PERNIKAHAN TERLALU

PERNIKAHAN TERLALU
Ke pulangan


__ADS_3

Delia menelfon asisten nya untuk menyiap kan semua barang barang dela untuk di pakai nya .


Delia duduk di bangku kebesaran nya.


bunyi suara pintu di buka.


Ceklek..


asisten masuk memberikan semua nya ada 3 pelayan wanita untuk mendandani delia.


"kau tunggu di sini dan jangan pergi nanti masih ada tugas penting"


"baik nona" ucap asisten nya.


Delia masuk ke kamar nya di balik tembok bacaan.


semua pelayan sibuk mendandani delia semirip mungkin dengan dela setelah selesai sekarang delia seperti dela tak akan ada yang curiga 100%.


"ulala cantik nya diri ku,tapi sayang jones he he he" ucap delia.


semua tertawa melihat nona nya yang aneh jelas jelas sudah menikah masih meng anggap diri nya single .


"nona selesai apa perlu kambi bantu lagi??"


"tidak usah kalian dapat bonus minta lah pada asisten ku ok girl"


"terima kasih nona"


pelayan pergi dengan membawa alat rias dan baju sisa yang tak di inginkan delia.


Delia keluar menemui asisten nya,mari ikut saya ke perusahaan saputra .


"baik nona,mau pakai mobil yang mana??"


"yang paling mewah" ucap Delia.


Begitu lah jika sudah menjelma menjadi dela totalitas tampa batas.


Delia menuju loby dengan gaya khas dela yang centil nan anggun.


Delia masuk dan menyuruh asisten nya untuk membaca agenda hari ini.


..,,..


Qian sedang tak fokus kerja kesal dengan suguhan tadi malam melihat delia tidur di pelukan kriz dengan sangat mesra ,suami mana yang rela meski itu kaka ipar nya.


Qian duduk termenung menghadap ke hamparan gedung menjulang tinggi dengan segelas kopi hangat.


saat kriz sedang menyesap kopi ada yang masuk.


ceklek..


"maaf tuan mengganggu ,nona dela dari hanz group datang" ucap sekertaris nya.


apa istri ku pulang kapan kenapa tak ke rumah dulu ,hany kau mempermain kan ku lagi.


"persilah kan istri ku masuk" ucap Qian.


"baik tuan".


Tak tak tak..


suara detakan sepatu wanita menuju pintu Qian pura pura sibuk.


ceklek...


"hay om apa kabar " delia masuk ke dalam duduk di sofa panjang.


Qian masih diam,delia berjalan ke dekat Qian lalu duduk di pangkuan Qian tanpa permisi.

__ADS_1


"om ko diem gak denger yah istri pulang ko cuek banget gak kangen yah ,apa suka ku di sana lama??" delia mendelik.


Qian hanya diam menatap delia orang yang ia cintai di depa n nya tapi ia ragu dengan delia


hany jangan hancur kan hati ku lagi,perasaan ku sudah kalut karna mu.


"heh om ko malah diem ,mmuah" delia mencium pipi Qian.


membuat Qian kaget dan heran.


"aku ganggu om yah maaff" ucap delia.


"em tak masalah,kapan pulang kenapa tak ke rumah dulu??"


"biasa om main dulu lah kan aku paling gak suka pulang " ucap delia.


"oh ,sudah makan??"


"belum om gak laper"


"apa di sini ada kamar pengen bubu " ucap delia.


"ada tekan tombol itu akn terbuka" ucap Qian.


"oh makasih om " delia mencium lagi pipi kanan Qian.


Qian terdiam saat melihat delia turun dan berjalan ke kamar nya lalu merebah kan diri dinding tertutup kembali.


hany apa yang kau lakukan membuat hati ku nyeri apa ku hanya selingan mu.


Qian melanjut kan lagi pekerjaan nya.


..,....


aurel sedang ada agenda untuk meeting di resto xxx dengan kalangan atas membahas tentang ,perusahaan kosmetik milik delia yang dia hendel.


huh aku sangat lelah sekali semua ini membuat ku sadar pundi pundi uang harus di dapat dengan kerja keras,tak boleh malas .


