
Semua murid masuk kedalam kelas masing" karena ada pengumuman penting .semua siswa siswi berbincang kira" pengumuman apa yang akan di sampai kan.
"Del lu tau gk pengumuman apa??,biasanya kan kau yang update ??" tanya Lia.
"mana aku tau li tuh tanya aurel biasa kang gosip"ucap delia malas.
"huh aku lagi, aku lagi ada info dari kang gosip sebelah kata nya sekolah akan daring karena virus corona menyebar sangat meresah kan" ucap aurel cuek.
"Bagus yah del belajar daring biar kita bisa bersama terus bertiga" ucap Lia kegirangan.
"Hm ya lah tapi aku ada rencana setelah dari sini kita kumpul di kafe sebrang ok??" ucap Delia.
"ok"
saat mereka sedang asyikk mengobrol ada guru masuk yaitu Qian sebagai guru konseling.
"selamat siang anak*"
semua siswa siswi melihat heran kenapa guru killer ini kan gak ada jadwal nya.
sebel banget ku huh berasa hidup ini akan hancur
gumam delia.
"saya ngin menyampaikan amanat bapak kepala sekolah untuk memberi pengumuman,1 minggu kedepan hingga tak di tentukan semua murid akan belajar daring dari rumah semua tugas di kerjakan dari rumah,..apa kalian mengerti??,ada yang akan bertanya??"
"mengerti pak " ucap mereka serempak.
"baik lah jika tak ada yang akan di tanya kan ,kalian berkemas lalu pulang kerumah masing,kecuali Delia maharani keruangan saya Assalamualaikum wr.wb" ucap Qian pergi keluar .
"Baik pak ,wa'alaikumsalam wr.wb" jawab serempak.
semua siswi berkemas sambil melirik Delia semua siswi heran dengan Delia yang kelihatan cuek saat Qian menatap nya.Semua keluar kelas untuk pulang tapi ketiga sekawan masih setia di tempat duduk nya.
"Del kenapa muka mu di tekuk begitu??" ucap Lia bertanya karena raut muka sahabat nya yang terlihat sangat kesal.
"he eh Del kamu kenapa??" tanya Aurel.
"iisssst kalian tau kan aku males sekali dengan bapak Qian saputra yang sok kegantengan,sudah suka selingkuh males aku" ucap Delia dengan sangat kesal.
"Del belum tentu di mall waktu itu kekasih pak Qian kamu kan bisa tanya dulu sama dia ya gak rel" ucap Lia.
"he eh Del ,tumben otak lo encer Li??"
"hehehe memang aku pintar hanya saat di butuh kan dan perut ku kenyang hehehehe" Lia cengengesan.
"Udah lah ,aku mau ke ruang guru kalian pulang saja??"
"yakin lu del gak kami temenin??" ucap lia dengan heran.
"gak usah aku bisa jaga diri byeee" ucap Delia berdiri dan melangkah pergi.
kedua sahabat nya ikut turun untuk pulang karena kedua nya lelah setengah hari belajar.
setelah mereka berdua keluar gerbang dan menaiki mobil jemputan masing" Delia berjalan ke ruangan Qian .
Tok..tokk...
Qian masih dengan pikiran nya yang kacau di sisi lain ada maharani tunangan nya satu sisi Delia yang Qian cintai .
huh kenapa bukan Delia saja yang di jodohkan dengan ku.
saat Qian sibuk dengan fikiran nya Qian mendengar suara pintu di ketuk.
"masuk"
Delia masuk keruangan lalu duduk di sofa panjang sekarang Delia lebih berani dari sebelum nya.
"hany kenapa kau duduk disitu kenapa tak disini kau sengaja??" ucap Qian mendekati Delia.
"sudab dech gak usah basa basi ,ada apa menyuruh ku kesini??" ucap Delia dengan galak nya.
" hany aku bisa jelas kan yang di mall itu,dia ponakan ku bukan kekasih ku ??" Qian memberi penjelasan kepada Delia dengan memohon.
kenapa yah saat dia mengatakan wanita itu bukan kekasih nya aku sangat senang .ah sudah lah aku harus berpura" marah dan galak.
"cukup pak saya gak mau mendengar penjelasan bapak cih siapa yang peduli itu pacar atau kekasih bapak terserah!!" ucap Delia dengan tatapan tajam.
" hany pliss maaf kan aku??"
"ok aku maaf kan, kenapa bapak ingin menemui saya??" ucap Delia.
