" ketus Qian.
apa" nih cewe bikin kesel ajah ,aku ingin cepat bangun untuk memeriksa hasil kinerja anak buah dimana Delia berada aku sangat merindukan nya.
"Qian memandangi maharani dengan seksama ,kalau di lihat* kau mirip Delia apa memang begitu jika kaka beradik" gumam Qian pelan.
"uaaahhh heemmm" Delia menguap melepas kan pelukan nya.
__ADS_1
"selamat sore om,terima kasih pelukan nya ku tak bisa tidur tanpa memeluk seseorang,berhubung kriz tak ada kau saja om", ucap Delia bangun lalu pergi tanpa menoleh lagi.
"huh sudah ku duga pasti dia hanya memanfaat kan ku"
Qian bangun untuk membersih kan diri saat akan bangun ada notif dari laptop nya
pasti email dari anak buah ku bagus.
Qian berjalan menuju laptop nya dan duduk benar saja saat membuka laptop ada email masuk dari anak buah nya .
Qian membaca isi email nya.
Dela maharani kaka dari Delia maharani.
Dela kuliah dan menikah dengan riz dari kalangan bawah.
Dela hamil dan meninggal di rs xxxx ,saat ini adik dari dela menggantikan kakak nya ,Delia maharani berperan sebagai dela agar perusahaan nya tetap stabil hingga sekarang orang yang mengejar dela dan delia belum di temukan.
Seketika Qian syok mendapat informasi dari anak buah nya.
jadi selama ini aku menyukai dan menikah dengan Delia pantas saja jika membahas delia ,dela sangat gugup,benar" aku di bodohi
Bersambung..
jangan lupa like ,vote dam komen
__ADS_1
Terima kasih🙏🤗