Saat melamun aurel tersadar dan pergi ke kasir untyk membayar dan pergi melesat dengan motor sport nya .


saat di pertengahan jalan Aurel melihat lia sedang makan 50 tusuk telor gulung di piring.


Aurel menepi kan motor nya lalu memakir kan.


"huh makan sendiri gak bagi bagi" ucap aurel.


Lia menoleh tersenyum manis.


"kamu sendiri di hubungi kemana gak aktf aku udah kangen telor gulung jadi ke sini sendiri heheeh"


"huh dasar rakus,bang dah habis berapa nih bocah" ucap aurel.


"baru 20 tusuk neng samaa yang di piring jadi 70 tusuk " ucap abang yang jualan


"buset dech lu li laper apa doyan??"


"doyan banget donk rel"


"makan banyak badan krempeng mulu "


"his jahat banget ch rel ngatain aku gitu ??"


"fakta"


"iya juga he he he" lia tersenyum .


ke dua nya makan dengan sendau gurau


...,,..

__ADS_1


Delia bangun merasa segar fress hari sudah sore saja delia berjalan tanpa sadar jika blazer delia di lepas ,delia hanya memakai tangtop.


"om aku laper " ucap Delia.


Qian menoleh sangat terkejut melihat delia.


"kau coba menggoda ku hm??" tanya Qian heran.


"is om ngapain godain om,laper " rengek delia.


"pakai baju mu dulu baru aku belikan "


Delia melihat badan nya ,kaget dan langsung lari masuk mengambil blazer nya lalu memakai nya.


Qian tersenyum melihat ke konyolan istri nya.


hany kau sangat lucu menggemas kan.


"hehe maaf om tadi dela lupa kalo belum pakai blazer hehehe" dela cengengesan.


"mau makan apa??" Qian masih menghadap laptop nya.


"makan apa yah om semua udah di coba om kecuali makan bibir om belum di coba"


Seketika Qian menatap tajam ke pada dela untuk tidak bercanda dengan nya .


"sadis banget cih om orang nyata juga,aku kan amnesia mana ingat sudah pernah ciuman apa belum sama om ,meski kak kriz cerita om dulu mantan aku??" ucap dela tanpa bersalah.


"hm baik lah ,aku pesan kan cumi moza sama nasi bento ke sukaan mu??"


"om ingat ke sukaan ku hebat ,segitu cinta nya om ke pada ku???" tanya delia.


"bukan ,tapi begitu sakit" Qian menelfon seseorang untuk memesan makanan.


Delia duduk di sofa dengan tenang.


Qian melihat tingkah istri nya merasa aneh.


Delia duduk memain kan bantal nya di lempar ke atas lalu di tangkap begitu terus.


**ceklek ...


asisten Qian masuk membawa makanan yang di pesan di taruh meja**.


"terima kasih" ucap Qian.


Delia yang melihat makanan langsung membuka nya lalu cuci tangan dengan air mineral ,delia makan dengan tangan nya sangat lahap.


Qian yang melihat sangat heran.


meski kalian kembar ,kalian beda cara makan dulu dela sangat anti makan dengan tangan tapi lihat lah diri mu begitu lahap makan dengan tangan ,kau begitu istimewa hany terima kasih telah hadir di kehidupan ku meski ku harus menahan luka ini lagi.


"eeeggg,kenyang "


"hm mau nambah???"


"he he he maaf om jadi lupa ada om gak nawarin ,habis dela laper banget om huh ini enak sekali om cuma kurang pedas" ucap delia.


"jangan pedas pedas nanti sakit perut"


"om kerja nya belum selesai??"


"belum memang kenapa??"


"om gak cape kerja mulu??" tanya delia sambil memberes kan sisa bungkus makanan.


Qian hanya menggeleng dan kembali menatap laptop nya.


Beraambung...

__ADS_1


__ADS_2