"hany aku ingin mengatakan besok, Aku akan menikah tetap lah menjadi wanita ku ,aku berjanji secepat nya menyelesaikan semua nya"
__ADS_1
ternyata dia jujur juga kenapa ku jadi gemes dengan muka nya yang sedang kebingungan itu pasti bapak banyak masalah dengan perjodohan dengan ku juga kalau bapak tau aku Delia yang akan di nikahi nya pasti bapak akan senang,aku tak menyangka kriz akan membuat ku secepat ini menikah baik lah akan aku ikuti permainan mu kriz.
"masa bodoh bapak mau nikah atau apa jangan pernah ganggu saya lagi!!" ucap Delia berdiri lalu pergi keluar ruangan berlari .
Qian membrantakna semua yang ada di depan nya ,Qian duduk tersipuh.
kenapa aku selalu begini saat aku kembali mencintai seseorang dengan tulus selalu begini ,apa ku tak layak untuk di cintai??, apa aku tak layak mencintai??, kenapa orang yang aku cintai selalu meninggal kan ku !!!!
gumam Qian menjabak rambut nya.
Qian bangkit dan tersenyum "Apapun yang terjadi ku akan mendapat kan mu Delia walaupun dengan cara kekerasan sekali pun kau hanya milik ku ,hahahahahaa!!" Qian tertawa kejam.
sangat mengerikan seorang Qian yang selalu mencintai tulus kehilangan orang tercinta nya membuat nya seperti orang yang kejam.
...,,...
Kediaman hanz wijaya
kriz dan seluruh keluarga wijaya telah menyiapkan semua kebutuhan untuk akad nikah Qian dan Maharani besok walaupun terkesan sederhana keluarga Wijaya mengundah seluruh kerabat dekat.
"Hanz apa kau yakin menjodohkan mereka??" tanya paman Delia.
"Bagaimana lagi ini semua sudah amanat mendiang kakek yang harus di jalan kan" Hanz menghelai nafas.
"Baik lah jika ini keputusan yang tepat aku akan mendukung ,akan ku kerah kan semua pengawal hansal ku untuk menjaga Delia " ucap Paman delia.
"Terima kasih rendro" ucap Hanz.
"ok".
Rendro keluar untuk pulang ke mansion nya.
...,,...
Qian pulang dengan muka datar nya seolah" tak terjadi apa".Duduk mengambil air putih lalu di tenggak habis.
"Qian sudah pulang??" momy duduk dekat dengan Qian.
"Sudah momy ,apa semua persiapan telah selesai??"
"sudah nak tinggal nunggu besok untuk ijab kabul,kau harus menyayangi maharani nak dengan setulus hati mu??"
"tapi momy,aku tak mencintai nya"
"Nak cinta akan tumbuh dengan seiring waktu ,jangan kecewakan momy mu ini??" ucap momy dengan raut muka sedih .
...,,......
Delia pulang dengan muka ceria delia senang wanita waktu itu bukan kekasih Qian tapi Delia tak menyadari benih cinta mulai tumbuh di hati nya ,karena keegoisan nya tak pernah menyadari .
"baby kau terlihat senang hm" ucap Kriz memeluk Delia dari belakang.
"Iissss kriz kau mengaget kan ku saja ,kau sudah menyusun rencana semua bagus aku marah pada mu lepas kan aku kriz" ucap Delia dengan ketus.
"ok baik lah baby kau harus menuruti semua keinginan ku,kalo tidak aku tak akan menuruti semua kemauan mu okk??" ucap kriz dengan tegas.
"Hm baik lah " ucap Delia ketus sambil terus membersih kan muka nya.
waktu begitu cepat malam telah tiba ,semua keluarga telah menyiapkan semua dengan baik tinggal tunggu besok untuk akad nikah.
Akhir nya mereka pergi ke kamar masing" untuk beristirahat.
Delia dan kriz telah di kamar sebelum tidur Delia selalu bermanja dengan kriz ,bersandar pada dada bidang kriz.
"Kriz kenapa tadi pagi kau berbisik dengan Lia ,apayang kau bicarakan??" tanya Delia dengan menatap kriz .
baby apa kau cemburu atau hanya ingin tau biar kau bisa menjodoh kan ku dengan wanita hm baik lah akan ku jawab,
gumam kriz dalam hati nya
"Baby apa kau cemburu hmm??" sambil memegang dagu Delia.
" Gak kriz aku hanya tanya, apa kau merahasiakan sesuatu dari ku??"
semoga kriz menjawab agar ku tau kriz suka tidak dengan Lia.
"Aku hanya senang melihat tingkah teman mu yang lucu itu,sudah lah ayo kita tidur besok hari peenikahan mu baby??"
