
Pagi hari Delia bangun pagi melakukan rutinitas nya di pagi hari.Bersiap - siap untuk berangkat ke sekolah.
"pagi bunda,kiki ,kak krizz" sapa Delia.
"pagi juga putri bunda tersayang ,ayo sarapan dulu biar nanti kriz yang mengantarmu" ucap bunda .
"Gak usah bun ,Delia bisa berangkat sendiri" ucap delia memohon.
" kau berangkat dengan ku saja adik ku sayang ,aku tak mau terjadi sesuatu dengan m,ok" ucap kriz dengan tatapan sendu.
aku tak mau kejadian masa lalu terulang kembali pada mu Delia kau satu satu nya wanita yang paling ku sayang dan ku cintai ,
cukup sekali ku kehilangan kakak mu Dela maharani,sekarang aku hanya menjaga mu dari kejam nya dunia luar ,aku yang akan memilih kan mu pendamping hidup pantas atau tidak nya aku yang akan menguji nya..
Ucap dalam hati dengan tangan mengepal aura kemarahan terpancar.
"ok baik lah kak terserah" ucap Delia malas.
setelah selesai makan delia pamit ke bunda ,berjalan keluar rumah mengikuti kriz yang lebih dulu jalan di depan nya.
saat memasuki mobil delia sibuk dengan hp nya sampai tak sadar kriz selalu menatap nya lewat kaca spion.
10 menit perjalanan akhirnya sampai juga di sekolah delia dan kriz memakirkan mobil nya ,di sebelah mobil mewah yang kriz kenal .
*itu kan mobil wakil ceo Pt saputra compy kenapa bisa disini ???,apa ada urusan disini??, ah mungkin kebetulan saja.
"kak kriz apa sudah sampai*"
"sudah adik ku sayang" ucap kriz sambil membuka kan pintu.
" kak kriz akan menjemput ku juga nanti pulang sekolah"
"ya ,memang kau pulang jam berapa" tanga kriz sambil mengusap pucuk kepala delia.
"jam 4 core kak karena aku dan dua sahabat dapat hukuman" keluh delia kepada kriz.
"iyah sudah kamu melakukan kesalahan harus bertanggung jawab " ucap kris sambil mengecup kening delia.
"baik lah kriz ,aku masuk dulu dah kriz" ucap delia dengan senyuman.
kriz kembali masuk ke mobil dna meninggalkan area sekolah.
Tanpa mereka sadari .Qian yang berada dalam mobil melihat semua kejadian dan beranggapan kalo krizz pacar nya delia.
cih masih kecil udah pacaran berani cium di area sekolah lagi,aku saja seumur gini belum ngerasain pacaran apa lagi di cium,ya alloh jiwa jomblo ku meronta ronta.
ucap Qian dalam hati,dengan muka meremeh kan dan kesal.
Di kelas delia sudah duduk manis sambil memainkan HP nya ,Delia menunggu dua teman nya yang belum kelihatan batang hidung nya.
10 menit kemudian Aurel dan Lia memasuki koridor dengan berlari menaiki tangga dengan menerobos siswa siswi yang berjalan di depan nya.
"huf huf huf, cape juga iyah kita lari dari depan sampai ke atas" ucap Lia dengan nafas tak beraturan dan berkeringat.
"gak apa lah Lia dari pada nanti kita terlambat itung-itung olahraga pagi ,hehehee " tertawa kecil.
__ADS_1
"udah yuk.masuk pasti Delia sudah menunggu kita" ucap Aurel .
"hey delia tumben banget udah duduk ajah biasa nya telat" ucap serempak.
"eh iya kapan masuk nya ko udah main duduk ajah"ucap delia.
"makan nya jangan melamun terus neng nanti kesambet,masa gak lihat kita masuk" ucap Aurel sambil menggelengkan kepala nya.
"sorry , ku lagi sibuk lihat cafe kekinian nanti kesana yuk"ucap delia .
"yuk asal kamu yang bayarin, hehehe" ucap Lia.
"huh dasar suka gratisa "ucap Aurel dan Delia.
"hehehehheehe"
"tadi kamu berangkat dengan siapa del??"
"kak kriz" ucap delia .
"whatttt!!!!!!!" ucap mereka berdua.
