
Delia pulang sampai nya di rumah Delia berteriak "kriz dimana kau cepat turun ke bawah aku ingin marah padamu!!!" ucap delinga dengan membuang sembarang sepatu dengan dasi nya.
nona kenapa sih dateng" marah kaya nya nona ada masalah
tanpa berucap bibi mengambil semua barang yang di lempar nona nya dan naik ke kamar Delia tanpa berbicara.
kriz yang mendengar teriakan langsung berdiri dan keluar dari ruang kerja nya,lalu menuruni tangga dengan gaya cool nya.
"kenapa baby apa kau sangat merindu kan ku??" ucap Kriz mendekati Delia.
"cukup Kriz jangan sentuh aku ,aku muak dengan mu ,bisa nya kamu menyetujui ku bertunangan dengan guru sinting itu" ucap delia dengan menggebu-gebu dan sorot mata tajam.
"baby ayo lah jangan marah begitu,Dia tak seburuk yang kamu kira baby,Dia penyayang seperti ku aku sudah menyelidiki semua nya" kriz berbicara dengan lembut membujuk Delia .
"Kriz cukup jangan merayu ku untuk mengikuti kemauan gila mu,aku sudah bahagia bersama mu tak masalah aku tak menikah ,Kriz dirimu menikah juga boleh aku tetap bahagia???" ucap Delia memohon.
" Baby kau menurut atau aku bongkar kita telah berbohong kepada Qian??" ancam kriz kepada Delia.
sial sekali kriz tak pernah main" dengan ancaman nya ,aku harus bagaimana sial sekali aku menyesal menerima pertunangan ini.
"Ok aku menurut tapi dengan 2 syarat apa kau sanggup kriz??" ucap delia dengan memaling kan muka dengan tangan memegang pisau dan buah.
"Baik baby apapun syarat mu aku akan turutin semua kemauan mu,asal berikan dulu pisau nya " kriz berbicara dan mengambil pisau dari tangan Delia.
"ok ,syarat yang pertama kau harus menuruti semua kemauan dan rencana ku setelah ku menikah dengan guru sinting itu,apa kau sanggup hmm???" Delia menunjuk kriz dengan tangan nya dengan menatap tajam.
"Baik lah asal tak membahaya kan mu baby, aku akan menuruti semua mau mu ,sinih baby tidur di pangkuan ku" kriz menepuk bantal di pangkuan nya.
Delia menerima keinginan kriz ,delia membaringkan diri lalu kriz mengelus pucuk rambut Delia.
__ADS_1
"lalu apa syarat kedua nya baby ,aku tak sabar ingin tau??"
"kriz aku ingin setelah menikah kau ikut kemana pun aku pergi walaupun itu ajakan guru sinting itu aku ingin kau ikut dengan ku,,,apa kau sanggup hmm" delia melihat ke arah kriz.
*apa rencana baby kecil ku pasti ini siasat nya agar Qian benci kepada mu ,tapi tidak akan aku biar kan baby walaupun aku menuruti semua mau mu ,aku akan membuat rencana lebih dulu sebelum dirimu bertindak baby tetap lah menjadi baby kecil ku .
ucap Kriz dengan senyuman tipis*.
"ok baby apapun itu aku setuju"
"Janji kriz???" Delia berharap kriz mau menuruti nya.
"janji baby ..muuaachh" kriz mencium kening Delia.
"issss kau ini cari kesempatan" dengus Delia.
"hhehee ...tapi baby kecil ku tak menolak"
"gak berasa baby kenapa tak kau cium aku saja pasti berasa" ucap kriz sambil tersenyum meledek.
"iisss dasar kau ini kriz selalu begitu" ucap Delia memanyukan bibir nya.
"sudah sanah mandi bersih kan badan mu nanti aku menunggu mu di ruang kerja"
"baik lah " delia bangun dan pergi menuju kamar nya.
Begitu juga kris pergi ke ruang kerja nya.
,,,.....,,...
__ADS_1
Qian telah membersih kan diri ,duduk santi di tepi kasur king size nya dengan memangku laptop nya mengetik sesuatu.
saat sibuk dengan urusan nya hp Qian berdering .
🎶mau di bawa kemana hubungan kita
ku tak kan terus jalani bila tak ada ikatan pasti antara kau dan aku 🎶
siapa sih ganggu saja lalu Qian bangkit ,berjalan untuk menggambil hp nya.
Terpampang nama kriz lalu Qian menekan tombol hijau.
📱**Halo tuan kriz apa saya mengganggu???
📱Tidak memang ada apa??
📱 saya menelfon tuan untuk bertemu besok dicafe xxx jam 3 core ,apa tuan ada waktu??
📱Baik lah besok saya akan temui anda**.
lalu telefon terputus.
aneh minta bertemu mau bicara apa??,pasti tentang kekasih nya maharani atau delia yang aku ganggu tadi sore.
gumam Qian kebingungan.
Baik lah besok akan aku temui siapa takut
delia gadis labil itu milik ku pasti kriz tak keberatan.
__ADS_1
Bersambung...