"ok" ketus Delia tidur di pelukan kriz.
...,,......
pagi hari yang indah udara pagi yang sejuk menenang kan sekali . Tapi tidak dengan Delia dan kriz.Kediaman Hanz wijaya telah ramai oleh kerabat yang datang .
__ADS_1
Jika pernikahan layak nya penuh kebahagiaan bagi kedua mempelai tapi tidak berlaku Dengan Delia dan Qian hari ini adalah hari tersial mereka ya begitu lah anggapan kedua nya sama" egois mementing kan diri sendiri tak patut.
Delia masih asyik dengan hp nya walaupun sedang di lulur oleh beberapa pelayan.
"Kriz!!!" teriak Delia dari dalam kamar mandi.
"Hm baby kenapa memanggil ku??" kriz datang dengan tangan di masukan kedalam saku.
"Kriz ayo lah aku tak usah di lulur begini tak perlu??" Delia berbicara dengan wajah memelas nya.
"No baby hari ini pernikahan mu jangan merusak suasana kamu harus perfec baby" ucap kriz terus berbalik berjalan menuju sofa lalu duduk dengan santai nya.
baby jangan harap kau akan berpenampilan jelek seperti rencana mu itu ,aku sudah menyiapkan semua hehehe.
gumam Kriz dengan wajah yang masih datar hati senang.
...,......
kediaman Saputra.
Qian telah selesai bersiap memakai baju penganti dengan putih,sepatu hitam dengan peci putih sangat tampan semua yang melihat akan terpesona.
"momy papih ayo berangkat nanti kita kesiangan,semua sudah menunggu di bawah"Ucap Qian .
"Sebentar lagi nak"
Qian kembali duduk sambil memikirkan sesuatu.
Delia kenapa kau sangat benci dengan ku saat ku mengatakan aku akan menikah secepat itu kah kau membenci ku ,lihat saja kau akan menjadi milik ku apapun cara nya.
"yuk nak kita berangkat" ucap momy Qian.
"hm"
Semua rombongan masuk ke mobil masing" dan melesat menuju ke kediaman Hanz wijaya.
...,,...
Delia memakai gaun berwarna biru dengan balutan mutiara di atas kepala nya menambah indah rambut nya,Delia sedang di rias dengan make up tipis .
"Kriz apa kelauarga Qian sudah datang??" tanya Delia dengan malas.
"Sudah dalam peejalanan baby ,apa kau tak sabar untuk menikah" keiz meledek Delia.
"Kriz cukup jangan buat aku emosi dna marah bisa* akan aku batalkan pernikahan ini" ancam Delia.
"ok baik baby maaf kan ??" kriz mendekati Delia lalu mengecup kening Delia dengan satu ciuman hangat.
Perias yang melihat nya heran bingung dengan kedua nya bukan seperti sepasang adik melain kan sepasang kekasih.
"iiiss ambil kesempatan malu tau ada orang lain disini krizzz??"
"hehehe gak apa* kan " kriz kembali duduk
15 menit kemudian keluarga saputra sampai di kediaman Hanz semua rombongan di sambut hangat semua duduk di ruangan yang telah di siapkan .jam menunjuk kan pukul 8 sebentar lagi waktu akad di laksanakan tunggu penghulu datang.
10 menit kemudian penghulu datang Qian duduk di sebelah meja di depan penghulu di samping ayah Delia.
semua saksi duduk di kursi yang di sediakan suasana terasa tegang dan hikmat .
"baik lah mari kita mulai " ucap penghulu mulai membuka acara akad dengan doa lalu mengulur kan tangan nya.
Qian menyambut tangan penghulu.
"Nak Qian apa sudah siap melakukan ijab Qobul??" tanya pak penghulu.
Qian menghelas nafas "Siap pak" ucap Qian.
"Saya nikahkan engkau Qian saputra bin saputra dengan Delia maharani binti Hanz wijaya dengan mas kawin cincin berlian dan uang mahar 100 juta di bayar tunai"
"Saya terima nikah nya Delia maharani binti Hanz wijaya dengan mas kawin cincin berlian dan uang mahar 100 juta dibayar tunai"
"saksi sah"
"sah"
alhamdulilah semua berdoa bersyukur ancara lancar.
Qian tak menyadari nama yang di sebut kan adalah nama orang yang di cintai nya karena Qian terpaksa menikah tak memikirkan apapun selain Delia.Hingga tak sadar dengan nama yang di ucap kan nya.
Bersambung..
jangan lupa vote ,like ,serta komen selalu dukung author .
__ADS_1
like nya jangan lupa 😁😁
Terima kasih...