"kamu yakin del bareng kak kriz sejak kapan kalian baik kan????" tanya mereka berdua heran.
"sejak aku kecelakaan Aurel ,semenjak itu kak kriz selalu menjaga ku dan mengajari ku tentang perusahaan ,nanti kalo kuliah baru ku sepenuh nya pegang perusahaan Aurel".
ucap delia sambil menatap dua sahabat nya.
" terus nanti kuliah nya bagaimana apa kita akan bareng lagi???" tanya Lia .
"tentu aku sudah bilang ke kak kriz kita bakal satu universitas ,ku kan gak suka kalo gak ada kalian berdua gak asyikk".
"aku dulu ajah dech sekalian aku beri pelajaran itu guru killer" ucap delia bersungut sungut hawa panas keluar dari muka nya.
"yakin kamu del mau berurusan dengan guru killee itu?? " ucap aurel dan di angguki oleh Lia.
"benar lah lihat saja nanti" ucap delia sambil mengedip kan satu mata nya
Lia dan aurel tau itu tanda bahaya ,delia bisa berubah jadi moster jika sudah mengedip kan satu mata nya.
"iyah dech terserah padamu beb" ucap mereka berdua.
jam pelajaran di mulai merka semuaaa berlajar dengan konsentrasi hingga waktu tak terasa sudah menunjukan pukul 10 siang .waktu nya istirahat dan bel pun berbunyi semua anak kelaur kelas menuju kantin dan ada yang tetap di kelas .
"kantin yuk Li ,aurel??"
"cus beb" jawab mereka serempak .
berjalan bertiga semua mata menatap delia kagum walaupun terlihat biasa dengan kaca mata besar tetap saja tak bisa menyembunyi kan kecantik kan nya.
"del lihat itu kenapa kantin ramai dengan ciwi ciwi labil" ucap Lia.
" entah biarkan saja peduli apa tak penting untuk ku" ucap delia.
"Aurel dan Lia saling pandang dan langsung menarik delia ke dalam kerumunan"
__ADS_1
ho oh pak tampan yang killer apa kau sepemikiran dengan ku rel.
ucap Lia berbisik
" ok" ucap Aurel.
"eh pak tampan boleh aku duduk disini bangku mu masih kosong" ucap lia dan mendapat kan tatapan mematikan dari delia.
.
kenapa guru killer ini ada disini sih bikin mood ku untuk makan hilang saja ,ini lagi dua kunyuk ngapain pakai narik" aku segala
gumam delia.
qian melihat siapa yang datang dan meminta duduk di dekat nya saat melihat ada delia dan kawan nya ,qian langsung meng iya kan untuk menyelamat kan qian dari siswi centil.
" baik lah silahkan duduk" Ucap Qian.
"ok pak terima kasih "ucap Aurel dan Lia.
Delia masih dengan diam nya sambil menatap buku menu , tanpa menatap orang di depan nya.
"del aku pesan kan menu yang sama ya " ok Aurel.
"terserah kalian saja" ucap delia.
"pak sendirian saja gak ngajak bu centil" ucap asal Lia .
" hem gak " ucap qian malas.
" pak saya mau ko menemani bapak kemana saja hehehe" ucap Lia dengan kerlingan mata.
membuat siapa saja bergidik.
is lia bikin malu saja ganjen banget risih aku lihat nya.
ucap delia dalam hati.
"pesanan datang semua makan dengan hikmat"
kecuali Lia yang asyik mengobrol dengan guru killer yang membuat Aurel dan Delia mual.
"bapak dah punya pacar atau calon istrii" tanya lia sambil menatap Qian genit.
"belum memang kenapa??" tanya Qian sengaja menjawab.
" aku mau donk jadi calon istri bapak,hehehe" ucap Lia tanpa menghiraukan tatapan delia.
"boleh asal bisa bersaing sehat dengan fans saya" ucap qian dengan pede nya .
membuat delia dan aurel bergidik mual.
*itu guru ganjen amat iyah kepedean tingkat dewa amit",semoga aku gak dapat suami macam dia.
ucap delia dalam hati.
__ADS_1
Bersambung.....
tunggu kelanjutan nya jangan bosan" yah🙏😁😁*