
delia membangun kan Qian untuk bersiap karena Delia harus berkemas untuk penerbangan nya.
Qian melaju kan mobil nya ke rumah Delia.
sampai nya di rumah delia .
Qian dan delia berjalan dan membuka pintu.
"bunda " delia berteriak mencari bunda nya.
Bunda nya berjalan ke depan melepas celemek nya.
"anak bunda sudah pulang juga" memeluk delia.
"mantu bunda yang tampan silah kan nak Qian duduk dulu" ucap nya.
"terima kasih bunda" menyalami lalu duduk.
Delia dan bunda nya duduk bersama melendot .
"nak malu ada suami mu masih seperti anak kecil"
"gak masalah bun ya kan om Qian uppsss" delia keceplosan.
"maharani kamu tidak sopan nak nak Qian suami mu bukan om mu??" ucap bunda.
"gak masalah bun biasa mungkin maharani belum terbiasa" ucap Qian datar.
"maaf kan rani ya nak Qian"
"gak apa bun" ucap Qian.
"bun titip suami ku Qian di sini ya bun??"
"mang kamu mau ke mana suami mu di tinggal??"
"rani ada kerjaan bun di luar negri ini genting bun??"
"baik lah izin dulu sama suami mu??"
"sudah bun" ucap delia.
"nak Qian gak ada masalah maharani keluar negri sendiri??"
"gak masalah bun rani juga punya urusan perusahaan"
"terima kasih nak bunda gak salah milih mantu,yah sudah nak silahkan ke kamar dulu beres beres rehat" ucap bunda.
Ke dua nya masuk ke kamar dela ,Qian melihat semua lukisan dela yang dulu di bikin bersama Qian ,Qian tak menyangka dela masih menyimpan nya seketika luka lama terbuka kembali rasa perih menyerbak lagi.
"ayo om masuk huh" delia menarik tangan Qian
"ini lemari om ,jangan sentuh lemari ku ok??"
"hm"
ke dua nya membereskan barang setelah selesai delia bertanya pada Qian.
"om jangan rindu yah ke aku hehehe" Delia meledek.
"kangen buat apa toh gak di anggap" jawab Qian datar.
"ha ha ha dasar om nyebelin, ya udah ku pergi dulu om penerbangan ku sebentar lagi".
"hm"
__ADS_1
Delia pergi menarik koper nya Lia dan aurel sudah menunggu di mobil delia segera masuk dan mobil melesat.
"kau siap del melanjut kan misi??"
"siap donk rel ayo cepat kita beli semua pakain baru dan koper baru biar semua barang ku yang ini taruh di tempat mu ??"
"baik lah del yuk cuz" ucap lia bersemangat.
...,..
kriz sedang berkutik dengan berkas berkas nya,Kriz memikir kan delia jika delia di satu atap bersama Qian bagaimana cara nya mendekat kan ke dua nya Qian bukan tipe play boy
biar kan lah urusan delia dan ke dua sahabat nya ku percaya adik ku delia sudah mempunyai rencana sendiri aku hanya membantu dari jauh
Kriz segera menuju cafe xx untuk membawa delia pulang.
Kriz sampai delia langsung masuk ke mobil kriz.
"dua sahabat baby ke mana??" tanya kriz.
"biasa mereka ada urusan kriz,sudah ayo pulang aku rindu bunda" ucap delia.
Kriz menjalan kan mobil nya dengan kecepatan di atas rata rata karena jalanan sepi.
sampai nya di rumah delia langsung masuk mencari bunda nya di dapur setelah melihat Delia memeluk bunda nya.
"bunda aku pulang heheehe"
"hm delia anak bunda seru liburan nya??"
"seru banget ya udah bun delia ke kamar dulu kriz sudah menunggu".
anak itu kasihan sekali nak Qian di bohongi delia maaf kan kami nak ,kami hanya menuruti mau delia sebelum dela wafat,dela berpesan untuk menikah kan kalian berdua .
saat hendak menuju kamar nya Delia kaget Qian baru keluar dari kamar dela.
Delia tanpa melihat Qian berjalan menyeret koper nya melewati tapi tangan Qian menahan.
"hay hany liburan nya seru jangan lupa tugas sekolah kerjakan atau saya beri nilai di bawah rata rata"
"huh minggir lepasin yang sopan yah jangan mentang mentang jadi kaka ipar ku se enak nya urus saja istrimu jangan ganggu aku!" ucap delia dengan kasar melepas kan tangan Qian.
"hany aku tak akan menyerah untuk mendapat kan mu"ucap Qian lalu pergi ke bawah.
huh dasar guru killer udah punya istri ajah jelalatan ,apa benar sifat Qian seperti itu ko aku jadi sedih ah aku benci fikiran ku.
delia melanjut kan jalan nya menuju kamar nya.
Delia langsung duduk di pangkuan kriz.
"Kriz kau setuju aku menikahi guru killer itu,apa kau tak salah dia menikah dengan kak dela tapi masih mengejar ku" delia meminta penjelasan.
"karena kau membuat surat perjanjian baby,jangan kira kaka mu ini tak tau,jika kau suka nyatakan saja sebagai delia,Qian banyak yang suka baby jangan sampai dia di rebut yang lain??"
"iss apa an sih kak ko begitu bgt au ah" delia turun dari pangkuan kriz merasa kesal semua rencana nya di ketahui.
"baby ingat kata ku ini jangan sampai menyesal,aku pergi ke kantor dulu baby pulang malam jangan rindu??" ucap kriz mengerlingkan satu mata nya.
"bodo amat!! " teriak delia
saat kriz turun Qian sedang makan roti dengan santai nya kriz mengatakan.
"pilih salah satu bro jangan serakah" ucap kriz pergi.
di kira aku tak tau jika delia dan dela satu orang hm aku harus bersabar demi hany
__ADS_1
"nak Qian makan yang banyak maaf yah nak pengantin baru di tinggal istri kerja,anak bunda memang seperti itu" bunda duduk di dekat Qian.
"tak masalah bun ,Qian juga banyak pekerjaan mulai besok Qian akan mulai kerja" Qian tersenyum.
" makasih nak bunda tak salah memilih mu" ucap bunda.
"ya sudah bun Qian ke atas dulu" ucap Qian.
"yah nak" ucap bunda memberes kan semua.
Qian berjalan ke atas dan memasuki kamar nya menggambil gawai dan rebahan.
Qian mengecek semua pesan masuk dan mengirim pesan kepada salah satu kotak pesan.
💬
hay hany akhir nya kita bisa serumah,bagaimana liburan nya hm??
Ting pesan terkirim.
Delia yang sedang asyik dengan cemilan mengambil gawai nya melihat pesan wa masuk.
📨
hay hany akhir nya kita bisa serunah ,bagaimana liburan nya hm??.
"ternyata guru killer itu memang genit sekali tak sadar sudah punya istri" gumam pelan Delia.
💬
maaf ya guru killer bukan urusan bapak!!
💬
kau yakin bukan urusan ku hany??
💬
ingat bapak sudah punya istri??
💬
ya saya tau ,tapi aku menyukai mu??
Delia menggengam kan tangan nya merasa kesal huh delia merasa terusik
💬
Buktik kan!!
💬
ok hany 😍😍
💬
menjijih kan.
Qian mengantuk ingin sekali tidur menyelami alam mimpi nya.
Qian tak lupa mengabari Dela tapi tak ada jawaban
Bersambung...
jangan lupa like,vote dan komen.
__ADS_1
Terima kasih 🙏🙏🤗