
Pagi hari dengan udara yang sejuk Aurel dan Lia telah kembali ke rumah nya untuk melakukan runtinitas yang tak di sukai,hari senin hari yang paling di benci 3 sekawan itu karena ada pelajaran kimia ,bukan karena bodoh dalam mapel nya tapi karena guru nya yang ganjen kepada mereka bertiga.
Lia sudah berangkat bersama Aurel satu mobil ,kedua nya sengaja berangkat pagi untuk menjemput Delia, kejutan yang di persiapkan kedua nya.
20 menit kemudia sampai di komplek rumah Delia ,aurel memarkirkan mobil nya di depan komplekk ,kedua nya berjalan ke rumah Delia.
setelah berjalan 5 menit sampai lah di depan rumah Delia.
"Pak tolong buka gerbang nya kita mau masuk" ucap Lia dengan setengah berteriak.
"Eh ada neng Lia sama mba Aurel"
"ihh mang jangan panggil mba dech panggil jah aurel" ucap Aurel cemberut.
"hehhe maaf neng ,silahkan masuk neng Delia sedang di ruang makan" ucap nya lalu pergi kembali ke pos jaga.
"Terima kasih mang" ucap kedua nya.
**Ting nong..ting nong..
kriz mendengar bunyi bel hanya kriz yang di ruang tamu ,akhir nya kriz berjalan untuk membuka kan pintu.
Ceklek..
pintu terbuka Kriz heran sepagi ini dua bocil ini sudah di sini.
__ADS_1
apa yang kau rencanakan baby**
"bang tanpan Delia mana aku dan aurel mau bikin kejutan untuk Delia ,bang tampan heh malah bengong kagum yah dengan kecantikan ku " ucap Lia sambil mengibaskan rambut nya.
"Eh ya silahkan masuk" ucap kriz .
gadis itu bar* sekali menarik
"dah bang tampan" ucap lia
"huh lia kau malu* in saja " kesal aurel meninggal kan lia.
" apa salah ku huh" ucap Lia
Delia sedang makan dengan momy nya saat sedang menyuapkan makanan Delia kaget ada suara sahabat nya memanggil.
ucap Lia nyelonong duduk mengambil makanan,begitu lah lia sudah menganggap rumah Delia seperti rumah nya sendiri.
Aurel yang melihat Lia mengambil lauk dengan serakah nya hanya bergelang" kepala melihat tingkah teman nya yg tak ada anggun" nya.
"Maaf iyah tan kelakuan Lia " Aurel merasa tak enak dengan bunda nya Delia.
"Tak apa nak tante suka kalian tak jaim di rumah tante ,tante sudah anggap kalian seperti anak tante,silahkan duduk nak aurel" ucap bunda.
"Terima kasih tan" Aurel duduk membuka piring meletakan roti mengambil selai dan sayuran.
__ADS_1
"nak hanya makan itu ??,apa kenyang?" tanya bunda.
"kenyang tan ,aurel sudah biasa sarapan roti dan sayuran di pagi hari" jawab aurel dengan senyum manis nya.
"kalian tumben kesini mau jemput aku??"
"iya Del kita ingin berangkat bareng kamu lagi lama kita tak berangkat bareng" ucap aurel.
saat mereka mengobrol kriz datang dengan berjalan tegap berhenti sesaat melihat Lia sedang makan begitu rakus tapi menurut kriz itu sangat lucu.Kriz duduk di dekat lia.
Kriz mendekat kan kepala nya ke telinga Lia lalu berbisik.
"makan nya pelan* nanti tersedak,lap dulu makanan di bibir nya atau mau saya yang elap" ucap Kriz lalu menjauh dri telinga Lia dan duduk tegak sambil mengambil kue untuk di makan.
ih apaan sih begitu banget dech suka" aku
gumam lia
Lia kesal mengelap makanan yang belepotan lalu kembali makan,Aurel Delia dan bunda heran dengan tingkah kriz berbisik dengan Lia.
kenapa sih kriz tumben berbisik dengan lia ,kelihatan nya lia kesel banget kriz bilang apa yah ke Lia sampai Lia cemberut gitu.
setelah delia selesai semua mereka bertiga berdiri lalu bergegas untuk berangkat ke sekolah takut telat ,sedangkan kriz berdiri untuk pergi ke kantor mengurus semua dokumen .
"Bun kita berangkat dulu iyah " ucap Delia mereka bertiga berpamitan lalu berangkat.
__ADS_1
Bersambung....