PERNIKAHAN TERLALU

PERNIKAHAN TERLALU
Ku terpesona


__ADS_3

Delia hanya melihat kedua nya yang sedang berbicara.Saat Qian akan pergi Delia berbicara.


"Tunggu suami ku ,kau mau kemana tetap lah disini!" ucap tegas Delia.


"Kriz tolong tinggal kan kita berdua??"


"ok baby apapun untuk mu muaachh " kriz mencium rambut kepala Delia lalu pergi.


Qian tak bergeming berdiri di tempat,Delia berjalan mendekati Qian lalu mengkalungkan tangan nya ke leher Qian.


"Suami ku apa aku cantik??" tanya Delia dengan manja.


Qian kita mulai permainan aku akan tau semua tentang dirimu perlahan.


"kau tak menarik" Qian menjawab dengan wajar datar nya.


"Qian kau yakin hm aku tak menarik tapi aku terpesona dengan wajah mu ,mengingat kan ku seseorang??" Delia memancing.


kenapa dengan cewe menor ini apa dia tak takut kriz marah.


"maharani tolong lepas kan"


"gak akan Qian jawab dulu jika aku cantik??" ucap Delia dengan sedikit manja.


"ok kau sangat cantik"


"em ok kau tak ikhlas aku marah pada mu Qian" Delia mendengus kesal berjalan ke kasur king size lalu menutup tubuh nya dengan selimut.


oh ya ampun wanita yang menyebal kan


Qian mendekati delia membuka selimut nya.

__ADS_1


"apa kau marah cewe menor ??,kau tau kau terlihat sangat cantik jika kau tak berdandan menor??" ucap Qian lembut.


uh manis nya jadi pengin gigit


"apa kau bilang aku menor huh dasar tak tau make up yang bagus " Delia mendengus turun dari kasur lalu pergi keluar.


dasar wanita sama saja membuat ku muak kelakuan anak" tak tau umur.


..,,,,....


Perusahaan hanz wijaya


enjel berjalan dengan santai nya untuk mengambil beberapa kebutuhan untuk pergi ke swiss dari kriz.


Enjel nyelonong masuk dengan se enak nya sudah seperti kantor nya sendiri.


"kriz bagaimana hubungan Qian dan delia apa ada kemajuan??" tanya enjel cemas.


"kau tau njek semua sia* Qian mencintai delia cupu bukan maharani sosok mantan nya dulu ?" ucap kriz dengan memainkan pena.


"jalan kan rencana nya njel di swiss kita harus buat Qian mencintai maharani saat Qian mencintai maharani pasti baby kecil ku puna akan suka terhadap nya ??" ucap kriz dengan senyuman.


"Bagaimana cara nya kriz??"


"kita lihat saja nanti nhel,ini ada semua kebutuhan untuk di swiss,kartu debit,paspor dan uang cash ??" ucap kriz dengan menyerah kan paper bag.


"Thank you kriz,aku pulang dulu banyak urusan bye" ucap enjel kemudian keluar dari ruangan kriz.


Tampa segaja Enjel bertemu Delia di lobby.


"hey kaka ipar, apa kabar??" enjel menyapa Delia dengan ramah.

__ADS_1


cih kenapa ini cewe disini apa ada urusan ah bodo amat bukan urusan ku,asal jangan ganggu Qian ku ,eh apaan sih ku ini.


" em baik ko,tumben ada apa kesini??"


"ini kak habis ambil keperluan kerjasama perusahaan??"


"oh ,ya ku permisi ya dik buru* " ucap Delia bergegas .


"baik lah kak"


Delia kembali bergegas agar sampai di ruangan kriz lalu Delia mengetuk pintu nya.


Tok tok...


"masuk"


Delia masuk langsung berjalan menuju kriz lalu duduk di pangkuan kriz.


"kriz aku malas dengan Qian menyebal kan itu??" ucap Delia manja.


"kenapa baby kecil ku hmm??"


"kata nya aku menor kriz,apa aku tak cantik?? " ucap Delia manja sambil memain kan dasi kriz.


" kau cantik baby ,hanya Qian belum melihat nya kau bersabar lah??"


"aku tak menyukai nya kriz ,cium aku disini kriz" Delia menunjukan kening nya.


"muaach sudah jangan sedih lagi ok"


"ok"

__ADS_1


Delia lalu tidur di pangkuan kriz saat ini hanya kriz yang bisa menenang kan Delia dengan kelembutan nya.


Bersambung..


__ADS_2