PERNIKAHAN TERLALU

PERNIKAHAN TERLALU
Perintah


__ADS_3

Delia berjalan menuju kamar mandi ,membayang kan diri nya mengerjain suami + guru killer nya itu membuat delia senyum senyum sendiri.


huh aku benci fikiran ku


Delia melakukan ritual mandi nya dengan berendam dengan banyak busa sangat tenang .


Qian yang mengeliat masih meraba raba di sebelah nya tak ada orang ,Qian mengucek mata nya merentang kan nya ,Qian mengedar kan pandangan nya saat kamar mandi tertutup,Qian menebak delia pasti sedang mandi.


Qian masih malas bangun dari ranjang karena ulah delia,Qian sampai lupa kalo ini di kantor huh menyebal kan.


Delia keluar dari kamar mandi memakai handuk kimono,membuat Qian terpesona dengan delia aura cantik natural membuat Qian terpesona.


"om biasa saja sih sanah lanjutin kerja aku mau bobo cantik" ucap delia melangkah menarik Qian keluar dan duduk di bangku kebesaran nya,lalu delia menekan tombol otomatis seketika tembok menutup.


menyebal kan sekali kau hany untung cinta he he he he


Qian terkekeh jika mengingat delia.


Qian duduk dan membuka laptop nya ,sambil memakai kemeja setelah selesai Qian menekan tombol buka untuk ruangan nya agar yang di luar bisa mengetuk masuk.


saat sedang menatap laptop ,pintu rahasia terbuka lalu Delia berlari mengambil tas dan sepatu nya.


Qian merasa heran dengan delia.


kenapa istri kecil ku ini seperti buru buru.


"om aku pergi dulu ada hal darurat ,jangan cari tau aku kemana om"


Delia berlari membuka pintur ,di luar semua mata melihat delia yang berlari membuat semua bingung ,sampai nya di lobby Delia mendapati motor nya telah terparkir.


Delia memakai helm menaiki motor nya laku tancap gas dengan kecepatan di atas rata rata.

__ADS_1


Qian tercengang dengan adegan di mana delia panik seolah mengkhawatir kan seseorang,Qian merasa bingung kenapa dengan istri nya.


huh semoga istri kecil ku tak membuat ulah biar kan saja mata mata ku selalu mengawasi nya.


Qian melanjut kan lagi aktifitas nya.


..,,..


Lia sedang di kepung oleh musuh ,lia kalah banyak anak buah nya hanya beberapa kemudian ada suara motor sport berhenti ,semua nya melihat siapa yang datang masih dengan pistol yang di todong kan.


Delia membuka helm nya lalu rambut nya terurai ,Delia memakai kacamata nya lalu turun dengan gaya cool dan ingat delia memakai pakaian serba hitam menambah aura gelap nya.


"hei kalian yang di cari ada di sini" ucap delia dengan tangan melipat di depan .


Sebagian anak buah musuh mengarah kan pistol ke arah delia.


"tunggu bung turun kan senjata kalian ,banci sekali aku tak membawa senjata kalian payah sekali"Delia berjalan dengan langkah tegas .


Semua yang ada heran dengan delia tak ada takut takut nya.


aura kejam nampak di raut muka delia yang cantik.


Semua nya menurut pistol mereka di turun kan masih berjaga jaga.


"aku lelah berurusan dengan kalian tak ada kapok nya jika kalian berani temui besok di gedung tua di daerah xxx bawa bos kalian jika kalian bukan pengecut" delia berjalan melewati musuh mendekati lia.


Delia menolong lia untuk berdiri ,anak buah nya satu persatu di lepas ikatan nya.


"kalian camkan itu jika tidak datang jangan salah kan aku jika aku mengobrak abrik mansion kalian" ucap Delia tegas membuat semua musuh heran .


"kau tak apa li?"

__ADS_1


"gak ko cuma memar dikit"


Delia memapah lia menuju mobil Lia .


Delia menutup pintu berbalik memerintah anak buah nya.


"Kalian semua bodoh,untuk apa kalian di pekerjakan tidak becus,kau Fauzi bodoh semua ku percaya kan pada mu tapi apa??,tak becus selalu bawa anak buah banyak tapi kau hanya bawa segini??,mana yang lain!!" Delia berbicara membentak membuat semua anak buah nya takut jika delia sudah mengeluarkan nada tinggi nya delia bukan lagi delia tapi ketua mafia.


"ampun bos saya teledor yang lain mengantar aurel ke rumah sakit khusus milik bos"


"what ko bisa ??"


"aurel terluka bos saat menyerang musuh di tempat xxx setelah melumpuh kan aurel pingsan " ucap Fauzi jujur.


"baik lah kali ini saya ampuni jika kalian mengulang kesalahan ,terima hukuman nya?"


"baik bos"


"bawa lia ke rumah sakit obati memar nya "


"baik bos"


Delia berjalan menuju motor nya ,menaiki lalu menancap gas dengan kecepatan rata rata.


di sebrang seseorang mengulas senyum nya ,,mengamati dari kaca mobil nya.


kau masih sama seperti dulu,cinta ini juga masih sama andai kakak mu yang keparat itu merestui pasti tak akan jadi begini.


"jalan pak"


"baik tuan"

__ADS_1


mobil nya melaju dengan cepat.


BERSAMBUNG...


__ADS_2