
Delia mondar mandir memikir kan pesan dari Qian ,kenapa tak ada balasan lagi atau marah
ah aku benci fikiran ku
Delia berbaring kembali sambil memain kan gawai nya.
saat boring di kamar delia ingin turun untuk makan .
delia berjalan melewati kamar kak dela lalu turun.
"bun masak apa delia lapar??"
"bunda masak sop bening ,ayam goreng sambel, lalapan" ucap bunda yang duduk tak dari meja makan.
Bunda mendekat dan duduk di samping delia yang sedang mengambil makanan.
"nak sampai kapan kamu membohongi nak Qian tak baik nak,membohongi suami mu??" ucap bunda.
"aku sudah buat kontrak nikah bun dia setuju"
"nak jangan seperti itu walaupun Qian masalalu kakak mu coba lah menerima nya,ibu lihat dia sangat baik dan pengertian"
"tapi delia ragu bun siapa tau dia pembunuh kka seperti bukti yang polisi temuk kan??"
"nak siapa tau ada yang menjebak nak Qian,bunda tau kau anak yang kuat dan cerdas pasti bisa menemuk kan pembunuh kakak mu dela??" ucap bunda dengan raut muka sedih.
"ok dech bun doa kan Delia berhasil yah bun??"
"yah nak doa bunda selalu menyertai mu nak??" ucap bunda dengan mengusap pucuk kepala delia.
Bunda bahagia melihat anak nya makan dengan lahap,bunda bersedih delia harus berperan sebagai dela untuk menutupi kematian dela sampai pembunuh yang sesungguh nya di tangkap.
Qian bangun tidur melihat jam ternyata sudah sore Qian rasa nya ingin berenang,Qian bangun mengambil baju renang nya.
lalu turun ke pintu belakang melewati tangga belakang.
"huh pasti segar berenang sore hari"
Qian meletak kan handuk lalu memakai kaca mata renang nya.
jebur Qian mulai berenang karena olahraga ke sukaan nya selain joging yaitu renang.
,,,,
Delia yang selesai makan mendengar ada suara dari kolam renang apa kriz sudah pulang,delia mengira kriz sudah pulang.
Delia berjalan menghampiri kolam renang ingin melihat kriz berenang saat sudah di depan kolam renang Delia kaget ternyata bukan kriz melain kan Qian delia ingin segera melangkah pergi sayang Qian melihat nya.
Qian naik ke permukaan.
"hay hany apa kau ingin ikut berenang jg??"
Delia menatap tajam merasa kesal tapi lain hati nya yang bahagia di panggil hany.
"gak makasih"
"yakin tak mau apa ke sini karena kau kira aku kriz??"
kenapa dia tau sih menyebal kan ,aku ingat selain guru akuntansi dia jg guru konseling huh.
" ya makan nya jangan ke pedean bye"
__ADS_1
saat ingin pergi Qian mengancam.
"kalau hany ku pergi lihat saja aku akan melakukan sesuatu yang kamu tak suka" ucap Qian.
"huh dasar guru nyebelin!!" teriak delia.
Delia duduk di bangku tepi kolam melihat Qian berenang .
di fikir fikir aku beruntung bisa menikah dengan guru yang selama ini menjadi idola seluruh kampus nusa bangsa ,tapi tidak bagi ku karena mencintai nya hal yang salah ya ampun aku benci dengan fikiran ku.
Qian naik ke permukaan melihat wanita yang di cintai melamun Qian naik ke atas lalu berjalan mendekati delia.
"hany jangan melamun nanti kesambet" ucap Qian.
"hm,tolong yah jangan coba coba mendekati ku ingat sekarang bapak istri kakak ku sendiri??" ucap Delia.
cih hany kau pintar sekali akting ,di satu sisi kau pamit berada di luar negri karena kerjaan ,sedang kan ternyata kau di sini sebagai delia,aku akan membuat mu jatuh cinta ke pada ku hany.
"hm baik lah terserah ,jika hany ku tak mau dengan ku baik lah aku akan menerima wanita yang mencintai ku" ucap Qian mengambil anduk nya lalu pergi.
