
Delia berjalan menuju kriz ya delia memang sangat menyayangi kriz bahkan jatuh cinta pada kriz itu sangat konyol ,semua orang tau itu hanya bisa diam karena mereka tak amu anak satu satu nya pergi.
"kak kriz kamau di mana sih??"
"baby aku di belakng bersama Qian"
Delia heran dengan kriz masih saja mengguna kan pintu rahasia yang dulu sering dela dan delia gunakan saat pulang malam.
Delia menatap Qian sinis ,sangat kesal dengan Qian.
"ayo kriz kita jalan jalan ,aku ingin makan pedas pedas"
"ok baby"
kriz berdiri lalu
"Qian ku pergi dulu adik kecil ku sedang ingin makan pedas pedas"
"ok " ucap Qian datar.
Delia menggandeng tangan Kriz lalu pergi keluar ruamah lewat pintu belakang ,ke dua nya jalan kaki.
"kriz aku kangen sama cireng jontor sama kerang pedas " ke sukaan nya.
kriz menuruti nya karena kriz tak mau delia kecewa ,delia satu satu nya kenangan yang mengingat kan nya pada dela.
kriz memesan semua yang delia mau ,delia menghabis kan nya dengan cepat menambah 3x.
"sudah ya baby nanti perut nya sakit??"
"ok kriz aku sudah kenyang he he he" ucap delia senang.
ke dua nya mampir di minimarket membeli susu untuk menetral kan pedas nya,delia sangat senang memasuk kan semua jajanan ke kranjang kriz hanya menggelengkan kepala nya heran dengan delia makan banyak nyemil banyak tapi perut nya tak pernah penuh.
kriz membayar di kasir ke dua nya keluar duduk lalu duduk di bangku depan minimarket.
"baby apa tak ke keyangan hm??"
"tak kriz aku bahagia bersama mu,tapi boleh aku meminta satu hal??"
"apa hm ??"
"aku ingin kak kriz mendekati lia supaya lia bisa melupakan mantan nya yang meninggal ??,kalian kan sama di tinggal mati sama ornag yang di cintai pleas??"
"hm nanti ku fikir kan baby" ucap kriz.
kau tau baby aku juga tertarik dengan gadis itu.
"yuk pulang baby sudah cape sekali"
"yuk"
Delia menggandeng tangan kriz lalu mereka berjalan berdua layak nya sepasang kekasih.
Delia sangat bahagia saat di dekat Kriz hari nya penuh warna se akan dia hidup kembali.
"kriz ingat jika kau mendapat kan pasangan aku tak mau bermusuhan dengan pasangan mu,jadi jelaskan semua ke pasangan mu kriz??"
"ok baby kecil ku muaach" kriz mencium kening delia.
delia sangat senang meski cinta nya bertepuk sebelah tangan ,delia bahagia mendapat kan semua perhatian kriz yang selama ini di dapat nya.
ke dua nta sampai di rumah delia langsubg masuk ke kamr nya rasa marah nya kepada Qian membuat nya menjadi pendiam tak banyak bicara.
"kriz ada apa dengan delia" tanya bunda.
__ADS_1
"tak masalah bun biasa remaja masa puber??"
"jaga selalu dia kriz bunda mohon pada mu hanya delia satu satu nya putri bunda yang tersisa ??"
"baik lah bun kriz akan selalu menajaga nya"
"terima kasih kriz??"
sama sama bun bunda memeluk kriz sangat terharu.
membuat nya percaya pada kriz untuk menjaga delia.
kriz balik ke kamar nya ternyata delia nangkring di kasur ajah.
"baby balik ke kamar mu "
"gak kriz sumpah ku takut bubu sendiri kamu tega kriz"delia cemberut.
"ya udah tidur di sini " ucap kriz pasrah.
setelah bersih bersih Kriz merebah kan diri lalu delia tidur di dada kriz
"kriz kenapa yah ku akhir akhir ini males banget keluar padahal lia dan aurel pengen main bareng aku males sekali ,kak temenin yuk kalo sama kak kriz pasti delia gak males lagi" ucap delia.
"hm baik lah" ucap Kriz.
kriz tidur bersama delia karena kriz sudah sangat lelah.
Qian di kamar nya memikir kan perkataan kriz
Qian menelfon asisten nya.
📱halo tuan.
📱baik tuan.
Qian menutup telfon nya memijit kepala nya.
Qian berbaring dan tak terasa tertidur.
,,,..,,,
pagi hari Lia bangun jam 6 diri nya masih sangat mengantuk .
bersiap siap lalu turun ke bawah untuk sarapan.
"nak tumben berangkat pagi??" tanya mami lia.
"iyah nih mi biasa lah pengen ajah biar gak masuk bp he he he"
"makan yang banyak ya nak"
"pasti donk mi"
Lia makan dengan tenang setelah selesai berpamitan dan membawa motor sport nya.
Lia memakai helm dan menacap kan gas kecepatan tinggi.
..,,..
semua sudah di ruang makan kecuali delia baru turun ke biasaan lama.
"baby kau nanti telat " kriz mencium kening delia.
"maaff kriz "
__ADS_1
delia duduk mengambil makanan nya.
"bunda aku mau bawa motor sport ku ya pliss??"
"tanya pada kriz ,kunci nya di pegang kriz nak??"
"kriz plis pengen bawa motor sport nya lia dan aurel bawa janji gak buat balapan " delia mengacung kan dua jari nya.
aku seolah tak ada di mata mu hany kau memang kejam
gumam Qian.
"ok baby bawa motor yang hitam saja "
"no kriz aku mau yang hijau??"
"no baby ,atau tak sama sekali" ancam kriz.
"ok baik lah mana kunci nya ??"
" nanti di berikan setelah makan"
"bunda Qian sudah kenyang Qian berangkat dulu bun,kriz maaf duluan" Qian bernagkat dengan mencium tangan bunda nya.
Delia sama sekali tak melirik nya membuat Qian merasa sedih .
Qian masuk ke dalam mobil nya ,merasa kesal marah Qian ingin delia jujur pada nya hanya itu.
sudah lah Qian harus mengubur semua nya seolah tak terjadi apa -apa
..,...
di kelas sangat riuh semua anak diam saat guru masuk
jam pelajaran di mulai semua diam ,setelah jam istirahat tinggal pelajaran terakhir semua semangat
1 jam kemudian selesai.
ke tiga girl cool menuju markas delia berganti baju layakna wanita dewasa dengan senyuman kejam.
sampai di markas delia menanyai satu persatu agar dalang di balik kecelakaan diri nya bersama dela terungkap satu persatu mengaku.
delia yang lelah beristirahat di ruangan khusus untu ke tiga nya.
"Li bagaimana nih ,kamu dekatin saja kriz dech" desak delia.
"baik lah terserah pada mu"
"del lebih baik lu berubah menjadi dela lagi dech biar pelaku nya cepet ketemu tau kalo tau dela belum meninggal??" usul Aurel.
"tapi aku malas sama guru killer + tukang selingkuh"
"buka hati mu del sampai kapan kamu mau mencintai kriz dengan kenangan mu bersama kak dela"
"ok baik ku akan mencoba membuka hati ku untuk musuh ku itu dengan syarat lia harus menikah dengan kriz titik!!" sifat delia sesungguh nya keluar tampa penolakan tampa negoisasi.
"baik lah deal asal aku bisa dapat uang bulanan 20 juta perbulan he he he" ucap lia tanpa bersalah."
"Deal" ucap delia.
ketiga nya bersorak
"good gril cool ,semua kuat ,semua setia setiap saat" ketiga nya sangat bergembira..
Bersambung...
__ADS_1