Deg
Seketika hati delia terasa nyeri mendengar perkataan Qian ,delia sangat kesal di buat nya.
Delia membalik kan badan Qian sudah tak ada ,delia berjalan menuju kamar nya untuk mengambil gawai milik dela.
banyak pesan masuk Delia melihat ada pesan dari Qian.
๐จ
disana jaga diri ,jangan lupa makan ,cepat kembali jangan bikin aku khawatir๐
idih perhatian banget tapi masih godain yang lain jangan jangan di luar juga begitu huh kenapa ku sangat kesal sekali yah ,andai bukan pembunuh kak dela pasti aku sudah jatuh hati huh.
aku ingin tau seberapa jauh istri ku akan membohongi ku,akhir nya aku bisa memiliki sang pujaan hati.
Delia berjalan mengetuk pintu Qian.
Qian berjalan membuka kan pintu.
"ada apa??" Qian judes
Delia masuk saja tak menghiraukan Qian.
"pak kenapa anda menikahi kaka ku bukan nya dulu kaka putus membenci kak dela??"
"hm kau tau aku sangat mencintai dela tapi aku kesal di hianati mentah mentah" ucap Qian.
"terus apa yang bapak lakukan setelah tau kak dela berselingkuh??"
"kenapa hany ku ingin tau??" tanya Qian mendekati delia.
"stop pak bukan muhrim" ucap Delia.
"kau sendiri yang ke sini kan??" ucap Qian.
"aku ada ke pentingn pak"
"baik lah akan aku ceritakan semua,saya depresi setelah itu lama kelamaan mamy and papih saya mengirim saya keluar negri untuk kuliah setelah kuliah saya kembali ke indonesia ,mengurus perusahaan dan menjadi guru di sekolah naungan yayasan ortu kau faham jangan tanyakan lagi atau kau ingin ku kembali depresi" ucap Qian lalu merebah kan diri.
jika yang di kata kan benar berarti bukan Qian pembunuh nya lalu siapa.
__ADS_1
Delia duduk di dekat ranjang lalu menatap Qian
"pak jika ku tanya sesuatu apa bapak tidak tersinggung??" ucap delia.
" tanyakan saja " ucap Qian.
" apa bapak pernah membunuh seseorang??"
"membunuh untuk apa ?? aku bukan seorang yang kejam atau pun mafia??" ucap Qian langsung bangun dan duduk menatap Delia.
"maaf pak hanya tanya" ucap delia.
"apa kau menuduh ku membunuh seseorang??" Qian menatap tajam.
"eh gak pak ya udah saya permiisi" delia buru buru pergi.
hany kau lucu sekali apa kau menganggap ku seorang penjahat??
Qian kembali merebah kan diri ingin rasa nya tidur terlelap.
Delia kembali kriz sudah ada di kamar delia sedang tiduran ,Delia langsung naik dan memeluk kriz.
"hey baby kau habis dari mana??"
"kamar Qian"
"hm apa kau sudah mulai menyukai nya hm??"
"no kriz kau ingat siapa dia??"
"hm baik lah jika suka jujur lah dari data yang kaka dapat kriz banyak pengagum nya "
ucap kriz memeluk delia.
"kriz apa kau tak khawatir atau takut aku di bunuh ??"
"hahaha kau lucu baby Qian tak sekejam itu pasti ada yang menjebak nya"
"hm baik lah aku mengantuk"
Delia ingin tidur terlelap.
..,,...
aurel dan lia sudah di markas gril cool mafia
di mana para tersangka mendapat hukuman nya.
"rel bagaimana selanjut nya??"
"dekati kriz semua ini berawal dari perselingkuhan itu jadi kau harus menyelediki nya"
"baik lah minggu depan ku akan mendekati nya "
"good girl semangat??"
"yes "
ke dua nya melanjut kan introgasi nya dengan begitu tegas karena semua lelah dengan masalaah pembunuhan yang tak kelar kelar.
Bersambung..
__ADS_1
Jangan lupa like ,vote dan komen.
Terima kasih๐ค๐ค๐๐๐